ANALISIS LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORAL TERHADAP PENCEGAHAN BULLYING ANTAR PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN

Sholiyah, Marhakim (2025) ANALISIS LAYANAN KONSELING INDIVIDU DENGAN PENDEKATAN BEHAVIORAL TERHADAP PENCEGAHAN BULLYING ANTAR PESERTA DIDIK KELAS VII DI SMP NEGERI 1 KALIANDA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Bullying merupakan suatu aksi atau serangkaian aksi negatif yang seringkali agresif dan manipulatif, dilakukan oleh satu atau lebih orang terhadap orang lain atau beberapa orang selama kurun waktu tertentu, bermuatan kekerasan, dan melibatkan ketidakseimbangan kekuatan. Selama ini sudah beberapa upaya yang dilakukan Guru Bimbingan dan Konseling bagi pelaku bullying dengan cara memberikan sanksi dan hukuman dan surat panggilan orang tua. Tetapi hasil yang dicapai selama ini belum maksimal. Selain itu, upaya guru bimbingan konseling di SMP Negeri 1 Kalianda untuk menangani masalah perilaku bullying dengan berbagai penanganan salah satunya penerapan pendekatan behavioral. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana gambaran perilaku bullying di Kelas VII G SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan? (2) Bagaimana langkah-langkah layanan konseling individu dengan pendekatan behavioral terhadap pencegahan bullying antar peserta didik kelas VII Di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan? (3) Bagaimana upaya pencegahan bullying antar peserta didik di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan? Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research). Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini sebanyak 14 orang yaitu 1 orang Guru Bimbingan dan Konseling, 12 orang peserta didik kelas VII G yang melakukan bullying di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan dan 1 orang peserta didik kelas VII G yang menjadi korban bullying di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengemukakan bahwa Gambaran perilaku bullying di Kelas VII G SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan yaitu Bullying verbal yang dilakukan di Kelas VII G SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan seperti peserta didik mengejek teman yang disampingnya menggunakan nama orangtua atau panggilan yang unik. Kedua, bullying fisik seperti mendorong, memukul, dan mengganggu peserta didik saat menulis. Ketiga, bullying relasional seperti pengucilan, pengecualian, dan mengajak ii peserta didik yang lain agar tidak mau berteman dengan korban bullying. Langkah-langkah layanan konseling individu dengan pendekatan behavioral terhadap pencegahan bullying antar peserta didik kelas VII G Di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan dengan 3 tahap yaitu tahap awal, tahap kegiata, dan tahap akhir. Pelaksanaan terapi behavior di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan di ruang konsultasi khusus yaitu ruang kelas Bimbingan dan Konseling SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan telah menyediakan fasilitas ruang khusus untuk proses terapi berlangsung yang berukuran 4x5 meter dan telah ditata sebagus dan senyaman mungkin agar proses terapi dapat berjalan dengan nyaman dan lancar. Proses terapi dilakukan pada setiap hari Jumat pukul 14.00-17.00 WIB. Upaya pencegahan bullying antar peserta didik di SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan yaitu program antibullying, adanya tata tertib yang mengatur sistem poin bagi peserta didik yang melakukan pelanggaran, poinnya bergantung dari seberapa berat pelanggarannya, jika poinnya sudah mencapai batas maksimum yaitu 300 poin maka peserta didik tersebut akan dikeluarkan dari SMP Negeri 1 Kalianda Kabupaten Lampung Selatan. Kata kunci : layanan konseling individu, pendekatan behavioral, perilaku bullying. iii ABSTRACT Bullying is an action or series of negative actions that are often aggressive and manipulative, carried out by one or more people against another person or several people over a certain period of time, containing violence, and involving an imbalance of power. So far, several efforts have been made by Guidance and Counseling Teachers for perpetrators of bullying by providing sanctions and punishments and summons to parents. However, the results achieved so far have not been optimal. In addition, the efforts of guidance and counseling teachers at SMP Negeri 1 Kalianda to handle the problem of bullying behavior with various treatments, one of which is the application of a behavioral approach. The formulation of the problem in this study is (1) How is the description of bullying behavior in Class VII G of SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency? (2) What are the steps for individual counseling services with a behavioral approach to preventing bullying between class VII students at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency? (3) What are the efforts to prevent bullying between students at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency? This research is included in field research. The informants in this study were 14 people, namely 1 Guidance and Counseling Teacher, 12 class VII G students who carried out bullying at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency, and 1 class VII G student who was a victim of bullying at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency. Data collection techniques were interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques were data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study stated that the description of bullying behavior in Class VII G of SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency, namely verbal bullying carried out in Class VII G of SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency, such as students teasing friends next to them using their parents' names or unique nicknames. Second, physical bullying such as pushing, hitting, and disturbing students when writing. Third, relational bullying such as exclusion, exclusion, and inviting other students not to want to be friends with victims of bullying. Steps for individual counseling iv services with a behavioral approach to preventing bullying between class VII G students at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency with 3 stages, namely the initial stage, the activity stage, and the final stage. The implementation of behavioral therapy at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency in a special consultation room, namely the Guidance and Counseling classroom of SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency has provided special room facilities for the therapy process to take place measuring 4x5 meters and has been arranged as well and as comfortably as possible so that the therapy process can run comfortably and smoothly. The therapy process is carried out every Friday from 14.00-17.00 WIB. Efforts to prevent bullying between students at SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency, namely the anti-bullying program, the existence of rules that regulate the point system for students who commit violations, the points depend on how serious the violation is, if the points have reached the maximum limit of 300 points, the student will be expelled from SMP Negeri 1 Kalianda, South Lampung Regency. Keywords : individual counseling services, behavioral approach, bullying behavior.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 11 Mar 2025 07:53
Last Modified: 11 Mar 2025 07:53
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37814

Actions (login required)

View Item View Item