ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS IV MIN 5 BANDAR LAMPUNG

ELMA, YUSTIKA (2025) ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA KURIKULUM MERDEKA DI KELAS IV MIN 5 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I, II & DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI ELMA YUSTIKA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Pentingnya kurikulum merdeka yaitu untuk memberikan ruang kreasi yang luas karena pendidik diberikan keleluasaan untuk menyusun program pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik peserta didik, meningkatkan sebuah kreativitas baik dalam tenaga kependidikan guru maupun peserta didik, mewujudkan generasi peserta didik yang mandiri dan kreatif, serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, suasana yang bahagia, dan membuat peserta didik nyaman. Pentingnya pembelajaran berdiferensiasi yaitu mampu menciptakan pembelajaran yang lebih efektif bagi peserta didik sehingga mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik. Min 5 Bandar Lampung menjadi salah satu sekolah yang sudah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada beberapa tingkatan kelas, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka di kelas IV Min 5 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang melibatkan guru kelas IV Min 5 Bandar Lampung, penelitian ini menjelaskan mengenai pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka di kelas IV Min 5 Bandar Lampung. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai pelengkap, pemeriksaan data menggunakan triangulasi teknik. Kemudian teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pembelajaran berdiferensiasi pada kurikulum merdeka di kelas IV Min 5 Bandar Lampung sudah terlaksana dengan baik, dapat dilihat dari cara pendidik melakukan tahap awal pembelajaran yang meliputi: perencanaan pembelajaran berupa perumusan CP,TP, ATP, Dan Modul Ajar. Tahap pelaksanaan meliputi: pelaksanaan asesmen diagnostik awal dari segi kognitif dan non kognitif, pelaksanaan diferensiasi konten meliputi pemanfaatan berbagai sumber atau materi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik, diferensiasi proses meliputi pemberian pertanyaan pemantik, pemberian durasi waktu, dan pemvariasian proses pembelajaran yang disesuaikan dengan gaya belajar peserta didik, dan diferensiasi produk yang didominasi dengan pemberian tes tertulis dan lisan, pemberian tugas berbasis proyek. Tahap evaluasi pendidik lakukan dengan penilaian formatif dan penilaian sumatif. Adapun hambatan atau tantangan yang dialami iii pendidik dalam mengimplementasikan pembelajaran berdiferensiasi ini adalah pada saat memanajemen waktu. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Pembelajaran Berdiferensiasi iv ABSTRACT The importance of the independent curriculum is to provide a wide creative space because educators are given the freedom to design learning programs that are in accordance with the characteristics of students, increase creativity in both teacher education personnel and students, create a generation of independent and creative students, and create enjoyable learning, a happy atmosphere, and make students comfortable. The importance of differentiated learning is being able to create more effective learning for students so that it can improve student learning outcomes. Min 5 Bandar Lampung is one of the schools that has implemented differentiated learning at several class levels, this study aims to determine differentiated learning in the independent curriculum in class IV Min 5 Bandar Lampung. This study uses a descriptive qualitative research method involving class IV teachers of Min 5 Bandar Lampung, this study explains the implementation of differentiated learning in the independent curriculum in class IV Min 5 Bandar Lampung. Data collection techniques through observation, interviews, and documentation as a complement, data examination using triangulation techniques. Then the data analysis technique uses data reduction techniques, data presentation, and drawing conclusions. Data validity test using source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The conclusion of this study is that differentiated learning in the independent curriculum in class IV Min 5 Bandar Lampung has been implemented well, as can be seen from the way educators carry out the initial stages of learning which include: learning planning in the form of formulating CP, TP, ATP, and Teaching Modules. The implementation stage includes: implementation of initial diagnostic assessments in terms of cognitive and non-cognitive, implementation of content differentiation including the use of various sources or learning materials that are adjusted to the needs of students, process differentiation including providing trigger questions, providing time duration, and varying the learning process that is adjusted to the learning style of students, and product differentiation which is dominated by giving written and oral tests, giving project-based assignments. The evaluation stage is carried out by educators with formative assessments and summative assessments. The obstacles or challenges experienced by educators in implementing this differentiated learning are when managing time. Keywords: Independent Curriculum, Differentiated Learning

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Jan 2025 08:03
Last Modified: 08 Jan 2025 08:03
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36921

Actions (login required)

View Item View Item