SEPTIANI, MUHAR (2024) PENGGUNAAN DANA MASJID UNTUK OPERASIONAL QURBAN DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM (Studi Masjid As-Syuhada Desa Sukamenanti Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (6MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
ABSTRAK Dana yang dimiliki masjid tujuannya untuk melakukan proses kemakmuran masjid. Biasanya sumber dana masjid berasal dari donatur, kotak amal, infaq, shadaqah, zakat, wakaf, bahkan ada juga yang dari pemerintah. Maka dari itu, potensi yang cukup besar dalam upaya pengembangan dana masjid sebagai langkah memakmurkan masjid serta memberdayakan masyarakat juga akan semakin baik. Metode dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian kualitatif dengan sifat deskriptif analisis. Untuk mendapatkan data yang valid, penulis menggunakan beberapa metode pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Sumber sata penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer yang peneliti dapatkan dari hasil wawancara pihak yang bersangkutan dengan Penggunaan Dana Masjid untuk operasioal qurban tersebut serta data sekunder yang peneliti dapatkan berupa dokumen-dokumen, buku catatan dan sebagainya. Hasil penelitian ini yaitu Pelaksanaan penyembelihan hewan qurban yang dilakukan warga Desa Sukamenanti sudah menjadi kebiasaan mereka dilakukan setiap tahun pada saat idul Adha di halaman masjid As-Syuhada. Pengurus masjid akan menerima setiap orang warga desa yang ingin mengurbankan kambing atau sapinya untuk disembelihkan dimasjid As-Syuhada Desa Sukamenanti. Dalam tinjauan hukum Islam dana masjid yang digunakan untuk operasional qurban di masjid As-Syuhada Desa Sukamenanti Kecamatan Bukit Kemuning Kabupaten Lampung Utara ini belum sesuai dengan hukum Islam karena seharusnya dana masjid adalah untuk kepentingan masjid dan kemaslatan umat. Sedangkan untuk digunakan operasional qurban bukan menjadi bagian dari kepentingan masjid. Dimana bahwa qurban yang dilakukan adalah untuk pribadi atau atas nama-nama perseorangan bukan masjid, sehingga seharusnya dana untuk kebutuhan operasional plastik, kopi, gula serta makanan para panitia bukanlah termasuk kedalam urusan masjid, melainkan seharusnya panitia meminta sumbagan kepada pihak yang berqurban untuk adanya biaya operasional qurban yang akan dilakukan. Kata Kunci : Dana Masjid, Operasional Qurban, Tinjauan Hukum Islam. ABSTRACT The aim of the funds owned by the mosque is to carry out the process of prospering the mosque. Usually the source of mosque funds comes from donors, charity boxes, infaq, sadaqah, zakat, waqf, and some even come from the government. Therefore, there is quite a large potential in efforts to develop mosque funds as a step to make the mosque prosperous and empower the community, which will also get better. In this research method, the author uses qualitative research with descriptive analysis. To obtain valid data, the author used several data collection methods, namely interviews and documentation. There are two sources for this research, namely primary data sources that researchers obtained from interviews with parties concerned with the use of mosque funds for qurban operations and secondary data that researchers obtained in the form of documents, notebooks and so on. The results of this research are that the slaughter of sacrificial animals carried out by residents of Sukamenanti Village has become their habit, which is carried out every year during Eid al-Adha in the courtyard of the As-Syuhada mosque. The mosque management will accept every villager who wants to sacrifice their goat or cow to be slaughtered at the As-Syuhada mosque in Sukamenanti Village. In reviewing Islamic law, mosque funds used for qurban operations at the As-Syuhada mosque in Sukamenanti Village, Bukit Kemuning District, North Lampung Regency are not in accordance with Islamic law because mosque funds should be for the benefit of the mosque and the welfare of the people. Meanwhile, the operational use of qurban is not part of the mosque's interests. Where the sacrifices carried out are for individuals or in the names of individuals, not the mosque, so the funds for the operational needs of plastic, coffee, sugar and food for the committee are not included in the mosque's affairs, but the committee should ask for donations from those who sacrifice for the costs. qurban operations that will be carried out. Keywords: Mosque Funds, Qurban Operations, Review of Islamic Law.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 20 Dec 2024 04:03 |
| Last Modified: | 20 Dec 2024 04:03 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36706 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


