IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING INDIVIDU MENGGUNAKAN TEKNIK COGNITIVE DEFUSION DALAM MENINGKATKAN SELF EFFICACY PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 MENGGALA TULANG BAWANG

ANNISA, FITRI MUNIROH (2025) IMPLEMENTASI LAYANAN KONSELING INDIVIDU MENGGUNAKAN TEKNIK COGNITIVE DEFUSION DALAM MENINGKATKAN SELF EFFICACY PADA PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 MENGGALA TULANG BAWANG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I, II, DAPUS & LAMPIRAN.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of SKRIPSI ANNISA FITRI MUNIROH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan pada kurangnya Self Efficacy pada peserta didik kelas XI di SMA Negeri 2 Menggala Tulang Bawang. Self Efficacy ini diartikan sebagai keyakinan pada diri peserta didik pada kemampuannya. Jika peserta didik ini memiliki Self Efficacy yang rendah maka peserta didik ini akan merasa ragu pada kemampuan diri dan akan menghindar dari tugas tugas yang menurutnya sulit dan menganggapnya sebagai ancaman. Peserta didik yang seperti ini akan memikirkan hal-hal negatif yang akan terjadi jika gagal menghadapinya dan merasa takut akan merugikan dirinya. Guru bimbingan dan konseling menggunakan teknik cognitive defusion yang bertujuan mengurangi pemikiran negatif pada peserta didik dan membantu mengubah pemikiran dan persepsi negatif menjadi pemikiran yang lebih positif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan desain penelitian deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan karakteristik dari suatu permasalahan. Dengan pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini adalah guru bimbingan dan konseling dan peserta didik di SMA Negeri 2 Menggala Tulang Bawang, dalam penelitian ini yang menjadi objek penelitian adalah layanan konseling individu menggunakan teknik cognitive defusion dalam meningkatkan self efficacy pada peserta didik di SMA Negeri 2 Menggala Tulang Bawang. Kemudian tempat penelitian ini di SMA Negeri 2 Menggala Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung. Berdasarkan dari hasil penelitian guru bimbingan dan konseling melakukan konseling dengan langkah-langkah: 1) menerima dan mengamati. Menerima dan mengamati peserta didik tentang pengalaman internalnya seperti pikiran dan emosi pada peserta didik, tanpa mencoba mengendalikannya, memancing peserta didik untuk bercerita tentang apa yang dipikirkan tentang emosinya. 2) membantu peserta didik melihat pikiran tersebut sebagai peristiwa sekedar mental bukan realitas objektif. Jadi mengurangi efek negatif dari pikiran pikiran yang bisa menggagalkan perkembangan. 3) mengembangkan kesadaran peserta didik tentang pengalaman pada saat ini tanpa menilai atau memprosesnya. Membantu peserta didik dalam menghadapinya dan memproses supaya menjadi lebih positif pikirannya. 4) membantu peserta didik menemukan nilai-nilai yang penting baginya, dari kejadian yang tidak mengenakan, pikiran dan emosi peserta didik, kemudian dari situ peserta didik bisa menjadikan peristiwa itu bukan suatu hal yang besar yang mengganggu perkembangan selanjutnya tapi ii menemukan peristiwa tersebut sebagai salah satu tolakukur untuk menemukan nilai-nilai yang penting untuk maju ke perkembangan selanjutnya. Jadi, membantu peserta didik menemukan arti tujuan hidupnya dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai tersebut. 5) memonitor, sebagai guru Bimbingan Konseling tetap memonitor dalam melaksanakan tindakan kongkrit dan konsisten dari nilai-nilai yang sudah di ambil sebagai nilai-nilai penting bagi peserta didik. Kata Kunci: Self Efficacy, Cognitive Defusion, Konseling Individu iii ABSTRACT This research is motivated by the issue of low Self Efficacy among the 11th-grade students at SMA Negeri 2 Menggala Tulang Bawang. Self Efficacy is defined as the belief in one’s ability. If students have low Self Efficacy, they will doubt their abilities and avoid tasks they perceive as difficult, seeing them as threats. Such students tend to think negatively about the consequences of failure and fear the harm it might cause. The guidance and counseling teacher uses the cognitive defusion technique aimed at reducing negative thoughts in students and helping them transform negative thoughts and perceptions into more positive ones. This research uses a qualitative research method with a descriptive design, which aims to describe or portray the characteristics of a particular problem. Data collection was done through observation, interviews, and documentation. The subjects of this study are the guidance and counseling teacher and students at SMA Negeri 2 Menggala Tulang Bawang. The object of the research is the individual counseling service using the cognitive defusion technique to improve self efficacy among students at SMA Negeri 2 Menggala Tulang Bawang. The research took place at SMA Negeri 2 Menggala, Tulang Bawang Regency, Lampung Province. Based on the research findings, the guidance and counseling teacher conducts counseling with the following steps: 1) accepting and observing. This involves accepting and observing the students' internal experiences, such as thoughts and emotions, without trying to control them, and encouraging the students to share their thoughts and feelings. 2) Helping students view their thoughts as mere mental events, not objective reality, thus reducing the negative effects of thoughts that may hinder development. 3) Developing students' awareness of their present experiences without judgment or processing. This helps students face and process these experiences so they can think more positively. 4) Helping students identify the values that are important to them from unpleasant experiences, thoughts, and emotions. From this, students can see these events not as major obstacles to their development but as benchmarks for finding important values that will guide them to future growth. Therefore, the teacher helps students find the meaning and iv purpose of their lives and act in accordance with these values. 5) Monitoring. As a guidance and counseling teacher, the teacher continues to monitor and ensure the consistent and concrete implementation of the values that have been adopted as important for the students. Keywords: Self Efficacy, Cognitive Defusion, Individual Counseling

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 29 Apr 2025 03:32
Last Modified: 29 Apr 2025 03:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38174

Actions (login required)

View Item View Item