KOMUNIKASI ORGANISASI ROHANI ISLAM (ROHIS) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN AJARAN ISLAM BAGI SISWA MAN 2 BANDAR LAMPUNG

ARIESANDY, AL AZHAR HUTASUHUT (2025) KOMUNIKASI ORGANISASI ROHANI ISLAM (ROHIS) DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN AJARAN ISLAM BAGI SISWA MAN 2 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB I & 5  ariesandy (1).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Pembentukan Rohani Islam (ROHIS) di sekolah berakar pada kebutuhan untuk memberikan pendidikan agama yang lebih mendalam dan terstruktur di lingkungan sekolah. Seiring dengan perkembangan zaman dan meningkatnya tantangan moral yang dihadapi oleh generasi muda, sekolah tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan formal, tetapi juga sebagai tempat pembinaan karakter dan spiritualitas siswa.Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi organisasi rohani islam (rohis) dalam meningkatkan pengetahuan ajaran Islam bagi siswa Man 2 Bandar Lampung. Jenis penelitian yang digunakan penulis merupakan penelitian kualitatif, dengan sifat penelitian deskriptif guna memberikan gambaran dan penjelasan terhadap suatu masalah atau peristiwa yang diteliti. Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik penelitian lapangan (Field Research). Adapun metode penelitian yang digunakan untuk melengkapi penelitian ini adalah dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dimana yang menjadi sampel berjumlah 5 orang yang terdiri dari pembina dan pengurus ROHIS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa Komunikasi organisasi di ROHIS mencakup berbagai bentuk komunikasi formal dan informal yang digunakan untuk menyampaikan, mengatur, memotivasi, dan mengintegrasikan kegiatan keagamaan. Dengan memanfaatkan teori fungsi komunikasi organisasi—informatif, regulatif, persuasif, dan integratif—penelitian ini mengevaluasi bagaimana ROHIS memfasilitasi proses pembelajaran agama secara efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi antara komunikasi formal, seperti rapat dan buletin, serta komunikasi informal, seperti diskusi dan interaksi sehari-hari, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ajaran Islam siswa. Komunikasi yang informatif memastikan penyampaian materi yang jelas dan terstruktur, sementara komunikasi regulatif memastikan keteraturan dalam pelaksanaan kegiatan. Komunikasi persuasif mendorong keterlibatan aktif siswa, dan komunikasi integratif memperkuat rasa kebersamaan di antara anggota. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas komunikasi organisasi dan kerjasama antara pembina, pihak sekolah, dan pengurus ROHIS untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam pembelajaran agama di MAN. Kata kunci: Komunikasi Organisasi, Pengetahuan Ajaran Islam ABSTRACT The formation of Islamic Spirituality (ROHIS) in schools is rooted in the need to provide a more in-depth and structured religious education in the school environment. Along with the development of the times and the increasing moral challenges faced by the younger generation, schools do not only act as formal educational institutions, but also as a place for character and spiritual development of students. The problem in this study is how the communication of Islamic spiritual organizations (rohis) in increasing knowledge of Islamic teachings for students of Man 2 Bandar Lampung. The type of research used by the author is qualitative research, with a descriptive research nature to provide an overview and explanation of a problem or event being studied. The data collection technique used in this study is the Field Research technique. The research method used to complete this research is the observation, interview, and documentation methods. The sample used in this study used purposive sampling where the sample consisted of 5 people consisting of ROHIS supervisors and administrators. Based on the research conducted by the researcher, it can be concluded that organizational communication in ROHIS includes various forms of formal and informal communication used to convey, organize, motivate, and integrate religious activities. By utilizing the theory of organizational communication functions—informative, regulative, persuasive, and integrative—this study evaluates how ROHIS facilitates the process of religious learning effectively. The results of the study indicate that the combination of formal communication, such as meetings and bulletins, and informal communication, such as discussions and daily interactions, contribute significantly to increasing students' knowledge of Islamic teachings. Informative communication ensures clear and structured delivery of material, while regulative communication ensures regularity in the implementation of activities. Persuasive communication encourages active student involvement, and integrative communication strengthens the sense of togetherness among members. This study recommends improving the quality of organizational communication and cooperation between supervisors, schools, and ROHIS administrators to achieve more optimal results in religious learning at MAN. Keywords: Organizational Communication, Knowledge of Islamic Teachings

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Komunikasi dan Penyiaran Islam
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Jan 2025 07:13
Last Modified: 30 Jan 2025 07:13
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/37144

Actions (login required)

View Item View Item