SISKA, SAPITRI (2025) STRATEGI KOMUNIKASI PENYULUH AGAMA DALAM MEWUJUDKAN KELUARGA SAKINAH DI KECAMATAN BATU BRAK LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Strategi komunikasi merupakan perencanaan sistematis dalam menyampaikan pesan kepada audiens dengan tujuan memengaruhi, memberikan informasi, atau menciptakan perubahan perilaku. Dalam konteks penyuluh agama, strategi komunikasi bertujuan untuk memberikan pemahaman, menguatkan nilai-nilai agama, dan mendampingi masyarakat dalam mewujudkan keluarga sakinah. Strategi komunikasi Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Batu Brak dilakukan salah satunya pada kegiatan kursus calon pengantin (SUSCATIN) yang bertujuan untuk menciptakan keluarga Sakinah pada kehidupan calon pengantin setelah pernikahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan mengamati dan memfokuskan strategi dakwah Penyuluh Agama Islam dalam menciptakan keluarga sakinah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dan menggunakan sumber data purposive sampling. Adapun populasi sebanyak 87 orang dengan partisipan sebanyak 6 orang informan. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Adapun hasil yang didapatkan dari penelitian ini yaitu diterapkannya strategi komunikasi oleh penyuluh agama berdasarkan pendekatan Hafied Cangara. Langkah pertama adalah mengidentifikasi dan menyampaikan pesan melalui kegiatan Suscatin (kursus calon pengantin). Langkah kedua, penyuluh agama menetapkan tujuan, yaitu mewujudkan keluarga sakinah di Kecamatan Batu Brak. Langkah ketiga, penyuluh menentukan isi pesan yang mencakup persiapan perkawinan menuju keluarga sakinah, pengelolaan dinamika keluarga, penyelesaian konflik, dan penguatan ketahanan keluarga. Langkah keempat, penyuluh membantu calon pengantin menetapkan komitmen untuk kehidupan setelah menikah. Langkah kelima, saluran komunikasi yang digunakan adalah tatap muka langsung. Langkah keenam, penyuluh menyusun rencana penyampaian melalui sesi materi dan diskusi interaktif. Langkah terakhir adalah evaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan dan mengukur keberhasilan dalam menyampaikan pesan. Strategi ini diharapkan mampu mempersiapkan calon pengantin mewujudkan keluarga sakinah yang harmonis. Kata Kunci : Strategi Komunikasi, Penyuluh Agama , Keluarga Sakinah. ABSTRACT Communication strategy is a systematic plan for conveying messages to an audience with the aim of influencing, providing information, or creating behavior change. In the context of religious extension, communication strategies aim to provide understanding, strengthen religious values, and accompany the community in realizing a sakinah family. One of the communication strategies for Islamic Religious Counselors in Batu Brak District is the bride and groom course (SUSCATIN) which aims to create a Sakinah family in the life of the prospective bride and groom after the wedding. This research uses qualitative methods by observing and focusing on the preaching strategies of Islamic Religious Counselors in creating sakinah families. This research uses field research and uses purposive sampling data sources. The population was 87 people with 6 informants as participants. Data collection methods in this research used observation, interviews and documentation. The results obtained from this research are the implementation of communication strategies by religious instructors based on Hafied Cangara's approach. The first step is to identify and convey the message through Suscatin activities (bride and groom courses). The second step, the religious instructor sets a goal, namely creating a sakinah family in Batu Brak District. The third step, the counselor determines the content of the message which includes preparation for marriage towards a sakinah family, managing family dynamics, resolving conflicts, and strengthening family resilience. The fourth step, the counselor helps the prospective bride and groom establish a commitment to life after marriage. The fifth step, the communication channel used is direct face to face. The sixth step, the instructor prepares a delivery plan through material sessions and interactive discussions. The final step is evaluation to identify deficiencies and measure success in conveying the message. This strategy is expected to be able to prepare the prospective bride and groom to create a harmonious sakinah family. Keywords: Communication Strategy, Religious Counselor, Sakinah Family.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Feb 2025 07:23 |
| Last Modified: | 06 Feb 2025 07:23 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37310 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


