MUHAMMAD, GUSTI P (2024) TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH TENTANG LELANG PELANGGAN DALAM OJEK ONLINE (Studi pada Maxim Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (4MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (8MB) |
Abstract
ABSTRAK Praktik jual beli yang kita kenal merupakan kegiatan yang mana saling bertukar antara barang dengan jasa, barang dengan uang dan lain sebagainya sesuai dengan keinginan keduabelah pihak yang melakukan transaksidalam hal ini penulis mencoba mengkaji tentang tinjauan hukum Islam dalam praktik lelang pelanggan dalam ojek online studi pada maxim Bandar lampung. dalam hal ini aplikasi maxim sebagai penyedia jasa transportasi juga menerapkan sistem jual beli yaitu lelang pelanggan yang mana dapat di akses oleh driver yang melakukan bid, perbedaan dari sistem yang biasa adalah ada akad ganda di dalam maxim ini yang kemudian dapat merugikan sebagian golongan driver yang notabene nya memiliki keterbatasan biaya dalam melakukan pekerjaan nya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana tinjauan hukum Islam tentang lelang pelanggan dalam ojek online studi pada maxim Bandar lampung. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang praktik lelang pelanggan dalam ojek online dan tinjauan hukum Islam tentang lelang pelanggan dala ojek online Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengkaji dan menganalisis praktik pelanggan dala ojek online pada maxim Bandar lampung dan untuk mengetahui tinjauan hukum islam terhadap lelang pelanggan dala mojek online. Jenis penelitian ini adalah field research yaitu penelitian langsung di lapangan yang dengan tujuan dapat mengetahui kondisi langsung di lapangan sehingga mendapatkan informasi yang sesuai. Metode pengumpulan data yaitu wawancara, observatif dan dokumentasi. Analisis data Hasil penelitian praktik lelang pelanggan dalam ojek online studi pada maxim Bandar lampung ini adanya kerugian salah satu pihak yang melakukan pekerjaan dan adanya akad ganda dalam satu transaksi yaitu jual beli dan jasa, dalam Islam dilarang untuk melakukan akad ganda atau akad yang tidak jelas dalam bertransaksi, dalam asas ekonomi juga dijelaskan bahwa kita dilarang untuk merugikan orang lain dan berbuat curang. Atas asa tersebut akad ini tidak sah dan tidak sesuai dengan prinsip yang ada pada muamalah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 18 Dec 2024 02:58 |
| Last Modified: | 18 Dec 2024 02:58 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36642 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


