PERAN KIAI DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DIPONDOK PESANTREN WALISONGO KABUPATEN LAMPUNG UTARA

YUDHA, PURWAKA (2025) PERAN KIAI DALAM MEMBINA AKHLAK SANTRI DIPONDOK PESANTREN WALISONGO KABUPATEN LAMPUNG UTARA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Skripsi 1-2.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi YUDHA PURWAKA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Peran penting pondok pesantren tidak terlepas dari fungsi tradisionalnya yaitu sebagai transmisi dan transfer ilmu-ilmu islam, pemeliharaan tradisi islam, dan reproduksi ulama. Diharapkan pesantren mampu menjalankan ketiga fungsi tradisionalnya itu dan menjadi pusat pemberdayaan sosial, ekonomi, masyarakat, tetapi bahkan juga berperan sosial lain seperti menjadi pusat rehabilitasi sosial Pembinaan akhlaq harus diberikan kepada peserta didik saat usia dini serta harus dilakukan oleh pihak pihak terkait seperti orang tua, lembaga pendidikan, pemerintah maupun pihak pihak lain secara kontinu agar mereka dapat memiliki kepribadian muslim yang mulia sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW serta menjauhi akhlak yang buruk. Kiai memiliki peranan yang besar dan strategis dalam upaya melakukan pembinaan akhlak peserta didik didalam lembaga pesantren agar mereka dapat istiqomah dalam mengaplikasikan akhlak secara baik. Berdasarkan hasil pra penelitian di Pondok Pesantren Walisongo, Kiai telah berperan dalam mengembangkan akhlak santri hal ini dapat dilihat dari kegiatan kegiatan yang dilakukan baik melalui nasehat, hukuman dengan cara mendidik maupun pendidikan dengan cara menanamkan nilai nilai moral serta etika bersosial baik dalam lingkup pesantren maupun masyarakat. Namun upaya tersebut belum sepenuhnya terlaksana secara optimal, hal tersebut diindikasikan masih adanya peserta didik yang melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan nilai ajaran islam. Penelitian ini bersifat penelitian lapangan, adapun jenis penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Kualitatif yang difokuskan pada objek dan subjek penelitian (Kiai dan santri) dengan tujuan penelitian untuk mengetahui Peranan Kiai Dalam Membina Akhlak Santri di Pondok Pesantren Walisongo Kotabumi Lampung Utara. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi. Kemudian dilanjutkan dengan menganalisis data melalui sistem reduksi data, display data dan verifikasi data. Berdasarkan hasil pengumpulan dan analisis data sehingga hasil penelitian adalah yaitu a). Kiai sebagai pengasuh pondok, guru atau pengajar (pendidik) dan pembimbing bagi santri. b). Kiai sebagai orang tua kedua bagi santri. c). Kiai sebagai pemimpin. d). Kiai sebagai mubaligh. Namun tidak cukup sebatas dengan peran peran tersebut, melainkan juga perlu memohon kepada Dzat yang maha kuasa agar tugas tugas yang dijalankan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Kata Kunci: Peran Kiai, Akhlak Santri. ABSTRACT The important role of Islamic boarding schools cannot be separated from their traditional functions, namely as the transmission and transfer of Islamic knowledge, maintenance of Islamic traditions, and reproduction of ulama. It is hoped that Islamic boarding schools will be able to carry out their three traditional functions and become centers of social, economic and community empowerment, but also play other social roles such as being social rehabilitation centers. Moral development must be given to students at an early age and must be carried out by related parties such as parents, educational institutions, the government and other parties continuously so that they can have a noble Muslim personality as exemplified by the Prophet Muhammad and stay away from bad morals. Kiai have a large and strategic role in efforts to develop the morals of students in Islamic boarding schools so that they can be steadfast in applying good morals. Based on the results of pre-research at the Walisongo Islamic Boarding School, Kiai have played a role in developing the morals of the students. This can be seen from the activities carried out either through advice, punishment by educating or education by instilling moral values and social ethics both within the Islamic boarding school and society. . However, these efforts have not been fully implemented optimally, this indicates that there are still students who carry out actions that are not in accordance with the values of Islamic teachings. This research is field research, this type of research is descriptive qualitative research which focuses on the object and subject of research (Kiai and Islamic boarding school students) with the aim of the research being to determine the role of Kiai in developing the morals of Islamic boarding school students at the Walisongo Islamic Boarding School, Kotabumi, North Lampung. In collecting data the author used observation, interviews, documentation methods. Then proceed with analyzing the data through a data reduction system, data display and data verification. Based on the results of data collection and analysis, the research results are: a). Kiai is a boarding school caretaker, teacher or teacher (educator) and guide for students. b). Kiai as second parents for students. c). Kiai as leader. d). Kiai as preachers. However, it is not enough to be limited to these roles, but it is also necessary to ask the Almighty Almighty so that the tasks carried out produce something useful. Keywords: Role of Kiai, Morals, Santri.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 10 Jan 2025 03:35
Last Modified: 10 Jan 2025 03:35
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36936

Actions (login required)

View Item View Item