UPAYA DA’I DALAM MEMBINA HARMONI MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI DESA TANJUNG BARU KECAMATAN BUKIT KEMUNING KABUPATEN LAMPUNG UTARA

Robby, Saputra (2025) UPAYA DA’I DALAM MEMBINA HARMONI MASYARAKAT MULTIKULTURAL DI DESA TANJUNG BARU KECAMATAN BUKIT KEMUNING KABUPATEN LAMPUNG UTARA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PUSAT 1 5 ROBBY.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ROBBY.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Upaya Da’i dalam membangun pemahaman bersama, saling mengormati, dan memperkuat toleransi menjadi sangat diperlukan dalam upaya membina harmoni masyarakat multikultural di Desa Tanjung Baru, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Upaya yang dilakukan Da’i dalam membina harmoni masyarakat multikultural yang ada di Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit Kemuning Lampung Utara. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dan sifat penelitian ini adalah deskriptif Kualitatif. Adapun yang menjadi sumber data primer dalam penelitian ini adalah 3 orang Da’i dan 5 orang masyarakat Desa Tanjung Baru Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara yang diambil berdasakan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang di gunakan yaitu Miles&Huberman melalui reduksi data dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah Da’i di Desa Tanjung Baru melakukan berbagai upaya dalam membina harmoni melalui ceramah agama, pengajaran, dialog antar masyarakat, serta program sosial yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, da’i juga berperan sebagai motivator, pembina akhlak, dan mediator sangat krusial dalam membina harmoni masyarakat multikultural di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara. Namun, tantangan yang dihadapi da’i adalah adanya perbedaan pandangan dan sikap terhadap keberagaman yang masih perlu disikapi dengan pendekatan yang lebih inklusif. Dengan ketiga peran ini, da’i bukan hanya penyampaian ajaran agama, tetapi juga agen perubahan sosial yang esensial untuk menciptakan lingkungan yang damai dan saling menghormati di tengah masyarakat yang multikultural. Tanpa keterlibatan da’i yang aktif usaha untuk membangun keharmonisan dalam konteks keberagaman budaya dan agama akan menjadi jauh lebih sulit dan rentan terhadap konflik. Kata Kunci: Upaya Da’i, Harmoni Masyarakat, Multikultural. ABSTRACT Da'i's efforts in building mutual understanding, mutual respect and strengthening tolerance are very necessary in efforts to foster harmony in the multicultural society in Tanjung Baru Village. The aim of this research is to find out how Da'i's efforts are made in fostering harmony in the multicultural society in Tanjung Baru Village. Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung.. This research method uses qualitative methods. This type of research uses field research and the nature of this research is qualitative descriptive. The primary data sources in this research were 3 Da'i people and 5 people from the Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung Regency, who were taken based on purposive sampling techniques. The data collection techniques used in this research are interviews, observation and documentation. The data analysis technique used is Miles & Huberman through data reduction and data presentation and drawing conclusions. The results of this research are that Da'i in Tanjung Baru Village make various efforts to foster harmony through religious lectures, teaching, dialogue between communities, and social programs involving all levels of society. Apart from that, preachers also play a role as a motivator, moral builder and mediator which is crucial in fostering harmony in a multicultural society in Tanjung Baru Village, Bukit Kemuning District, North Lampung Regency. However, the challenge faced by preachers is that there are differences in views and attitudes towards diversity which still need to be addressed with a more inclusive approach. With these three roles, preachers are not only transmitters of religious teachings, but also agents of social change that are essential for creating an environment of peace and mutual respect in a multicultural society. Without the active involvement of preachers, efforts to build harmony in the context of cultural and religious diversity will become much more difficult and vulnerable to conflict. Keywords: Da'i Efforts, Community Harmony, Multicultural.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jan 2025 07:23
Last Modified: 30 Jan 2025 07:23
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37148

Actions (login required)

View Item View Item