DIMAS, AGUNG SURYA LAKSANA (2025) PENGARUH PEMBIAYAAN MURABAHAH DAN MUDHARABAH TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN ANGGGOTA SEBAGAI PENGGERAK UMKM (STUDI KASUS BMT ASYAFI’IYAH PRINGSEWU, CABANG GADINGREJO). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Produk yang ditawarkan BMT Assyafi’iyah dalam upaya meningkatkan perkembangan usaha masyarakat adalah pembiayaan mudharabah dan murabahah. Pembiayaan murabahah adalah jenis kontrak yang dapat diartikan pembiayaan yang sering digunakan untuk pembelian produk oleh BMT sesuai permintaan anggota dan kemudian dijual kepada anggota tersebut sebesar harga beli dan keuntungan yang telah disepakati sebelumnya dengan berlandaskan hukum pengaturan pembiayaan murabahah yaitu Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 04/DSN- MUI/IV/2000. Sedangkan Mudharabah adalah akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (pemilik dana) menyediakan seluruh dana, sedangkan pihak kedua (pengelola dana) bertindak selaku pengelola, dan keuntungan dibagi diantara mereka sesuai kesepakatan sedangkan kerugian finansial hanya ditanggung oleh pemilik dana yang diataur pada Fatwa DSN-MUI No.07/DSN-MUI/IV/2000. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang bersifat asosiatif. Metode Kuantitatif dipilih jika penelitian yang dilaporkan menggunakan analisis matematis seperti SPSS dan sejenisnya yang membutuhkan perhitungan. Data yang dihasilkan biasanya berasal dari pengukuran di lapangan seperti angket dan kuesioner. Pembiayaan Murabahah berpengaruh positif terhadap peningkatan pendapatan anggota sebagai penggerak UMKM. Sedangkan pembiayaan mudharabah tidak berpengaruh terhadap peningkatan pendapatan anggota sebagai penggerak UMKM. Kata Kunci: Pembiayaan, Anggota, UMKM. ABSTRACT The products offered by BMT Assyafi'iyah in an effort to increase community business development are mudharabah and murabahah financing. Murabahah financing is a type of contract which can be interpreted as financing which is often used to purchase products by BMT according to member requests and then sold to the member at the purchase price and profits previously agreed upon based on the legal regulation of murabahah financing, namely National Sharia Council Fatwa Number 04/DSN - MUI/IV/2000. Meanwhile, Mudharabah is a business cooperation agreement between two parties where the first party (fund owner) provides all the funds, while the second party (fund manager) acts as manager, and profits are shared between them according to the agreement while financial losses are only borne by the fund owner as regulated in the Fatwa. DSN-MUI No.07/DSN-MUI/IV/2000. This research uses quantitative research methods that are associative in nature. Quantitative methods are chosen if the research reported uses mathematical analysis such as SPSS and the like which require calculations. The resulting data usually comes from measurements in the field such as questionnaires and questionnaires. Murabahah financing has a positive effect on increasing member income as a driver of MSMEs. Meanwhile, mudharabah financing has no effect on increasing members' income as a driver of MSMEs Keyword: Financing, Member, UMKM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Feb 2025 04:20 |
| Last Modified: | 04 Feb 2025 04:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


