IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG

Rima, Azzahra (2024) IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DALAM MEMBENTUK PROFIL PELAJAR PANCASILA PADA MATA PELAJARAN PAI KELAS VIII DI SMP NEGERI 4 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (5MB)
[thumbnail of Skripsi Rima Azzahra.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Pergantian Kurikulum K13 menjadi Kurikulum Merdeka merupakan salah satu perubahan signifikan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Banyak sekolah telah diadopsi Kurikulum Merdeka dalam proses pendidikan mereka, salah satunya yaitu SMPN 4 Bandar Lampung sebagai sekolah penggerak yang dianjurkan untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengatahui perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Kurikulum Merdeka di SMPN 4 Bandar Lampung. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengumpulkan data yang bersifat naratif dari sumber primer dan sekunder. Proses pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data tersebut dianalisis secara deskriptif menggunakan konsep Miles dan Huberman, berupa reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion and verification). Pendekatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang bagaimana perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Kurikulum Merdeka di SMPN 4 Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PAI di SMPN 4 Bandar Lampung melibatkan tiga tahap penting: perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam perencanaan, guru melakukan pemetaan awal siswa untuk menilai kemampuan mereka, dan kemudian menyesuaikan strategi pengajaran sesuai dengan pemahaman siswa terhadap materi. Selain itu, guru-guru juga dipersiapkan melalui pelaksanaan In House Training (IHT). Dalam pelaksanaan, Guru menggunakan beragam metode pengajaran, seperti diskusi, teknologi, studi kasus, dan simulasi, serta mempersiapkan media pembelajaran sesuai dengan karakteristik siswa. Evaluasi mencakup penilaian pengetahuan dengan tes lisan dan soal, penilaian keterampilan dengan praktek dan presentasi menggunakan rubrik penilaian observasi, serta penilaian sikap melalui jurnal dan penilaian diri. Proses ini memungkinkan sekolah menciptakan pengalaman pembelajaran yang beragam dan mendukung perkembangan siswa dalam mata pelajaran PAI. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka, Pembelajaran, Pendidikan Agama Islam iv ABSTRACT The change from the K13 Curriculum to the Independent Curriculum is a significant change in the education system in Indonesia. Many schools have adopted the Merdeka Curriculum in their education process, one of which is SMPN 4 Bandar Lampung as a driving school that is recommended to implement the Merdeka Curriculum. The aim of this research is to understand the planning, implementation and evaluation of the Independent Curriculum at SMPN 4 Bandar Lampung. Descriptive qualitative research methods were used to collect narrative data from primary and secondary sources. The data collection process uses interview, observation and documentation techniques. The data was analyzed descriptively using the Miles and Huberman concept, in the form of data reduction, data display, conclusion and verification. This approach aims to provide a comprehensive picture of how the Independent Curriculum is planned, implemented and evaluated at SMPN 4 Bandar Lampung. The research result indicate that the implementation of the Merdeka Curriculum in the subject of Islamic Education (PAI) at SMPN 4 Bandar Lampung involves three essential stages: planning, execution, and evaluation. In the planning phase, teachers conduct an initial assessment of students to gauge their abilities and then adapt their teaching strategies based on the students' comprehension of the subject matter. Furthermore, teachers are also prepared through In House Training (IHT). During the execution phase, teachers employ various teaching methods, such as discussions, projects, technology utilization, case studies, and simulations, while also preparing learning materials in line with the students' characteristics The evaluation process encompasses assessing knowledge through oral and written tests, evaluating skills through practical exercises and presentations using observation assessment rubrics, and appraising attitudes through journal entries and self-assessments. This process allows the school to create a diverse and supportive learning experience that aids in students' development in the field of Islamic Education. Keywords: Independent Curriculum, Learning, Islamic Religious Education.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 12 Dec 2024 03:13
Last Modified: 12 Dec 2024 03:13
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36561

Actions (login required)

View Item View Item