Ayu, Nurkholifah (2025) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP STANDAR KAFA’AH DALAM PERKAWINAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBENTUKAN KELUARGA SAKINAH (Studi di Desa Labuhan Maringgai Kecamatan Labuhan Maringgai Lampung Timur). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Perkawinan merupakan sebuah pilihan yang dibuat manusia dalam menyalurkan rasa cinta, tanggung jawab dan untuk meneruskan keturunan dan kelestarian hidup setelah masing-masing pasangan siap dalam melakukan peran serta hak dan tanggung jawab dengan upaya mewujudkan tujuan dari perkawinan itu. Kafa’ah adalah salah satu standar yang digunakan dalam menetapkan calon pasangan. Secara bahasa berasal dari kata al kufu diartikan keseimbangan. Kafa’ah berarti serupa, seimbang, serasi. Dapat disimpulkan bahwa kafa’ah dalam pernikahan dimaksudkan, yaitu keseimbangan atau keserasian antara calon suami dan istri sehingga masing-masing calon pasangan tidak merasakan berat untuk melangsungkan pernikahan. Adanya kafa’ah dalam pernikahan dimaksudkan sebagai upaya untuk menghindarkan terjadinya krisis karena perbedaan dalam rumah tangga. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), yaitu suatu penelitian atau penyelidikan di mana peneliti langsung turun kelapangan dengan tujuan mencari bukti-bukti untuk mendekati kebenaran. menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif analisis dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yaitu berusaha memahami dan mengerti arti peristiwa dan kaitannya dengan orang-orang biasa dalam situasi-situasi tertentu. Penelitian ini difokuskan pada dua pokok permasalahan, pertama “Bagaimana Standar Kafa’ah Berdampak Terhadap Pembentukan Keluarga Sakinah?” Kedua, “Bagaimana Tinjauan Hukum Islam Terhadap Standar Kafa’ah dalam Pembentukan Keluarga Sakinah di Desa Labuhan Maringgai Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampug Timur?” Hasil penelitian menunjukkan, dalam praktenya sebagian masyarakat belum memahami secara menyuluruh terhadap standar kafa’ah sebagai salah satu faktor dalam pembentukan keluarga sakinah. Dari beberapa perkawinan yang ada, banyak yang memiliki kesamaan dengan pasangannya. Banyak rumah tangga yang hidup dengan harmonis, jika terjadi pertengkaran akibat kesalah pahaman dan kurang baik dalam berkomunikasi sehingga tidak sampai pada tahap perceraian. Masyarakat di Desa Labuhan Maringgai umumnya telah memahami tentang konsep kafa’ah dalam pernikahan, dalam praktiknya banyak dari mereka menerapkan standar kafa’ah sesuai dengan hadist Rasulullah, dengan memprioritaskan agama dan akhlaknya, akan tetapi tidak sedikit dari mereka yang tidak mempertimbangkan standar kafa’ah dalam perkawinan dengan memilih pasangan hanya berdasarkan perasaan saling suka. Kata kunci: Standar Kafa’ah dalam Perkawinan, Keluarga Sakinah. ABSTRACT Marriage is a choice made by humans to express love, responsibility, and to continue their lineage and the sustainability of life, once each partner is ready to fulfill their roles, rights, and responsibilities in an effort to achieve the purpose of marriage. Islam regulates the conditions and pillars of marriage. Thus, kafa’ah in marriage refers to the balance or compatibility between the prospective husband and wife, ensuring that neither party feels burdened in proceeding with the marriage. The concept of kafa’ah in marriage aims to prevent crises caused by differences within the household. This research is classified as field research, which involves directly going to the field to collect evidence in pursuit of the truth. It employs a qualitative descriptive-analytical method with a phenomenological approach, aiming to understand and interpret events and their significance to ordinary individuals in specific situations. The research focuses on two main issues: first, “How does the standard of Kafa’ah impact the formation of a Sakinah (harmonious) family?” and second, “What is the perspective of Islamic law on the standard of Kafa’ah in forming a Sakinah family in Labuhan Maringgai Village, Labuhan Maringgai Sub-district, East Lampung Regency?” The research findings reveal that, in practice, some members of the community have not fully comprehended the standard of kafa’ah as a factor in forming a Sakinah family. Among the existing marriages, many couples share compatibility. Many households live harmoniously, with disputes mainly arising from misunderstandings and poor communication, which do not typically lead to divorce. The community in Labuhan Maringgai Village generally understands the concept of kafa’ah in marriage and often applies it based on the teachings of the Prophet, prioritizing religion and character. However, a significant portion of them does not consider the standard of kafa’ah in marriage, choosing partners solely based on mutual affection. Keyword: The Standard of Kafa’ah in Mariage, a Harmonious Family.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 03 Mar 2025 03:06 |
| Last Modified: | 03 Mar 2025 03:06 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37666 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


