PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL PADA PESERTA DIDIK DALAM MENCEGAH CYBER BULLYING SMP NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG

UMI, NURUL AINI (2025) PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL PADA PESERTA DIDIK DALAM MENCEGAH CYBER BULLYING SMP NEGERI 9 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of bab 1 2 dapus.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI UMI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Dari data pra penelitian yang peneliti lakukan terlihat peserta didik VIII D di SMP Negeri 9 Bandar Lampung kurang memahami tentang perilaku bullying. Terlihat ada 13 peserta didik yang melakukan Bullying fisik, 24 peserta didik yang melaukan Bullying verbal, 4 peserta didik yang melakukan Bullying rasional dan 6 peserta didik yang melakukan cyber bullying. Dengan demikian Ibu Cristina Damayanti, S.Pd selaku guru BK SMPN 9 Bandar Lampung tidak tinggal diam. Ibu Cristina Damayanti, S.Pd selaku guru BK melakukan upaya dalam menanggulangi perilaku bullying pada peserta didik kelas VIII D di SMP Negeri 9 Bandar Lampung yakni dengan melaksanakan layanan bimbingan klasikal. Senada dengan permasalahan perilaku bullying di SMP Negeri 9 Bandar Lampung tersebut, terlihat bahwa respon guru BK adalah dengan melaksanakan layanan bimbingan klasikal kepada peserta didik. Oleh karena itu, penulis ingin menggunakan layanan bimbingan klasikal dengan teknik diskusi untuk meningkatkan pemahaman perilaku bullying pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 9 Bandar Lampung. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif-deskriptif yaitu pendekatan penelitian yang berusaha mendesripsikan suatu gejala, peristiwa, kejadian yang terjadi sekarang yang dimana penelitian ini memotret peristiwa dan kejadian yang terjadi menjadi focus perhatiannya untuk kemudian di jabarkan sebagimana adanya. Menurut Jane Richie penelitian kualitatif adalah upaya untuk menyajikan dunia sosial, dan perspektifnya, di dalam dunia. Adapun peristiwa atau kejadian yang dimaksud dalam penelitian ini adalah Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal Pada Peserta Didik Dalam Mencegah Cyber Bullying Di SMP Negeri 9 Bandar Lampung. Hal ini mempunyai tujuan utama yaitu menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik objek atau subjek yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat dipahami Perilaku cyber bullying yang dilakukan oleh MD dan NH memiliki karakteristik dan faktor penyebab yang berbeda MD melakukan flaming (menuliskan kata-kata kasar dan penuh amarah) dan harassment (mengirim gambar/video tidak bermanfaat secara terus-menerus untuk iv mengganggu). NH melakukan flaming (mengirim pesan ancaman kepada teman) dan cyberstalking (memata-matai media sosial dan memberikan komentar negatif untuk mengganggu). Faktor Penyebab MD Tingginya frekuensi penggunaan media sosial, kurangnya pengawasan orang tua, dan minimnya sosialisasi dengan teman sebaya. NH Pola pikir negatif terhadap postingan orang lain, kurangnya perhatian orang tua, serta pengaruh negatif dari teman sebaya yang mendorong perilaku bullying. Secara keseluruhan, cyber bullying dipengaruhi oleh kombinasi faktor individu (cara berpikir, preferensi bergaul), kurangnya pengawasan orang tua, serta lingkungan sosial yang tidak mendukung, seperti pengaruh buruk teman sebaya. Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan, dapat disimpulkan Pelaksanaan Layanan Bimbingan Klasikal Pada Peserta Didik Dapat Mencegah Cyber Bullying Di SMP Negeri 9 Bandar Lampung Kata Kunci : Layanan Bimbingan Klasikal, Cyber Bullying, SMP Negeri 9 Bandar Lampung v ABSTRACT From the pre-research data that researchers conducted, it appears that VIII D students at SMP Negeri 9 Bandar Lampung do not understand bullying behavior. It can be seen that there were 13 students who carried out physical bullying, 24 students who carried out verbal bullying, 4 students who carried out rational bullying and 6 students who carried out cyber bullying. In this way, Mrs. Cristina Damayanti, S.Pd as the BK teacher at SMPN 9 Bandar Lampung did not remain silent. Mrs. Cristina Damayanti, S.Pd as a guidance and counseling teacher made efforts to overcome bullying behavior in class VIII D students at SMP Negeri 9 Bandar Lampung, namely by implementing classical guidance services. In line with the problem of bullying behavior at SMP Negeri 9 Bandar Lampung, it can be seen that the BK teacher's response was to provide classical guidance services to students. Therefore, the author wants to use classical guidance services with discussion techniques to increase understanding of bullying behavior in class VIII students at SMP Negeri 9 Bandar Lampung. The approach used in this research is a qualitative-descriptive approach, namely a research approach that attempts to describe a symptom, event, incident that is occurring now, where this research photographs the events and events that occur and becomes the focus of attention and then describes it as it is. According to Jane Richie, qualitative research is an attempt to present the social world, and its perspectives, within the world. The events or events referred to in this research are the Implementation of Classical Guidance Services for Students in Preventing Bullying at SMP Negeri 9 Bandar Lampung. This has the main aim of systematically describing the facts and characteristics of the object or subject being studied. Based on the research results, it can be understood that cyber bullying behavior carried out by MD and NH has different characteristics and causal factors. MD carries out flaming (writing harsh and angry words) and harassment (sending useless pictures/videos continuously to disturb). NH commits flaming (sending threatening messages to friends) and cyberstalking (spying on social media and giving negative comments to disturb). Factors vi Causing MD High frequency of social media use, lack of parental supervision, and minimal socialization with peers. NH Negative mindset towards other people's posts, lack of attention from parents, and negative influence from peers that encourage bullying behavior. Overall, cyber bullying is influenced by a combination of individual factors (way of thinking, social preferences), lack of parental supervision, and an unsupportive social environment, such as the bad influence of peers. Based on the research that the researchers have conducted, it can be concluded that the Implementation of Classical Tutoring Services for Students Can Prevent Cyber Bullying at SMP Negeri 9 Bandar Lampung. Keywords: Classical Tutoring Services, Cyber Bullying, SMP Negeri 9 Bandar Lampung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Bimbingan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 26 Feb 2025 05:13
Last Modified: 26 Feb 2025 05:13
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37620

Actions (login required)

View Item View Item