TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELANGGARAN TAKLIK TALAK SEBAGAI ALASAN PUTUSNYA PERKAWINAN (Studi Putusan Perkara No.1311/PDT.G/2021/PA.TKN)

MUHAMMAD, JAYA RAMADANI (2024) TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PELANGGARAN TAKLIK TALAK SEBAGAI ALASAN PUTUSNYA PERKAWINAN (Studi Putusan Perkara No.1311/PDT.G/2021/PA.TKN). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Skripsi 1-2.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of Skripsi M. Jaya HKI(1).pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Taklik talak ialah suatu perjanjian yang diucapkan oleh pembelai pria setelah proses akad nikah yang dimana telah dicantumkan di dalam akta nikah berupa talak yang digantungkan untuk melindungi istri dari kesewenangan suami yang mungkin terjadi pada masa yang akan mendatang. Dengan adanya taklik talak istri dapat mengajukan permohonan cerai ke pengadilan agama dengan alasan suami melanggar taklik talak. Berdasarkan latar belakang terdapat beberapa rumusan masalah diantaranya adalah bagaimana proses pembuktian pelanggaran taklik talak pada perkara No.1311/Pdt.G/2021/PA.Tnk di Pengadilan Agama Tanjung Karang? dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap proses pembuktian pelanggaran taklik talak dalam putusan perkara No. 1311/Pdt.G/2021/PA.Tnk di Pengadilan Agama Tanjung Karang? Penelitian ini termasuk dalam metode penelitian kualitatif dengan penelitian lapangan (field research). Pada pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara (interview), dan dokumentasi. Ada 2 jenis data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu data primer merupakan sumber data penelitian yang di peroleh secara langsung data sumber asli dan data sekunder diperoleh dari berbagai sumber buku-buku dan literatur tentang perkawinan, arsip-arsip dan dokumen. Pengadilan Tanjung Karang dalam menangani kasus perkara nomor 1131/Pdt.G/2021/PA.Tnk di backup oleh komplikasi hukum Islam dengan pasal 116 huruf G merupakan suatu Pengadilan yang taklik talak sebagai alasan penceraian yaitu suami melanggar sighat taklik talak. Namun dalam kenyataaan banyak para suami melanggar sighat taklik talak. Akibat hukum dari pelanggaran taklik talak telah menyebabkan terjadinya perceraian, akibat hukum terhadap pemeliharaan anak, dan berakibat hukum biaya hidup anak. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat diperoleh kesimpulan bahwa pelanggaran taklik talak sebagai alasan putusnya perkawinan sudah terjadi di tahun 2021 pelanggaran tersebut dapat dijadikan alasan oleh istri untuk mengajukan tuntutan perceraian kepada Pengadilan Agama. Begitu pula menurut ketua Pengadilan Agama Kelas 1A Tanjung Karang Pusat pelanggaran pelanggaran-pelanggaran yang telah di ucapkan oleh suaminya tentang siqhot taklik talak itu, maka dia bisa mengajukan ke Pengadilan Agama dengan di backup dengan alasan-alasan oleh komplikasi hukum Islam dengan pasal 116 huruf G tentang Peralihan Agama atau murtad menyebabkan ketidak rukunan dalam rumah tangga. Kata Kunci:Taklik Talak, Perceraian, Putusan Pengadilan. ABSTRACT Taklik talak is an agreement pronounced by the male defender after the marriage contract process which has been included in the marriage certificate in the form of a suspended divorce to protect the wife from the husband's abuses that may occur in the future. With the taklik talak, the wife can apply for divorce to the religious court on the grounds that the husband violated the taklik talak. Based on the background, there are several problem formulations, including how is the process of proving the violation of taklik talak in case No.1311/Pdt.G/2021/PA.Tnk at the Tanjung Karang Religious Court? and what is the Islamic law review of the process of proving the violation of taklik talak in the decision of case no. 1311/Pdt.G/2021/PA.Tnk at the Tanjung Karang Religious Court? This research is included in the qualitative research method with field research. Data collection includes: observation, interviews and documentation. There are 2 types of data that researchers use in this research, namely primary data is a source of research data obtained directly from original source data and secondary data obtained from various sources, books and literature about marriage, archives and documents. In the Tanjung Karang Court, in handling case number 1131/Pdt.G/2021/PA.Tnk, it was backed up by complications of Islamic law with article 116 letter G, which is a court that accepts taklik talak as a reason for divorce, namely that the husband violates the sighat taklik talak. However, in reality, many husbands violate the sighat of taklik talak. The legal consequences of violating the divorce agreement have resulted in divorce, legal consequences for child maintenance, and legal consequences for children's living expenses. Based on the results of the research that has been carried out, it can be concluded that the violation of taklik talak as a reason for the dissolution of a marriage has occurred in 2021. This violation can be used as a reason for the wife to file a divorce suit with the religious court. Likewise, according to the chairman of the Class 1A Religious Court of Tanjung Karang Pusat, the violations that have been stated by her husband regarding the siqhot taklik talak, then she can submit it to the religious court with the backup of reasons for complications of Islamic law with article 116 letter G. about religious conversion or apostasy causes disharmony in the household. Keywords:Taklik Talak, Divorce, Court Decision.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Divisions: Fakultas Syariah > Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah (Hukum Keluarga)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 30 Dec 2024 04:14
Last Modified: 30 Dec 2024 04:14
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36803

Actions (login required)

View Item View Item