DWI, RAHMAWATI (2025) STRATEGI DAKWAH MAJELIS SHOLAWAT DALAM PEMBINAAN AKHLAK REMAJA DI DESA TANJUNG ANYAR, KEC WAY RATAI, PESAWARAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
ABSTRAK Strategi dakwah adalah perencanaan sikap untuk melakukan pembinaan akhlak remaja di majelis sholawat di desa tanjung anyar, kec way ratai, pesawaran. Penyampaian dakwah pada remaja dalam pembinaan akhlak tersebut ternyata memiliki karakter di banggakan, dan ternyata tergabung dalam majelis sholawat nurul kafi‟ah, dengan itu di perlukan strategi yang tepat agar dakwah yang di sampaikan dapat di terima oleh remaja majelis sholawat nurul kafi‟ah yang lainnya. Hal ini tentu akan berdampak kepada perkembangan prilaku dan akhlak remaja kedepanya yang menyebabkan hubungan sosial mereka tidak terkondikan.Menanggapi hal tersebut keberadaan majelis sholawat nurul kafi‟ah mengupayakan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai ajaran islam, serta pembinaan akhlak remaja melalui kegiatan-kegiatan positif dengan harapan agar para remaja dapat memahami dan mengamalkan sesuai dengan tuntunan syariat islam. Jenis penelitian yang digunakan penulis merupakan penelitian kualitatif, dengan sifat penelitian deskriptif guna memberikan gambaran dan penjelasan terhadap suatu masalah atau peristiwa yang diteliti. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder.Tekhnik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik penelitian lapangan (Field Research). Adapun metode penelitian yang Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : Apa Saja Strategi Dakwah Yang Digunakan Oleh Majelis Sholawat Dalam Pembinaan Akhlak Remaja Di Desa Tanjung Anyar, Kec Way Ratai, Pesawaran?. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk strategi dakwah yang digunakan majelis sholawat Nurul Kafi‟ah dalam pembinaan akhlak remaja di desa tanjung anyar, kec way ratai, pesawaran. digunakan untuk melengkapi penelitian ini adalah dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dimana yang menjadi sampel berjumlah 7 orang dengan 1 orang pelatih majelis Sholawat Nurul Kafi‟ah dan dan 6 orang remaja. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan peneliti di majelis sholawat Nurul Kafi‟ah di desa Tanjung Anyar, Kec Way Ratai, Pesawaran. Dari hasil penelitian dilapangan peneliti mengetahui bahwa strategi yang digunakan majelis sholwat Nurul Kafi‟ah di desa Tanjung Anyar menggunakan 2 strategi dakwah yaitu yang pertama strategi pendidikan atau strategi taklim. Dengan adanya majelis sholawat ini remaja mendukung kegiatan positif tersebut, karena majelis sholawat mulai ada perubahan, dan ternyata tergabung dalam majelis sholawat Nurul Kafi‟ah, seperti dulunya anak remaja sering nongkrong tidak jelas, tetapi dengan adanya perkumpulan majelis sholawat ini dengan kegiatan kajian islam dan diskusi akhlak yang dilaksanakan pada malam minggu sehabis sholat isya, selain itu juga sering menggundang ustad-ustad untuk menyampaikan kajian-kajian ceramah, sehingga remaja majelis sholawat lebih membaik akhlaknya walaupun belum maksimal. Yang kedua yaitu strategi kesenian dan budaya, dimana Kegiatan Majelis Shalawat di Desa Tanjung Anyar ini dengan menggunakan strategi seni dan budaya, seperti hadrohan dan pembacaan sholawat di laksanakan malam kamis sehabis sholat isya. Di majelis sholawat terdapat kesenian hadroh, karena shalawat merupakan hal yang paling utama dalam rangkaian kegiatan penyampaian strategi dakwah, hal ini di buktikan dengan adanya tanggapan atau penilaian remaja terkait kesenian hadroh. Strategi ini dilakukan selama ini berjalan dengan baik, dan terjadi perubahan di dalam kehidupan remaja majelis sholawat di desa tanjung anyar, kec way ratai, pesawaran. Kata Kunci : Strategi Dakwah, Remaja, Dan Akhlak. ABSTRACT The strategy of preaching is planning an attitude to carry out moral development of adolescents in the sholawat assembly in Tanjung Anyar Village, Way Ratai District, Pesawaran. The delivery of preaching to adolescents in moral development turned out to have a proud character, and it turned out to be included in the Nurul Kafi'ah sholawat assembly, with that the right strategy is needed so that the preaching delivered can be accepted by other adolescents of the Nurul Kafi'ah sholawat assembly. This will certainly have an impact on the development of adolescent behavior and morals in the future which causes their social relationships to be unconditioned. Responding to this, the existence of the Nurul Kafi'ah sholawat assembly seeks to provide basic knowledge about Islamic teachings, as well as the development of adolescent morals through positive activities with the hope that adolescents can understand and practice according to the guidance of Islamic law. The type of research used by the author is qualitative research, with a descriptive research nature in order to provide a description and explanation of a problem or event being studied. The data sources used in this study are primary data sources and secondary data sources. The data collection technique used in this study is the Field Research technique. The research method that The formulation of the problem in this study is: What are the Preaching Strategies Used by the Sholawat Assembly in Fostering the Morals of Adolescents in Tanjung Anyar Village, Way Ratai District, Pesawaran? The purpose of this study is to determine the form of preaching strategies used by the Nurul Kafi'ah Sholawat Assembly in fostering the morals of adolescents in Tanjung Anyar Village, Way Ratai District, Pesawaran. Used to complete this study is the observation, interview, and documentation methods. The sample used in this study used purposive sampling where the sample was 7 people with 1 trainer of the Nurul Kafi'ah Sholawat Assembly and 6 teenagers. Based on the research that has been conducted by researchers at the Nurul Kafi'ah Sholawat Assembly in Tanjung Anyar Village, Way Ratai District, Pesawaran. From the results of the research in the field, the researcher found that the strategy used by the Nurul Kafi'ah sholwat assembly in Tanjung Anyar village used 2 da'wah strategies, namely the first educational strategy or taklim strategy. With the existence of this sholawat assembly, teenagers support these positive activities, because the sholawat assembly began to change, and it turned out to be included in the Nurul Kafi'ah sholawat assembly, like in the past teenagers often hung out unclearly, but with the existence of this sholawat assembly with Islamic study activities and moral discussions held on Saturday nights after the Isha prayer, besides that they also often invite ustads to deliver lectures, so that the teenagers of the sholawat assembly have improved their morals even though they are not yet optimal. The second is the arts and culture strategy, where the Shalawat Assembly Activities in Tanjung Anyar Village use arts and culture strategies, such as hadrohan and reading of sholawat held on Thursday nights after the Isha prayer. In the sholawat assembly there is hadroh art, because shalawat is the most important thing in a series of activities to convey the strategy of preaching, this is proven by the response or assessment of teenagers related to the art of hadroh. This strategy has been carried out well so far, and there have been changes in the lives of teenagers in the sholawat assembly in Tanjung Anyar Village, Way Ratai District, Pesawaran. Keywords: Preaching Strategy, Teenagers, and Morals.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 02 Jan 2025 03:45 |
| Last Modified: | 02 Jan 2025 03:45 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36838 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


