FADHIL, BAGUS PERMADI (2025) ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBAGIAN WARIS PADA MASYARAKAT PEKON GISTING PERMAI KECAMATAN GISTING KABUPATEN TANGGAMUS. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (8MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Hukum Islam telah mengatur sistem pembagian waris dengan bentuk sangat teratur dan adil. Kepemilikan harta bagi setiap ahli waris baik laki-laki maupun perempuan dengan cara legal. Hukum Islam juga menetapkan hak pemindahan kepemilikan seseorang yang sudah meninggal dunia kepada ahli warisnya, dari seluruh kerabat dan nasabnya, tanpa membedakan antara laki-laki dan perempuan besar atau kecil. Namun dalam praktiknya sistem pembagian waris di Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus anak bungsu atau anak terakhir mendapatkan tambahan harta waris berupa rumah pusaka. Oleh karena dapat dirumuskan permasalahannya yaitu bagaimana praktik pembagian waris pada masyarakat Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus, serta analisis hukum Islam terhadap praktik pembagian waris pada masyarakat Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Data primer diperoleh langsung dari responden mengenai pembagian harta waris anak bungsu atau anak terakhir yang mendapatkan rumah pusaka, sedangkan data sekunder diperoleh dari hasil penelitian atau olahan orang lain yang sudah menjadi bentuk buku, karya ilmiah, monografi, dan data lain menunjang penulisan skripsi ini. Semua data tersebut merupakan bahan-bahan untuk mendeskripsikan praktik pembagian waris di masyarakat Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik pembagian waris pada masyarakat Pekon Gisting Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus anak bungsu atau anak terakhir mendapatkan harta waris tambahan berupa rumah orang tua yaitu rasa kasih sayang terhadap posisi anak bungsu atau anak terakhir, rasa keadilan terhadap anak bungsu atau anak terakhir, sistem pembagian waris secara turun-temurun, pewaris ingin mengapresiasi terhadap anak bungsu atau anak terakhir. Adapun analisis hukum Islam terhadap praktik pembagian waris pada masyarakat Pekon Gisting Permai Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus yang dimana anak bungsu atau anak terakhir yang mendapatkan rumah pusaka tidak bertentangan dengan hukum Islam, karena hal ini termasuk ke dalam urf atau kebiasaan dan termasuk dalam urf shahih, karena tidak bertentangan dengan nash dan tidak mendatangkan kerusakan atau kemudharatan serta dapat mendatangkan kemaslahatan. Kata kunci: Praktik, Harta waris, Hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 07 Jan 2025 03:14 |
| Last Modified: | 07 Jan 2025 03:14 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36868 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


