PELAKSANAAN METODE TERAPI OKUPASI DALAM PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOMUNITAS ANAK TAMAN SYURGA SEPANG JAYA BANDAR LAMPUNG

Devilia, Ayu Susanti (2025) PELAKSANAAN METODE TERAPI OKUPASI DALAM PENINGKATAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI KOMUNITAS ANAK TAMAN SYURGA SEPANG JAYA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK DEVILIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Anak berkebutuhan khusus, khususnya anak dengan cerebral palsy, sering menghadapi hambatan dalam perkembangan motorik halus yang memengaruhi kemampuan mereka menjalani aktivitas sehari-hari. Terapi okupasi menjadi salah satu solusi untuk membantu mengatasi hambatan ini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pelaksanaan terapi okupasi dalam meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak cerebral palsy di Komunitas Anak Taman Syurga, Sepang Jaya, Bandar Lampung, termasuk faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan teori behavioral dengan penekanan pada penguatan positif (positive reinforcement). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Di Komunitas Anak Taman Syurga Sepang Jaya Bandar Lampung terdapat 4 terapis yang memberikan jenis terapi berbeda beda. Namun, hanya 1 terapis yang melaksanakan terapi okupasi kepada anak dengan cerebral palsy. Dari total 20 orang tua yang anaknya mengikuti terapi di komunitas tersebut, terdapat 3 orang tua yang memiliki anak dengan cerebral palsy berusia 5 hingga 8 tahun yang sesuai dengan kriteria penelitian yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi okupasi di Komunitas Anak Taman Syurga dilakukan secara terstruktur, dimulai dari identifikasi, diagnosis, hingga pelaksanaan sesi terapi. Pelaksanaan aktivitas terapi melibatkan latihan seperti menggenggam benda, bermain balok, dan aktivitas yang melatih koordinasi tangan dan mata. Anak-anak yang mengikuti terapi secara rutin menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan motorik halus, seperti menggenggam, mengontrol gerakan tangan, dan melakukan aktivitas yang membutuhkan ketelitian. Namun, beberapa tantangan ditemukan sebagai faktor penghambat, seperti keterbatasan waktu, dan fasilitas terapi Penelitian ini membuktikan bahwa terapi okupasi berbasis teori behavioral efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak dengan cerebral palsy di Komunitas Anak Taman Syurga. Dukungan orang tua menjadi faktor pendukung dan kunci keberhasilan, terutama dalam melanjutkan latihan di rumah sesuai arahan terapis. Kata Kunci: terapi okupasi, perkembangan motorik halus, cerebral palsy, anak berkebutuhan khusus, teori behavioral. ABSTRACT Children with special needs, particularly those with cerebral palsy, often face challenges in fine motor development, which affects their ability to carry out daily activities. Occupational therapy is one of the solutions to help overcome these challenges. This study aims to describe the implementation process of occupational therapy in improving fine motor development in children with cerebral palsy at Komunitas Anak Taman Syurga, Sepang Jaya, Bandar Lampung, including its supporting and inhibiting factors. This research applies the behavioral theory approach, emphasizing positive reinforcement. The study employs a descriptive qualitative research method, with data collected through direct observation, interviews, and documentation. At Komunitas Anak Taman Syurga Sepang Jaya Bandar Lampung, there are four therapists providing different types of therapy. However, only one therapist specifically conducts occupational therapy for children with cerebral palsy. Out of 20 parents whose children participate in therapy at the community, three parents have children with cerebral palsy aged 5 to 8 years, who were selected as research subjects using purposive sampling. The results of this study indicate that occupational therapy at Komunitas Anak Taman Syurga is conducted in a structured manner, starting from identification, diagnosis, and therapy sessions. Therapy activities include exercises such as grasping objects, playing with blocks, and activities that train hand-eye coordination. Children who regularly participate in therapy show significant improvements in fine motor skills, such as grasping, controlling hand movements, and performing activities that require precision. However, several challenges act as inhibiting factors, such as time constraints and limited therapy facilities. This study proves that occupational therapy based on behavioral theory is effective in enhancing the fine motor skills of children with cerebral palsy at Komunitas Anak Taman Syurga. Parental support serves as a crucial supporting factor for success, especially in continuing therapy exercises at home under the therapist’s guidance. Keywords: occupational therapy, fine motor skills development, cerebral palsy, children with special needs, behavioral theory.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Bimbingan Konseling Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 14 Apr 2025 06:57
Last Modified: 14 Apr 2025 06:57
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/38026

Actions (login required)

View Item View Item