FUNGSI KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA RELIGIUS DI MTs RADEN INTAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU

M.FIKRI, MUTHASHIM AZMI (2025) FUNGSI KEPALA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN BUDAYA RELIGIUS DI MTs RADEN INTAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 M FIKRI.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK M FIKRI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kepala madrasah dalam lembaga pendidikan memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat besar serta memiliki pengaruh yang sangat penting dibanding dari tingkatan pemimpin-pemimpin pendidikan lainnya. Dimana tugas dan tanggung jawab kepala madrasah dalam mengupayakan pendidikan paling baik bagi peserta didik, bisa menciptakan suasana kerja yang kondusif dalam pelaksanaan tugas-tugas dengan berpedoman pada nilai-nilai ajaran islam di madrasah, terutama berkaitan dalam mengembangkan budaya religius. Pada pada penerapan tugas kepala madrasah menggunakan teori manajemen dan kepemimpinan Ramayulis dan Mulyadi yaitu mengenai fungsi sebagai pemimpin dan sebagai administrator. Dimana penelitian ini menunjukkan gambaran tentang kepala madrasah dalam menanamkan budaya religius yang mana efeknya akan berpengaruh pada keseharian seluruh warga madrasah. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber informasi yang diperoleh penulis dari data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang sumber datanya dari kepala madrasah dan warga madrasah di MTs Raden Intan Gadingrejo. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik reduksi data, penyangan data, gambaran simpulan dan verifikasi. Dalam pengecekan keabsahan data, penulis menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian fungsi kepala madrasah dalam mengembangkan budaya religius yang diterapkan di MTs Raden Intan sebagai pemimpin dan sebagai administrator sudah berjalan dengan baik dimana kepala madrasah memiliki strategi yang baik dengan memanfaatkan kompetensinya sebagai kepala madrasah sehingga menjadi suatu panutan bagi setiap anggotanya, baik itu dari segi nilai ibadahnya, kedisiplinannya, keteladanannya, keikhlasannya hingga kerja kerasnya untuk dapat bersungguh-sungguh dalam mengembangkan kualitas dari madrasah tersebut sehingga seluruh warga madrasah senantiasa berpegang teguh terhadap nilai-nilai ajaran agama Islam dan dapat membentuk akhlaqul karimah. Dalam mewujudkan lingkungan yang religius di MTs Raden Intan Gadingrejo kepala madrasah tentunya memahami hal-hal yang mempengaruhi pengembangan budaya religius terutama dari faktor eksternal dilingkungan madrasah. Dengan memahami hal ini kepala madrasah menerapkan fungsinya sebagai administrator di MTs Raden Intan dengan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan iii juga melakukan pengawasan mengenai kegiatan-kegiatan yang menumbuhkan nilai-nilai ajaran islam. Tentunya sebagai pemimpin kepala madrasah telah mengupayakan semaksimal mungkin dalam pengembangan budaya religius di MTs Raden Intan dengan membuat program pembiasaan rutin dan terjadwal kepada peserta didik untuk melaksanakan kegiatan yang menciptakan suasana religius seperti budaya senyum, menyapa, salam, hormat, toleransi dan kegiatan ibadah seperti muhadarah, Thafizh, sholat berjamah dan juga melaksanakan kegiatan PHBI sehingga suasana religius yang ada di Mts Raden intan menjadi lebih baik lagi dan pembiasaan ini menjadi budaya di lingkungan madrasah. Kata Kunci : Kepala Madrasah, Fungsi, Budaya Religius iv ABSTRACT The head of a madrasa in an educational institution holds significant duties and responsibilities and plays a more influential role compared to leaders at other educational levels. The head of the madrasa is tasked with striving for the best education for students, creating a conducive working atmosphere in carrying out tasks, guided by the values of Islamic teachings within the madrasa, particularly in developing a religious culture. In implementing these duties, the head of the madrasa applies management and leadership theories by Ramayulis and Mulyadi, focusing on their functions as both a leader and an administrator. This study provides an overview of how the head of the madrasa instills a religious culture, which significantly impacts the daily lives of all madrasa members. This study employs a descriptive qualitative method. The data sources consist of primary and secondary data. Data collection techniques include interviews, observations, and documentation, with the data sourced from the head of the madrasa and madrasa members at MTs Raden Intan Gadingrejo. The data was then analyzed using techniques such as data reduction, data presentation, conclusion drawing, and verification. To ensure the validity of the data, the researcher used source triangulation. The results indicate that the head of the madrasa at MTs Raden Intan has successfully implemented their functions as a leader and an administrator to foster a religious culture. The headmaster effectively utilizes their competencies as a role model for all members, demonstrated through their worship practices, discipline, exemplary behavior, sincerity, and hard work in improving the quality of the madrasa. This has encouraged all madrasa members to adhere to Islamic teachings and develop noble character (akhlaq karimah). In creating a religious environment at MTs Raden Intan Gadingrejo, the head of the madrasa comprehends the factors influencing the development of a religious culture, especially external factors within the madrasa environment. By understanding these factors, the headmaster fulfills their role as an administrator by planning, organizing, implementing, and supervising activities that instill Islamic values. As a leader, the headmaster has made maximum efforts to develop a religious culture in MTs Raden Intan by establishing routine and scheduled programs for students, such as cultivating habits of smiling, greeting, respect, tolerance, and worship activities like muhadarah, Tahfiz, congregational prayers, and PHBI (Islamic holidays commemoration) events. These efforts have v enhanced the religious atmosphere at MTs Raden Intan, and these practices have become ingrained as a culture within the madrasa. Keywords: Head of Madrasah, Functions, Religious Culture

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 05 Feb 2025 07:00
Last Modified: 05 Feb 2025 07:00
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37277

Actions (login required)

View Item View Item