PROBLEMATIKA PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG

M. ALFIN, HIDAYAT (2025) PROBLEMATIKA PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 12 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of Skripsi 1-2.pdf] PDF
Download (6MB)
[thumbnail of Skripsi M. ALFIN HIDAYAT.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Menteri Nadiem menyebutkan beberapa keunggulan kurikulum merdeka. Pertama, lebih sederhana dan lebih mendalam karena kurikulum ini akan fokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik secara bertahap. Kemudian, guru dan peserta didik akan lebih mandiri karena bagi peserta didik tidak ada program peminatan di SMP, peserta didik memilih mata pelajaran sesuai minat, bakat, dan cita-citanya. Guru akan mengajar sesuai dengan tahapan pencapaian dan perkembangan peserta didik. Kemudian sekolah memiliki kewenangan untuk mengembangkan dan mengelola kurikulum dan pembelajaran sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan peserta didik. Rumusan dari penelitian ini adalah menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum merdeka dan mengidentifikasi problematika pelaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 12 Bandar Lampung. Kemudian penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen kurikulum merdeka dan juga mengidentifikasi problematikanya. Dalam penelitian ini diharapkan berkontribusi dalam pengembangan kurikulum merdeka, memberikan solusi bagi guru dan memperbanyak referensi untuk penelitian lanjutan yang berkaitan dengan pendidikan agama islam. Metode penelitian ini disebut sebagai penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif yaitu suatu metode yang beracuan pada filsafat post positivesme, yang dapat digunakan untuk meneliti suatu objek yang ilmiah. Adapun teknik yang dilakukan dalam penelitian ini secara triangulasi (gabungan dari observasi, wawancara dan dokumentasi), data yang akan diperoleh cenderung data yang bersifat kualitatif. Penelitian kualitatif harus didukung oleh pengetahuan yang luas dari peneliti, karena peneliti mewawancarai secara langsung objek penelitian. Jika dilihat dari tempat penelitiannya, maka jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan, yaitu peneliti melakukan penelitian langsung ke lokasi untuk mendapatkan dan mengumpulkan data. iii Hasil penelitian problematika yang terjadi dalam pelaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelejaran pendidikan agama islam di SMP Negeri 12 Bandar Lampung yaitu pada tahap persiapan masih terdapat guru pendidikan agama islam yang belum mengikuti pelatihan In House Treaning (IHT), serta guru pendidikan agam islam di SMP Negeri 12 Bandar Lampung memiliki problematika pada pelaksanaan kurikulum merdeka. Kendala tersebut yaitu guru belum mampu merumuskan, merencanakan, dan juga melaksanakan kurikulum merdeka yang sesuai dengan ketentuan. Hal tersebut dikarenakan guru kurang maksimal dalam mengikuti kegiatan pelatihan atau workshop yang menyebabkan kurangnya pemahaman dalam menyusun TP, ATP dan modul ajar serta kurangnya kemampuan guru terhadap penggunaan teknologi yang sedang berkembang saat ini. Pada tahap pelaksanaan guru pendidikan agama islam belum menerapkan pembelajaran berdiferensiasi, dalam proses belajar mengajar guru lebih sering menggunakan metode ceramah. Solusi untuk mengatasi problematika pelaksanaan kurikulum merdeka yaitu mengatasi permasalahan penerapan Kurikulum Merdeka Belajar adalah dengan membuat pertemuan rutin dengan KKG (Kelompok Kerja Guru), pendampingan PMO (Project Management Office) dan khusus coaching kepala sekolah, menggunakan buku abjad, ketik, buat lembar kerja, dan membuat format untuk proyek sendiri, melanjutkan proyek di rumah, membuat catatan, dan mengikuti pelatihan implementasi Kurikulum, Melaksanakan sosialisasi, pemanfaatan Platform Merdeka Belajar, perbaikan serta peningkatan sarana dan prasarana, melakukan pengawasan dan monitoring, serta peningkatan kerjasama antar stakeholder pendidikan. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Pendidikan Agama Islam, SMP Negeri 12 Bandar Lampung iv ABSTRACK Minister Nadiem mentioned several advantages of the independent curriculum. First, it is simpler and more in-depth because this curriculum will focus on essential material and gradual development of learner competencies. Then, teachers and students will be more independent because for students there is no specialization program in junior high school, students choose subjects according to their interests, talents, and aspirations. Teachers will teach according to the stages of achievement and development of learners. Then schools have the authority to develop and manage curriculum and learning according to the characteristics of education units and students. The formulation of this research is to analyze the planning, implementation, and evaluation of the independent curriculum and identify the problems of implementing the independent curriculum in learning Islamic religious education at SMP Negeri 12 Bandar Lampung. Then this research aims to analyze the planning, implementation, and assessment of the independent curriculum and also identify its problems. This research is expected to contribute to the development of an independent curriculum, provide solutions for teachers and increase references for further research related to Islamic religious education. This research method is referred to as qualitative research. Qualitative research method is a method based on the philosophy of post positivesme, which can be used to examine a scientific object. The techniques used in this research are triangulation (a combination of observation, interview and documentation), the data to be obtained tends to be qualitative data. Qualitative research must be supported by extensive knowledge from researchers, because researchers directly interview the object of research. When viewed from the place of research, this type of research is included in field research, namely researchers conducting research directly to the location to obtain and collect data. The results of the research on the problems that occur in the implementation of an independent curriculum in Islamic religious education learning at SMP Negeri 12 Bandar Lampung, namely in the v preparation stage there are still Islamic religious education teachers who have not participated in In House Treaning (IHT) training, and Islamic religious education teachers at SMP Negeri 12 Bandar Lampung have problems in implementing an independent curriculum. The obstacle is that teachers have not been able to formulate, plan, and also implement an independent curriculum in accordance with the provisions. This is because teachers are less than optimal in participating in training activities or workshops which causes a lack of understanding in compiling TP, ATP and teaching modules and a lack of teacher ability to use technology that is currently developing. At the implementation stage, Islamic religious education teachers have not implemented differentiated learning, in the teaching and learning process teachers more often use the lecture method. The solution to overcoming the problematic implementation of the independent curriculum is to make regular meetings with the KKG (Teacher Working Group), PMO (Project Management Office) assistance and special coaching for school principals, use alphabet books, type, make worksheets, and create formats for projects themselves, continue projects at home, take notes, and attend Curriculum implementation training, carry out socialization, use Merdeka Belajar Platform, improve and improve facilities and infrastructure, supervise and monitor, and increase cooperation between education stakeholders. Keywords: Independent Curriculum, Islamic Religious Education Learning, SMP Negeri 12 Bandar Lampung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Feb 2025 04:34
Last Modified: 03 Feb 2025 04:34
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37202

Actions (login required)

View Item View Item