MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) DI TK HARAPAN IBU, BANDAR LAMPUNG

SUCI, SYAFITRI (2024) MENINGKATKAN KEMAMPUAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) DI TK HARAPAN IBU, BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB I, II & DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI SUCI SYAFITRI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan sosial emosional anak usia dini pada kelompok B di TK Harapan Ibu Bandar Lampung. Kemampuan sosial emosional yang meliputi keterampilan dalam berinteraksi dengan orang lain, mengenali dan mengelola emosi, serta beradaptasi dalam lingkungan sosial sangat penting bagi perkembangan anak usia dini. Pada kenyataannya, banyak anak di kelompok usia ini yang masih mengalami kesulitan dalam menunjukkan empati, berkomunikasi secara efektif, dan mengelola emosi mereka dalam berbagai situasi. Hal ini dapat berdampak negatif pada perkembangan hubungan sosial anak, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi perkembangan kemampuan sosial emosional anak setelah mereka terlibat dalam kegiatan bermain peran. Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, anak-anak akan menjadi lebih percaya diri dalam bersosialisasi, mampu mengontrol emosi mereka dengan lebih baik, dan menunjukkan perilaku yang lebih positif dalam lingkungan sosial. Metode yang digunakan adalah Classroom Action Research atau penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan, pelaksaan, observasi, refleksi. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, yakni siklus I dan siklus II, terdiri dari atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri dari 7 anak di kelompok B. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan bermain peran efektif dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional anak. Pada siklus I, kemampuan sosial emosional anak meningkat menjadi 5 anak (71,43%) dalam kategori "Mulai Berkembang". Pada siklus II, kemampuan anak semakin meningkat menjadi 6 anak (85,71%) dalam kategori "Berkembang Sangat Baik". Melalui kegiatan bermain peran, anak-anak belajar berinteraksi, memahami emosi, dan mengembangkan keterampilan sosial yang penting. bermain peran adalah metode yang efektif dalam mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini, menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan, serta mendukung perkembangan interaksi sosial dan pengelolaan emosi anak di TK Harapan Ibu Bandar Lampung. Kata Kunci: Bermain Peran, Sosial Emosional, Anak Usia Dini iii ABSTRACT This research was prompted by the low social-emotional skills observed in early childhood children in Group B at Harapan Ibu Kindergarten, Bandar Lampung. Social-emotional skills, which encompass the ability to interact with others, recognize and manage emotions, and adapt to social environments, are crucial for the development of young children. However, many children in this age group still struggle to demonstrate empathy, communicate effectively, and manage their emotions in various situations. These difficulties can negatively affect their social relationships, both in school settings and daily life. The primary goal of this research was to assess the improvement in social-emotional skills among these children following their participation in role-playing activities. The hypothesis was that such activities would boost children’s confidence in social settings, enhance their emotional regulation, and promote more positive social behaviors. The method employed is Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, implementation, observation, and reflection. This study involved two cycles, namely Cycle I and Cycle II, with each cycle consisting of four sessions. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. The results indicated that role-playing activities were effective in improving children’s social-emotional skills. In Cycle I, the children’s social-emotional abilities increased to 71.43% in the “Starting to Develop” category. In Cycle II, their abilities further improved to 85.71% in the “Developed Very Well” category. Through role-playing, children learned to interact, understand emotions, and develop essential social skills. Role-playing proved to be an effective method for enhancing the social-emotional skills of early childhood children, creating an enjoyable learning environment, and supporting the development of social interaction and emotional management at Harapan Ibu Kindergarten, Bandar Lampung. Keywords: Role-Playing, Social-Emotional, Early Childhood

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 17 Dec 2024 03:48
Last Modified: 17 Dec 2024 03:48
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36631

Actions (login required)

View Item View Item