Nesa, Aqila (2024) PESAN DAKWAH DALAM MEMBANGUN KELUARGA SAKINAH PADA TRADISI TETAPOL DI PEKON BUAY NYERUPA KECAMATAN SUKAU LAMPUNG BARAT. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Tradisi tetapol dilakukan sesuai dengan pedoman yang dilakukan oleh tetuha adat dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antara keluarga kedua belah pihak setelah melakukan penikahan. Masyarakat di Pekon Buay Nyerupa kental akan tradisi. Namun seiring berkembangnya zaman tradisi tetapol sudah jarang dilakukan. Masyarakat Pekon Buay Nyerupa yang telah melaksanakan tradisi tetapol masih ditemukan pasangan yang belum dikatakan sakinah hal ini karena faktor dari individu masing-masing dan faktor lingkungan. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apa saja pesan dakwah dalam membangun keluarga sakinah pada tradisi tetapol di Pekon Buay Nyerupa dan apa faktor pendorong dan penghambat pesan dakwah dalam membangun keluarga sakinah pada tradisi tetapol di Pekon Buay Nyerupa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, teknik observasi, dan teknik dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini ada dua yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Data primer dalam penelitian ini diperoleh dari tokoh adat dan masyarakat Pekon Buay Nyerupa. Sedangkan, data sekunder diperoleh dari dokumen tertulis yaitu buku, jurnal dan teori pendukung. Berdasarkan hasil penelitian maka temuan lapangan penelitian ini Pesan dakwah dalam tradisi tetapol terdapat nilai-nilai Islam yaitu nilai silaturahmi, nilai kesejahteraan dan nilai berbakti kepada orang tua. Nilai silaturahmi dapat dilihat dari prosesi tradisi tetapol yaitu dimulai dari tetuhani adat (orang yang sudah tua yang membidangi masalah adat). Pesan dakwah pada tradisi tetapol memiliki pengaruh terhadap pembentukan keluarga sakinah bagi pasangan yang beru menikah, karena dalam tradisi tetapol bagi pasangan yang memiliki ilmu dan pengetahuan bisa membentuk keluarga yang sakinah seperti bagaimana cara menjadi suami dan istri yang benar, bagaimana cara berbicara dan bergaul dalam kehidupan keluarga. Faktor pendukung dan penghambat pesan dakwah dalam membangun keluarga sakinah pada tradisi tetapol di Pekon Buay Nyerupa adalah: (a) faktor pendukungnya: (1) adanya kerja sama para tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat untuk menghadiri tradisi tetapol (2) tokoh adat atau juru bicara yang profesional (3) adanya kesepakatan dalam memenuhi syarat tetapol. (b) faktor penghambatnya: (1) pengaruh latar belakang pendidikan kedua pengantin (2) pengaruh keluarga yang tidak bisa membimbing (3) pengaruh lingkungan yang tidak memahami makna tetapol Kata Kunci: Pesan Dakwah, Keluarga Sakinah, Tetapol. ABSTRACT The tapiol tradition is carried out in accordance with the guidelines carried out by traditional elders with the aim of strengthening the ties between the families of both parties after the wedding. The people in Pekon Buay Nyerupa are steeped in tradition. However, as time goes by, the tapiol tradition is rarely practiced. The Pekon Buay Nyerupa community, which has carried out the tapiol tradition, still finds couples who are not yet considered sakinah, this is due to individual factors and environmental factors. The formulation of the problem in this research is what are the da'wah messages in building a sakinah family in the tapiol tradition in Pekon Buay Nyerupa and what are the encouraging and inhibiting factors for the da'wah message in building a sakinah family in the tapiol tradition in Pekon Buay Nyerupa. This type of research is field research, using a descriptive qualitative approach. Data collection techniques use interview techniques, observation techniques, and documentation techniques. There are two data sources in this research, namely primary data sources and secondary data sources. Primary data in this research was obtained from traditional leaders and the Pekon Buay Nyerupa community. Meanwhile, secondary data was obtained from written documents, namely books, journals and supporting theories. Based on the research results, the findings of this research field are that the da'wah message in the Tapiol tradition contains Islamic values, namely the value of friendship, the value of prosperity and the value of filial piety to parents. The value of friendship can be seen from the traditional procession of tapiol, which starts with tetuhani adat (old people who are in charge of traditional issues). The preaching message in the tapiol tradition has an influence on the formation of a sakinah family for newly married couples, because in the tapiol tradition, couples who have knowledge and knowledge can form a sakinah family, such as how to be a correct husband and wife, how to talk and get along in life. family. Supporting and inhibiting factors for the message of da'wah in building a sakinah family in the tapiol tradition in Pekon Buay Nyerupa are: (a) supporting factors: (1) the cooperation of traditional leaders, religious leaders and the community to attend the tapiol tradition (2) traditional leaders or interpreters speak professionally (3) there is an agreement in fulfilling the permanent requirements. (b) inhibiting factors: (1) the influence of the educational background of the bride and groom (2) the influence of the family who cannot guide (3) the influence of the environment which does not understand the meaning of tapiol Keywords: Da'wah Message, Sakinah Family, Tapiol.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Divisions: | Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 04 Dec 2024 06:44 |
| Last Modified: | 04 Dec 2024 06:44 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36449 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


