TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PERSENTASE SEWA TEMPAT DAN PERAWATAN BARANG GADAI (Studi di Pegadaian Syariah Cabang Tanjung Karang Timur Bandar Lampung)

OGGIN, RIANSYACH (2025) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK PERSENTASE SEWA TEMPAT DAN PERAWATAN BARANG GADAI (Studi di Pegadaian Syariah Cabang Tanjung Karang Timur Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB I DAN II-DAPUS-LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI OGGIN RIANSYACH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pegadaian Syariah merupakan bagian integral dari sistem keuangan berbasis Islam, yang bertujuan untuk menyediakan layanan keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Salah satu praktik yang terkait dengan operasional Pegadaian Syariah adalah persentase sewa tempat dan biaya perawatan barang gadai. pemberian pinjaman dengan jaminan barang, namun perlu mendapatkan tinjauan hukum Islam lebih mendalamPraktik persentase sewa dan perawatan tempat dalam Pegadaian Syariah melibatkan penentuan jumlah yang harus dibayarkan oleh peminjam sebagai bagian dari biaya operasional. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana Praktik persentase sewa tempat dan perawatan barang gadai dan Bagaimana Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Tentang Praktik Persentase Sewa tempat dan perawatan barang gadai di pegadaian syariah. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui Praktik Persentase Sewa tempat dan perawatan barang gadai di Pegadaian Syariah ditinjau dalam hukum ekonomi Syariah.Jenis penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah penelitian lapangan (field Research) yang bersifat deskriftip. Data yang diperoleh langsung melalui wawancara secara langsung yang merupakan 3 orang pegawai dan 7 orang Nasabah di di Pegadaian Syariah Cab Tanjung Karang Timur Bandar Lampung, Teknik sampling yang digunakan penulis dalam penelitian skripsi ini adalah Accidental sampling. Dari hasil penelitian Tinjauan Hukum Islam tentang persentase sewa tempat dan perawatan baarang gadai di Pegadaian Syariah Cabang Tanjung Karang Timur Bandar Lampung.diperbolehkan oleh Hukum Islam. Kegiatan muamalah tidak bertentangan dengan syariat Islam. Sistem akad dan prosesnya dilakukan sesuai syara’ dan sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Proses rȃhn yang cepat, praktis dan tidak berbelit-belit, tidak dipungut bunga, biaya tersebut guna menjaga dan merawat barang gadai rȃhn Kata Kunci: Rȃhn, Biaya Perawatan Barang Gadai, Hukum Ekonomi Syariah. ABSTRACT Islamic pawnshops are an integral part of the Islamic financial system, which aims to provide financial services in accordance with sharia principles. One of the practices related to the operation of Islamic pawnshops is the percentage of rent and maintenance costs for pawned goods. The practice of rental and maintenance percentages in Islamic pawnshops involves determining the amount to be paid by the borrower as part of the operational costs. This involves ethical and fair questions related to the use of assets and space rented by the lender to the borrower. The formulation of the problem in this study is How is the Percentage Practice of Rental Place and Maintenance of Pawned Goods at Pegadaian Syariah Bandar Lampung and How is the Review of Sharia Economic Law Regarding the Percentage Practice of Rental Place and Maintenance of Pawned Goods at Pegadaian Syariah Bandar Lampung..The type of research in writing this thesis is field research which is descriptive in nature. Data in the form of information obtained directly through direct interviews which are 3 employees and 7 customers at Pegadaian Syariah Branch Tanjung Karang Timur Bandar Lampung, the sampling technique used by the author in this thesis research is Accidental sampling. The data collection is carried out through three techniques, namely Interviews, Observations, and Documentation. From the results of the Islamic Law Review study on the percentage of rent and maintenance of pawned goods at Pegadaian Syariah, Tanjung Karang Timur Branch, Bandar Lampung, it is permitted by Islamic Law. Muamalah activities do not conflict with Islamic law. The contract system and its processes are carried out according to sharia and according to the agreement of both parties. The fast, practical and uncomplicated pawn process, no interest is charged, the fee is used to maintain and care for the pawn goods, in return the pawn can pawn goods to Pegadaian Syariah. Keywords: Rȃhn, Maintenance Costs of Pawned Goods, Sharia Economic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 05 May 2025 04:22
Last Modified: 05 May 2025 04:22
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38196

Actions (login required)

View Item View Item