MAKAR DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-MARAGHI

NIA, NOVITA (2025) MAKAR DALAM PERSPEKTIF TAFSIR AL-MARAGHI. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Awal - BAB II dan Daftar Pustaka.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of Skripsi Full.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Kata "makar" disebutkan 43 kali dalam al-Qur'an dan ditafsirkan secara beragam oleh para mufassir. Perbedaan penafsiran para dipengaruhi oleh berbagai faktor. Di sisi lain, masyarakat umum sering menghadapi kesulitan dalam memahami al-Qur'an, karena kitab-kitab tafsir yang tersedia masih sulit dijangkau dan dipahami oleh mereka. Tafsir Al-Maraghi menyoroti isu-isu yang relevan dengan kehidupan, dengan penekanan pada aspek sosial, budaya, dan kemasyarakatan, serta disusun agar dapat dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, konsep "makar" memiliki implikasi penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam konteks hukum pidana di Indonesia. Namun, interpretasi hukum mengenai makar sering kali kontroversial dan menjadi subjek perdebatan. Penelitian ini mengulas berbagai literatur dan penelitian yang membahas tentang konsep makar dalam al-Qur’an menurut perspektif Al-Maraghi dan implikasinya dalam menghadapi makar dikehidupan bernegara. Untuk menjawab permasalahan tersebut, peneliti melakukan penelitian kepustakaan atau library research, yang berpusat pada literatur dan teks kepustakaan. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap isi literatur yang relevan, baik yang berasal dari sumber data primer maupun sekunder. Dalam hal pengumpulan data, metode yang digunakan adalah pendekatan ilmu tafsir dengan metode maudhu’i, yaitu dengan mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas topik tertentu dan kemudian menafsirkannya secara tematik. Berdasarkan analisis yang diteliti, menurut Al-Maraghi, makar adalah suatu tindakan buruk yakni tipudaya secara kasat mata yang dilakukan secara sembunyi dan halus yang mengakibatkan objek tertimpa sesuatu yang tidak diinginkan. Hal tersebut berbeda dengan pendapat para ahli politik islam yang menyatalan bahwa makar adalah suatu pemberontakan terhadap pemimpin sebagaimana makar di kehidupan bernegara. Dalam menghadapi makar di kehidupan berbangsa dan bernegara, diperlukan penekanan pada pendidikan dan keadilan. Al-Maraghi menyatakan bahwa, pendidikan yang mencakup ilmu pengetahuan dan sejarah memiliki banyak manfaat, memberikan pelajaran yang berharga. Selain itu, keadilan harus diterapkan dengan persamaan hak tanpa diskriminasi. Umat Islam harus bersikap adil dan berbuat baik sebagai bentuk ketaatan kepada Allah, sedangkan ketidakadilan, kebencian, dan kemungkaran adalah bentuk kedurhakaan kepada-Nya. Kata Kunci: Makar, al-Quran, Al-Maraghi. ABSTRACK The term "makar" is mentioned 43 times in the Qur'an and has been interpreted diversely by scholars. The differences in interpretation are influenced by various factors. On the other hand, the general public often faces challenges in understanding the Qur'an because the available tafsir texts are still difficult for them to access and comprehend. Tafsir Al-Maraghi addresses issues relevant to contemporary life, emphasizing social, cultural, and community aspects, and is designed to be understandable to all segments of society. Moreover, the concept of "makar" holds significant implications in the context of national life, particularly in Indonesia's criminal law. However, legal interpretations of makar are often controversial and become subjects of debate. This research reviews various literatures and studies discussing the concept of makar in the Qur'an according to Al-Maraghi's perspective and its implications in addressing makar in the context of state governance. To address these issues, the researcher conducted a library research study focusing on literature and library texts. This research involved in-depth analysis of relevant sources, including primary and secondary data. For data collection, the method employed is a thematic interpretation (maudhu’i) approach, which involves gathering Qur'anic verses on a specific topic and interpreting them thematically. Based on the analysis, Al-Maraghi defines makar as a malicious act or deception carried out covertly and subtly, resulting in harm to the target. This differs from the views of Islamic political scholars, who interpret makar as rebellion against leadership, similar to the concept of makar in state governance. In addressing makar in national life, emphasis should be placed on education and justice. Al Maraghi emphasizes that education, encompassing knowledge and history, provides valuable lessons and benefits. Furthermore, justice must be upheld with equality and without discrimination. Muslims are commanded to act justly and do good as a form of obedience to Allah, while injustice, hatred, and wrongdoing are forms of disobedience to Him. Keywords: Makar, Qur'an, Al-Maraghi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 06 Jan 2025 04:24
Last Modified: 06 Jan 2025 04:24
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36861

Actions (login required)

View Item View Item