EFEKTIFITAS POJOK LITERASI TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SD IT TRESNA ASIH SUKABUMI, BANDAR LAMPUNG

AINUN, ZULIYANA (2025) EFEKTIFITAS POJOK LITERASI TERHADAP MINAT BACA PESERTA DIDIK DI SD IT TRESNA ASIH SUKABUMI, BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I DAN II.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI AINUN ZULIYANA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pojok Literasi atau yang kerap disebut Pojok Baca merupakan sudut kelas yang dilengkapi koleksi buku yang ditata secara menarik untuk menumbuhkan minat baca peserta didik, Pojok Baca merupakan salah satu sarana yang digunakan untuk menumbuhkan dan meningkatkan minat baca peserta didik. Permasalahan minat baca merupakan hal dalam bidang Pendidikanyang kerap ditemui di berbagai wilayah Indonesia. Rendahnya minat baca yang melatar belakangi permaslahan ini untuk mengkaji lebih dalam mengenai efektifitas pojok literasi terhadap minat baca peserta didik di SD IT Tresna Asih Sukabumi, Bandar Lampung di karena kan kurangnya efektifnya pelaksanaan program literasi yang dapat meningkatkan minat baca dan kebiasaan literasi pada peserta didik. kelas IV di SD IT Tresna Asih Sukabumi Bandar Lampung di karenakan kurang efektifnya pelaksanaan program literasi yang dapat meningkatkan minat baca dan kebiasaan literasi pada peserta didik. Guna meningkatkan minat baca peserta didik, perlu adanya pengembangan rogram GLS melalui pojok literasi kelas dan kebiasaan Membaca selama 15 menit sebelum pelajaran di mulai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tahapan-tahapan yang meliputi persiapan, pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Pada tahap pembiasaan, peserta didik dibiasakan membaca buku selama 15 menit sebelum pembelajaran dimulai, menciptakan lingkungan yang kaya akan teks, dan menyediakan buku-buku pelajaran serta buku non-pelajaran untuk meningkatkan minat baca. Tahap pengembangan bertujuan untuk menumbuhkan keterampilan komunikasi kreatif dan motivasi membaca peserta didik melalui berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan mereka. Tahap pembelajaran meliputi penerapan berbagai metode membaca, memilih buku pengayaan, serta berdiskusi untuk memperdalam pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat faktor pendukung seperti ketersediaan sumber daya manusia, fasilitas sarana dan prasarana, serta dukungan motivasi yang memadai. Namun, terdapat pula faktor penghambat, seperti keterbatasan fasilitas di setiap kelas dan kurangnya koleksi buku di Pojok Literasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa efektivitas Pojok Literasi dalam meningkatkan minat baca peserta didik bergantung pada pelaksanaan tahap pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran yang dilakukan secara konsisten. Ketiga tahapan tersebut berperan penting dalam iii membangun kebiasaan membaca yang positif di kalangan peserta didik. Kata kunci: efektivitas, Pojok Literasi, minat baca, literasi sekolah, pendidikan dasar iv ABSTRACT The Literacy Corner, commonly known as the Reading Corner, is a designated area in the classroom equipped with a collection of books displayed attractively to foster students' reading interest. The Reading Corner serves as one of the tools used to cultivate and enhance students' reading interest. The issue of low reading interest is frequently encountered in the education sector across various regions in Indonesia. The lack of effective literacy programs, aimed at increasing reading interest and habits among students, has prompted an in-depth study of the Literacy Corner's effectiveness in fostering reading interest among Grade IV students at SD IT Tresna Asih Sukabumi, Bandar Lampung. To address this issue, the study aims to improve students' reading interest through the development of the School Literacy Movement (GLS) program, utilizing classroom Literacy Corners and the habit of reading for 15 minutes before lessons begin. This study employs a descriptive qualitative approach, encompassing preparation, habituation, development, and learning stages. During the habituation stage, students are encouraged to read books for 15 minutes before lessons begin, creating a text-rich environment and providing both academic and non-academic books to boost reading interest. The development stage aims to enhance students' creative communication skills and reading motivation through various activities designed to increase engagement. The learning stage involves implementing diverse reading methods, selecting enrichment books, and engaging in discussions to deepen comprehension. The research findings reveal supporting factors, such as the availability of human resources, facilities, and adequate motivational support. However, there are also obstacles, including limited facilities in each classroom and an insufficient book collection in the Literacy Corner. The study concludes that the effectiveness of the Literacy Corner in enhancing students' reading interest relies on the consistent implementation of the habituation, development, and learning stages. These three stages play a crucial role in establishing positive reading habits among students. Keywords: effectiveness, Literacy Corner, reading interest, school literacy, elementary educatio

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 06 Feb 2025 07:06
Last Modified: 06 Feb 2025 07:15
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37306

Actions (login required)

View Item View Item