PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT TIMBANG NON KALIBRASI DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Di Pasar Pagi Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara)

M., RIDWAN SIDDIK (2025) PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAAN ALAT TIMBANG NON KALIBRASI DALAM TRANSAKSI JUAL BELI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi Di Pasar Pagi Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of sssSkripsi_ridwan_ unesco 123.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of sssSkripsi_ridwan_ unesco full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

ABSTRAK Sebagian objek transaksi jual beli harus menggunakan alat timbang yang legal dan sah, sesuai dengan ketentuan perundang undangan yang ditetapkan agar sesuai dengan syarat dan kriteria tertentu. Hal ini dilakukan untuk menjamin ukuran atau padanan dari barang yang dibeli dengan harga yang harus dibayar oleh pembeli. Untuk menghindari instabilitas sosio-ekonomi dalam masyarakat maka pemerintah sudah mengeluarkan Undang-Undang yang mempertegas tentang keabsahan alat metrologi yang digunakan yaitu Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 ini bertujuan untuk menjamin kebenaran pengukuran dan kepastian hukum dalam pemakaian satuan ukuran, standar satuan, metoda pengukuran dan alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya. Penelitian ini merumuskan permasalahan berupa konsumen terhadap penggunaan alat timbang non kalibrasi dalam transaksi jual beli di Pasar Pagi Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara serta bagaimana perlindungan konsumen terhadap penggunaan alat timbang non kalibrasi dalam transaksi jual beli perspektif hukum ekonomi syariah di Pasar Pagi Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara. Penelitian ini termasuk jenis penelitian studi kasus, yaitu mendiskripsikan suatu latar belakang objek atau peristiwa tertentu secara rinci dan mendalam yang dilakukan dengan menggunakan metode wawancara (interview) dengari cara tanya jawab dengan responden secara tatap muka dan dokumentasi yang diperoleh dari buku-buku, dokumen atau arsip yang menunjang penelitian. Hasil penelitian menyatakan bahwa perlindungan terhadap konsumen pada praktik transaksi jual beli di Pasar Pagi Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara ialah berupa jaminan ganti rugi yaitu penimbangan ulang dan mengembalikan kekurangan atas timbangannya jika terbukti terdapat kesalahan atas kelalaiannya. Dalam Perspektif hukum ekonomi syariah, perlindungan konsumen pada praktik transaksi jual beli ini dapat disebut juga sebagai khiyar. Praktik khiyar pada transaksi jual beli di Pasar Pagi Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara dikatakan sah sebab para pedagang melakukan pertangungjawaban terhadap kesalahan atau kelalaian yang dibuatnya. Namun pedagang yang tidak memberikan jaminan ganti rugi sebagai bentuk khiyar pada transaksi tersebut maka transaksi tersebut dapat dikatakan fasid atau rusak karena selain tidak memenuhi syarat-syarat dalam transaksi jual beli yaitu tentang keabsahan alat timbang yang digunakan, mereka juga tidak melakukan pertangungjawaban terhadap kesalahan atau kelalaian yang diperbuat. Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Alat Timbang, Ganti Rugi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 13 Jan 2025 07:40
Last Modified: 13 Jan 2025 07:40
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36981

Actions (login required)

View Item View Item