ISNU, AZHARYUDA (2024) IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN LAMPUNG UTARA PASAL 27 (c) NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DAN LEMBAGA KEMASYARAKATAN DI DESA PERSPEKTIF SIYA<SAH TANFI<Z|IYYAH SYAR‘IYYAH (Studi di Desa Tanah Abang Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (5MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
ABSTRAK Salah satu tugas LPM yang tertuang dalam Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Utara Pasal 27 (c) Nomor 7 Tahun 2016 tentang Badan Permusyawaratan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan yaitu menggerakkan dan mengembangkan partisipasi gotong royong serta swadaya masyarakat. Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Utara Pasal 27 (c) Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Badan Permusyawaaan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan di Desa Tanah Abang Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara? Dan bagaimana Implementasi Peraturan Daerah tersebut berdasarkan Perspektif Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar‘iyyah?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasai Peraturan Daerah Kabupaten Lampung Utara Pasal 27 (c) Nomor 7 Tahun 2016 Tentang Badan Permusyawaaan Desa dan Lembaga Kemasyarakatan di Desa Tanah Abang Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara dan untuk mengetahui bagaimana Implementasi Peraturan Daerah tersebut berdasarkan Perspektif Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar‘iyyah Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research), dan sifat penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah jenis data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu editing dan sistematika data, kemudian data dianalisis dengan metode kualitatif dan deskriptif dengan kerangka berfikir secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksaan tugas LPM dalam menggerakkan dan mengembangkan partisipasi gotong royong serta swadaya masyarakat di Desa Tanah Abang Kecamatan Bunga Mayang Kabupaten Lampung Utara sudah berjalan tetapi belum maksimal. Hal ini disebabkan oleh kecemburuan sosial di tengah masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan sosial sehingga masyarakat tidak mau ikut kegiatan gotong royong, kurangnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan, kurangnya pengetahuan dan pemahaman Masyarakat terhadap peraturan Daerah Kabupaten Lampung Utara Nomor 7 Tahun 2016 serta kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap LPM dan tugas LPM. Sementara itu dalam perspektif Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar‘iyyah terhadap implementasi tugas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat dalam menggerakkan dan mengembangkan partisipasi gotong royong dan swadaya masyarakat sudah sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar‘iyyah. Hal ini dibuktikan dengan LPM yang sudah sepenuhnya mengikuti konsep al-adalah dan amanah yang terdapat dalam tugas u>lil amri. Kata Kunci : Pelaksanaan Tugas LPM, Gotong Royong. ABSTRACT One of the tasks of LPM as stated in the North Lampung Regency Regional Regulations Article 27 (c) Number 7 of 2016 concerning Village Consultative Bodies and Community Institutions is to mobilize and develop mutual cooperation participation and community self-help. Based on this background, the problem formulation in this research is how to implement North Lampung Regency Regional Regulations Article 27 (c) Number 7 of 2016 concerning Village Consultative Bodies and Community Institutions in Tanah Abang Village, Bunga Mayang District, North Lampung Regency? And how is the implementation of these regional regulations based on the Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar‘iyyah perspective? The aim of this research is to find out how the North Lampung Regency Regional Regulations are implemented Article 27 (c) Number 7 of 2016 concerning Village Consultative Bodies and Community Institutions in Tanah Abang Village, Bunga Mayang District, North Lampung Regency and to find out how to implement these Regional Regulations based on Perspective Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar‘iyyah. This type of research uses field research, and the nature of this research is descriptive qualitative. The data sources used are primary and secondary data types. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. Data processing techniques are editing and systematic data, then the data is analyzed using qualitative and descriptive methods with a deductive and inductive thinking framework. The results of the research show that the implementation of LPM duties in mobilizing and developing mutual cooperation participation and community self-help in Tanah Abang Village, Bunga Mayang District, North Lampung Regency has been running but has not been optimal. This is caused by social jealousy among people who do not receive social assistance so that people do not want to take part in mutual cooperation activities, lack of public awareness about environmental cleanliness, lack of public knowledge and understanding of North Lampung Regency Regional Regulation Number 7 of 2016 as well as the lack of public knowledge of LPM and LPM duties. Meanwhile, from the perspective of Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar'iyyah, the implementation of the tasks of Community Empowerment Institutions in mobilizing and developing mutual cooperation participation and community self-help is in accordance with the values contained in Siya>sah Tanfīz\iyyah Syar'iyyah. This is proven by the LPM which has fully followed the concept of al adalah and mandate contained in the duties of u>lil amri. Keywords: Implementation of LPM Duties, Mutual Cooperation.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 17 Dec 2024 02:34 |
| Last Modified: | 17 Dec 2024 02:34 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


