PENILAIAN AUTENTIK PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI MIS MASYARIQUL ANWAR IV SUKABUMI BANDAR LAMPUNG

RISKA, YUNIA (2025) PENILAIAN AUTENTIK PADA KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI MIS MASYARIQUL ANWAR IV SUKABUMI BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI RISKAYUNIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan pada proses pembelajaran dapat dilihat melalui kegiatan penilaian. Penilaian serta hasil dalam pembelajaran tidak dapat dipisahkan dari pendidik. Sebagai perancang dan pelaksana sistem pembelajaran, pendidik memiliki peranan yang penting dalam proses penilaian. Agar dapat dilaksanakan secara optimal, diperlukannya standar penilaian autentik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penilaian autentik pada kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran IPAS serta mengidentifikasikan kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapanya di Mis Masyariqul Anwar IV Sukabumi Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi, Data primer diperoleh langsung dari narasumber mengenai penilaian autentik pada kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPAS, sedangkan data skunder berupa teori-teori dan hasil dokumentasi pelengkap data sebelumnya. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan kesimpulan verifikasi. Keabsahan data penelitian dilakukan dengan teknik tringulasi data dan refrensi. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa penilaian autentik pada kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPAS di Mis Masyariqul Anwar IV Sukabumi Bandar Lampung dilakukan dengan menilai beberapa penilaian autentik seperti: 1. Penilaian tertulis, 2. Penilaian lisan, 3. Penilaian produk, 4. Penilaian unjuk kerja, 5. Penilaian Pengamatan, 6. Pengamatan diri. Selanjutnya kendala yang ditemukan dalam mengimplementasikan teknik penilaian autentik kurikulum merdeka belajar dalam pembelajaran IPAS seperti penilaian portofolio dan penilaian proyek ini dikarenakan penilaian portofolio peserta didik kelas IV belum mampu dibeikan tugas laporan dan pembuatan makalah yang mana dikerjakan dalam satu priode tertentu. Selain pada penilaian portofolio penilaian proyek juga belum mampu untuk dilaksanakan oleh peserta didik kelas IV karena tugas proyek merupakan tugas investigasi atau tugas penyelidikan. Penilaian portofolio dan penilaian proyek pada penerapan P5 (Proyek Penguatan Profil Pancasila). Pada pembelajaran IPAS belum mampu diterapkan iii pada peserta didik kelas IV dikarenakan guru yang masih bingung dalam menentukan rubik penilaian dan peserta didik juga belum cukup mampu untuk diamanahkan terkait dengan benda-benda yang dibutukan dalam melakukan tugas penilaian portofolio dan penilaian proyek. Kata kunci: Penilaian autentik, Kurikulum Merdeka Belajar, Ilmu Pengetahuan Alam Dan Sosial (IPAS) iv ABTRACT The success of the learning process can be seen through assessment activities. Assessment and results in learning cannot be separated from educators. As designers and implementers of the learning system, educators have an important role in the assessment process. In order to be implemented optimally, authentic assessment standards are needed. This study aims to describe authentic assessment in the independent learning curriculum in IPAS learning and identify the obstacles faced in its implementation at Mis Masyariqul Anwar IV Sukabumi Bandar Lampung. This research uses data collection techniques of observation, interviews, and documentation. Primary data is obtained directly from sources regarding authentic assessment of the independent learning curriculum in IPAS learning, while secondary data is in the form of theories and documentation complementing the previous data. Data analysis carried out in this study uses the stages of data reduction, data presentation and verification conclusions. The validity of the research data was carried out using data tringulation techniques and references. The results of the study show that authentic assessment of the independent learning curriculum in IPAS learning at Mis Masyariqul Anwar IV Sukabumi Bandar Lampung is carried out by assessing several authentic assessments such as: 1. written assessment, 2. oral assessment, 3. product assessment, 4. performance assessment, 5. observation assessment, 6. self-observation. Furthermore, the obstacles found in implementing the learning independence curriculum authentic assessment techniques in IPAS learning such as portfolio assessment and project assessment are due to the portfolio assessment of grade IV students who have not been able to be given report assignments and making papers which are done in a certain period. In addition to portfolio assessment, project assessment is also not yet able to be carried out by grade IV students because project tasks are investigative tasks or investigation tasks. Portfolio assessment and project assessment on the application of P5 (Pancasila Profile Strengthening Project). In IPAS learning, it has not been able to be applied to grade IV students because teachers are still confused in determining the assessment rubric and students are also v not capable enough to be entrusted with the objects needed in carrying out portfolio assessment tasks and project assessments. Keywords: Authentic assessment, Merdeka Belajar Curriculum, Natural and Social Sciences (IPAS)

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 18 Mar 2025 08:20
Last Modified: 18 Mar 2025 08:20
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37915

Actions (login required)

View Item View Item