ROBBY, DHIA ULHAQ (2025) PERAN GABUNGAN KELOMPOK TANI (GAPOKTAN) PARDA HAGA DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI PEKON PENGGAWA V TENGAH KECAMATAN KARYA PENGGAWA KABUPATEN PESISIR BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran Gapoktan Parda Haga terhadap petani di Pekon Penggawa V Tengah. Latar belakang penelitian ini adalah peningkatan kemampuan petani dalam kegiatan pertanian tidak lepas dari peran Gapoktan Parda Haga. Dengan melihat peran Gapoktan Parda Haga yang menghasilkan dampak positif bagi petani di Pekon Penggawa V Tengah yang kemudian menarik perhatian peneliti untuk melakukan penelitian lebih jauh terhadap peran Gapoktan Parda Haga dalam pemberdayaan masyarakat petani di Pekon Penggawa V Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan non partisipan dengan pendekatan kualitatif dan penelitian ini bersifat deskriptif analisis. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang melibatkan aparatur pekon, pengurus Gapoktan, petugas penyuluh lapangan dan petani di Pekon Penggawa V Tengah. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang menghasilkan temuan utama bahwa peran Gapoktan dalam proses pemberdayaan ini sebagai fasilitator yang menjadi penghubung antara petani Pekon Penggawa V Tengah dengan tenaga ahli yang dibutuhkan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa peran Gapoktan dalam kegiatan pemberdayaan adalah sebagai fasilitator yang sangat membantu petani dalam meningkatkan kemampuan bertani dan menjawab permasalahan-permasalahan yang dialami petani. Namun dalam proses pemberdayaan in, peran Gapoktan pada tahapan pendayaan masih sangat minim. Adapun indikatornya adalah bagaimana pada tahapan pendayaan ini peran Gapoktan yang seharusnya bisa menjadi lembaga yang mampu menjadi wadah bagi petani untuk menjalankan hasil pembelajarannya masih belum bisa terlaksanakan sehingga tidak semua kegiatan pemberdayaan dapat dijalankan terus oleh petani. Penelitian inni menyarankan agar peran Gapoktan pada tahapan pendayaan seharusnya bisa lebih aktif agar petani dapat mempraktikkan kegiatan pemberdayaan yang sudah didapatkannya. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Gapoktan. ABSTRACT This study aims to examine the role of Gapoktan Parda Haga in empowering farmers in Pekon Penggawa V Tengah. The background of this research is the improvement of farmers' skills in agricultural activities, which cannot be separated from the role of Gapoktan Parda Haga. Given the positive impact that Gapoktan Parda Haga has had on farmers in Pekon Penggawa V Tengah, this study was conducted to further investigate its role in the empowerment of farmers in the village. The research method used in this study is a non-participant field study with a qualitative approach, and the research is descriptive-analytical. Data was collected through interviews, observations, and documentation involving village officials, Gapoktan administrators, field extension officers, and farmers in Pekon Penggawa V Tengah. Data analysis was performed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing, which resulted in the main finding that the role of Gapoktan in the empowerment process is as a facilitator, acting as a liaison between the farmers of Pekon Penggawa V Tengah and the necessary experts. Based on the findings, it can be concluded that the role of Gapoktan in empowerment activities is that of a facilitator who significantly aids farmers in improving their farming skills and addressing the problems they face. However, in the empowerment process, the role of Gapoktan in the empowerment stage is still minimal. One of the indicators of this is that in the empowerment stage, the role of Gapoktan, which should ideally be an institution capable of providing a platform for farmers to implement their learning, has not yet been realized. As a result, not all empowerment activities can be sustained by the farmers. This study recommends that the role of Gapoktan in the empowerment stage should become more active so that farmers can apply the empowerment activities they have acquired. Keywords: Community Empowerment, Gapoktan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pengembangan Masyarakat Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Pengembangan Masyarakat Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 31 Jan 2025 03:20 |
| Last Modified: | 31 Jan 2025 03:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


