KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA LAMPUNG PADA IKATAN DUTA BAHASA PROVINSI LAMPUNG

ABDUL, AZIZ (2025) KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN LITERASI BUDAYA LAMPUNG PADA IKATAN DUTA BAHASA PROVINSI LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 ABDUL AZIZ.pdf] PDF
Download (8MB)
[thumbnail of SKRIPSI ABDUL AZIZ.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Strategi komunikasi organisasi dapat diartikan sebagai pendekatan sistematis yang dirancang untuk mengelola pesan, menyampaikan informasi, membangun pemahaman bersama, serta memengaruhi perilaku anggota organisasi. Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung, sebagai organisasi yang berada di bawah naungan Kantor Bahasa Provinsi Lampung, memiliki peran vital dalam pelestarian budaya Lampung, khususnya bahasa. Dalam pelaksanaannya, strategi komunikasi organisasi tidak hanya berfungsi untuk menyampaikan informasi antaranggota, tetapi juga berperan sebagai media pembelajaran bagi para duta bahasa. Melalui strategi ini, mereka didorong untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang pentingnya menjaga kelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi organisasi yang diterapkan oleh Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung dalam meningkatkan literasi budaya Lampung di kalangan Duta Bahasa Provinsi Lampung. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research). Penelitian ini bersifat deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh langsung dengan menggunakan metode purposive sampling dan diperoleh lima belas orang informan yang terdiri dari Pembina, lima orang Komite Etik, empat Presidium Inti, dan lima anggota aktif Ikadubas Lampung. Sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen, arsip, literatur, dan media alternatif yang relevan. Ada pun teknik pengumpulan data adalah metode wawancara bebas terpimpin, observasi partisipan, dan dokumentasi. Metode analisis data mengikuti konsep yang diberikan Miles dan Huberman yaitu melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Sedangkan teori dalam penelitian ini adalah Strategi Komunikasi Organisasi dan metode pendekatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi organisasi di Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung bersifat dinamis. Strategi ini dimulai dengan merencanakan proses komunikasi yang terdiri dari komunikator, pesan, media atau saluran, komunikan, dan timbal balik yang kemudian diperkuat dengan upaya pendekatan yang selaras dengan strategi yang diterapkan. Pendekatan Rasional (The Rational Approach) menerapkan strategi Optimalisasi Komunikasi Internal sebagai Fondasi Efektivitas Organisasi dan Penerapan Pola MSE (Masalah, Solusi, Eksekusi) dalam Strategi Komunikasi Organisasi. Pendekatan Perilaku (The Behavior Approach) menerapkan startegi Komunikasi Berdasarkan Usia, Angkatan, dan Jabatan serta Peningkatan Mutu Kinerja Anggota Melalui Motivasi dan Apresiasi. Pendekatan Pengalaman (The Experiential Approach) menerapkan Pendekatan Emosional Melalui Pola 3M (Memulai, Memberi Batasan, Menjaga Ikatan) serta Penyelesaian Tantangan dan Hambatan Melalui Evaluasi Triwulan. Salah satu hasil dari proses evaluasi ini terlihat dari peningkatan kinerja pengurus pada triwulan sebelumnya, karena setiap anggota dapat memahami kelebihan dan kekurangannya, sehingga termotivasi untuk memperbaiki performa. Kata Kunci: Strategi Komunikasi Organisasi, Literasi Budaya, Budaya Lampung, Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung. ABSTRACT Organizational communication strategies can be understood as systematic approaches designed to manage messages, convey information, build mutual understanding, and influence the behaviour of organizational members. The Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung (Ikadubas Lampung), under the auspices of the Lampung Provincial Language Office, holds a vital role in preserving Lampung culture, particularly its language. In practice, organizational communication strategies not only function as a medium for information dissemination but also serve as a learning platform for language ambassadors. Through these strategies, members are encouraged to enhance their understanding and awareness of the importance of preserving local culture as part of Lampung’s identity. This research aims to analyse the organizational communication strategies employed by Ikadubas Lampung to promote cultural literacy among its members. The research employs field research with a descriptive and qualitative approach. Primary data were collected directly using purposive sampling, resulting in fifteen informants consisting of one adviser, five members of the Ethics Committee, four Core Presidium members, and five active Ikadubas Lampung members. Secondary data were obtained from documents, archives, literature, and relevant alternative media. Data collection techniques included semi structured interviews, participant observation, and documentation. Data analysis followed the concept provided by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The theoretical framework is based on organizational communication strategies and their application methods. The research findings indicate that the organizational communication strategy within the Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) of Lampung Province is dynamic and structured. This strategy begins with a well-planned communication process that includes the communicator, message, media or channels, communicants, and feedback, which is then reinforced through approaches aligned with the implemented strategies. The Rational Approach applies the strategy of Internal Communication Optimization as the Foundation for Organizational Effectiveness and the implementation of the MSE Pattern (Masalah, Solusi, Eksekusi–Problem, Solution, Execution) in Organizational Communication Strategy. The Behavioral Approach adopts communication strategies based on age, cohort, and position, along with enhancing member performance quality through motivation and appreciation. Meanwhile, the Experiential Approach emphasizes emotional engagement through the 3M Pattern (Memulai, Memberi Batasan, Menjaga Ikatan–Initiating, Setting Boundaries, Maintaining Bonds) and the resolution of challenges and obstacles through a quarterly evaluation system. One of the outcomes of these evaluations is the improvement in the performance of the management team, as each member becomes more aware of their strengths and weaknesses, motivating them to improve their performance. Keywords: Organizational Communication Strategy, Cultural Literacy, Lampung Culture, Ikatan Duta Bahasa Provinsi Lampung.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 22 Apr 2025 03:24
Last Modified: 22 Apr 2025 03:24
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38104

Actions (login required)

View Item View Item