PEMANFAATAN LIMBAH KUBIS DAN TEPUNG IKAN UNTUK BUDIDAYA LELE LOKAL (Clarias batrachus) DI DESA WAY DADI KOTA BANDAR LAMPUNG

AFRIKA, YUANSAH (2025) PEMANFAATAN LIMBAH KUBIS DAN TEPUNG IKAN UNTUK BUDIDAYA LELE LOKAL (Clarias batrachus) DI DESA WAY DADI KOTA BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI 1-2.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI AFRIKA YUANSAH.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Limbah kubis merupakan limbah yang berasal dari sisa-sisa buangan sampah rumah tangga dan industri pasar yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup banyak, seperti protein, lemak, serat, vitamin dan mineral. Potensi limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, contohnya ikan lele lokal (Clarias batrachus). Penelitian ini dilaksanakan di Desa Way Dadi Kota Bandar Lampung pada bulan April-Juni 2024, dengan menggunakan 4 perlakuan dan 3 kali pengulangan serta satu kontrol positif. Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan panjang, pertumbuhan berat, dan feed convertion ratio (FCR). Metode yang digunakan yaitu kuantitatif eksperimen dan uji proksimat pada pakan, jumlah populasi ikan lele sebanyak 300 ekor dengan kepadatan 25 ekor per kolam intervensi, dengan waktu pemeliharaan 30 hari. Analisis data yang digunakan yaitu uji One Way Anova dan uji lanjut Duncan dengan taraf signifikan sebesar 5%. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 3 dengan dosis pemberian pakan 12% merupakan perlakuan yang paling efektif dalam memengaruhi semua parameter yang diamati. Perlakuan ini menghasilkan pertumbuhan panjang sebesar 14.22 cm, pertumbuhan bobot 20.59 g, dan nilai feed convertion ratio (FCR) 1.73, yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Hasil uji proksimat menunjukkan bahwa pakan pada perlakuan 3 mengandung 32,14% protein, 5,24% lemak, dan 9,30% karbohidrat. Kata kunci: Limbah kubis, Ikan lele lokal (Clarias batrachus), Pakan ikan. iv ABSTRACT Cabbage waste is a byproduct of household waste and market industry leftovers that contains a significant amount of nutrients such as protein, fat, fiber, vitamins, and minerals. The potential of this waste can be utilized as animal feed, for example, for local catfish (Clarias batrachus). This research was conducted in Way Dadi Village, Bandar Lampung City, from April to June 2024, using 4 treatments and 3 replications, along with one positive control. The parameters measured include length growth, weight growth, and feed conversion ratio (FCR). The method used was quantitative experimentation, along with proximate analysis of the feed. The total population of catfish was 300 individuals, with a density of 25 fish per intervention pond, and the rearing duration was 30 days. Data analysis was performed using One-Way ANOVA and Duncan's Multiple Range Test at a 5% significance level. The results of the study indicated that treatment 3, with a feed dosage of 12%, was the most effective in influencing all observed parameters. This treatment resulted in a length growth of 14.22 cm, a weight growth of 20.59 g, and a feed conversion ratio (FCR) of 1.73, which were better compared to the other treatments. The proximate analysis also showed that the feed in treatment 3 contained 32.14% protein, 5.24% fat, and 9.30% carbohydrates. Keywords: Cabbage waste, Local catfish (Clarias batrachus), Fish feed.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Biologi
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Biologi
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 04 Feb 2025 04:40
Last Modified: 04 Feb 2025 04:40
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37257

Actions (login required)

View Item View Item