IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI MIN 7 BANDAR LAMPUNG

Khahfi, Annizar (2025) IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V DI MIN 7 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1,2 & dapus.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI KHAHFI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

ABSTRAK yang Pembelajaran berdiferensiasi merupakan strategi pembelajara dilakasnakan pada kurikulum merdeka. Pembelajaran berdiferensiasi merupakan upaya memberikan pembelajaran yang disesuaikan dengan bakat, pengetahuan dan minat masing-masing peserta didik. Pembelajaran berdiferensiasi bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi setiap peserta didik, agar dapat belajar secara maksimal, mengembangkan potensi peserta didik, dan memperoleh hasil belajar yang maksimal. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas V di MIN 7 Bandar Lampung. Peneliti melakukan observasi, wawancara mendalam dengan pendidik dan peserta didik, dan melakukan dokumentasi untuk memperkuat data-data yang sudah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas V di MIN 7 Bandar Lampung telah dilaksanakan dengan baik dan sudah berjalan sesuai 5 indikator pembelajaran berdiferensiasi. Pada indikator yang pertama yaitu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, pendidik telah menjalankan perannya sebagai perancang pembelajaran dengan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan dalam proses pembelajaran berdiferensiasi. Belajar yang menyenangkan bukan semata-mata hanya untuk bermain, melainkan ada unsur pembelajarannya yaitu seperti disaat pendidik sedang melakukan ice breaking. Pada indikator yang kedua yaitu tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas, pendidik juga sudah menciptakan tujuan pembelajaran yang didefinisikan secara jelas. Pada indikator ketiga yaitu pembelajaran yang berpihak kepada peserta didik, pendidik membagi anngota kelompok saat belajar kelompok dibagi berdasarkan nomor urut absen ataupun diacak oleh pendidik, dikondisikan sesuai dengan keadaan yang ada di dalam kelas. Pada indikator yang keempat yaitu manajemen kelas yang efektif, pendidik sudah memanajemen kelas dengan efektif. Memanajemen kelas dengan efektif maksudnya iii pendidik harus dapat mengembangkan prosedur, rutinitas, dan metode yang digunakan dalam pembelajaran, tetapi tetap memberikan struktur yang jelas, sehingga kelas tetap dapat berjalan efektif meskipun kegiatan yang dilakukan berbeda. Dan pada tahap yang kelima yaitu penilaian berkelanjutan, pendidik sudah menerapkan penilaian yang berkelanjutan. Dalam hal ini pendidik sudah menerapkannya di kelas, yaitu jika ada peserta didik yang belum tuntas dalam ulangan, maka akan diberikan remedial. Kata Kunci: Implementasi, Pembelajaran Berdiferensiasi iv ABSTRACT Differentiated learning is a learning strategy implemented in the independent curriculum. Differentiated learning is an effort to provide learning that is tailored to the talents, knowledge and interests of each learner. Differentiated learning aims to create a supportive environment for each learner, in order to learn optimally, develop learner potential, and obtain maximum learning outcomes. Researchers used qualitative research methods to gain an in depth understanding of the implementation of differentiated learning in IPAS class V subjects at MIN 7 Bandar Lampung. Researchers conducted observations, in-depth interviews with educators and students, and conducted documentation to strengthen the data that had been collected. The results showed that the implementation of differentiated learning in IPAS class V subjects at MIN 7 Bandar Lampung has been carried out well and has been running according to 5 indicators of differentiated learning. In the first indicator, namely creating a pleasant learning environment, educators have carried out their role as learning designers by creating a pleasant learning environment in the differentiated learning process. Fun learning is not merely for play, but there is an element of learning, such as when educators are doing ice breaking. In the second indicator, namely clearly defined learning objectives, educators have also created clearly defined learning objectives. In the third indicator, namely learning that favors students, educators divide group members when learning groups divided by serial number of attendance or randomized by educators, conditioned according to the circumstances in the classroom. In the fourth indicator, namely effective classroom management, educators have managed the class effectively. Effective classroom management means that educators must be able to develop procedures, routines, and methods used in learning, but still provide a clear structure, so that the class can still run effectively even though the activities carried out are different. And in the fifth stage, namely continuous assessment, educators have implemented a sustainable assessment. In this case, the educator has v implemented it in class, namely if there are students who have not completed the test, remedials will be given. Keywords: Implementation, Differentiated Learning

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 19 Mar 2025 07:32
Last Modified: 19 Mar 2025 07:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37944

Actions (login required)

View Item View Item