IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI MTsN 1 BANDAR LAMPUNG

Marisa, Ayu Cahyani (2024) IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR DI MTsN 1 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI 1-2.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI MARISA AYU CAHYANI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang penulis temukan terdapat pembelajaran tidak monoton, guru juga bisa menempatkan diri sebagai fasilitator yang memungkinkan siswa untuk eksplorasi dan memilih target pembelajaran mereka sendiri. membebaskan murid dalam memilih kemampuannya masing-masing, tentu saja ini bertujuan untuk menambah motivasi belajar murid dan mengasah kemampuan dalam diri murid. Oleh karena itu, penulis berusaha mencari keunikan keunikan dan informasi terkait implementasi Kurikulum Merdeka belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung. Jenis penilitian yang digunakan dalam penilitian ini deskriptif kualitatif, dimana yang menjadi subjek adalah wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian data yang sudah diperoleh dianalisis dengan penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan triangulasi yang digunakan untuk mengecek data, penulis menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Perencanaan Kurikulum Merdeka belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung sudah terlaksana, hal ini dibuktikan dengan dibentuknya KOM oleh tim kurikulum. 2) Penggunaan dan Persiapan Kurikulum Merdeka Belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung melalui pembuatan modul ajar yang komprehensif yang mencakup langkah-langkah pembelajaran, tujuan pembelajaran, alur pembelajaran, dan diagnosa siswa untuk menyesuaikan pendekatan pembelajaran dengan kebutuhan individu siswa. 3) Penerapan Kurikulum Merdeka belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung beberapa guru telah menyesuaikan metode pembelajaran untuk memenuhi kebutuhan individual siswa dalam berbagai keterampilan seperti menulis, membaca, dan berbicara, menggunakan alat seperti vlog, buku, dan media sosial. 4) Penilaian Kurikulum Merdeka belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung menggunakan penilaian sumatif yang bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana siswa telah mencapai tujuan pembelajaran atau Capaian ii 3 Pembelajaran (CP). 5) Evaluasi Kurikulum Merdeka belajar di MTs Negeri 1 Bandar Lampung dengan mengadakan workshop rutin setiap 3 bulan sekali untuk mendukung pengembangan guru-guru. Sekolah mengarahkan guru-guru untuk menggunakan platform pendidikan digital, seperti pintar.id yang disediakan oleh Kementerian Agama. Kata Kunci: Kurikulum Merdeka Belajar iii 4 ABSTRACT The problem that the author found is that learning is not monotonous, teachers can also position themselves as facilitators who allow students to explore and choose their own learning targets. freeing students to choose their own abilities, of course this aims to increase students' learning motivation and hone students' abilities. Therefore, the author tries to look for unique things and information related to the implementation of the Independent Learning Curriculum at MTs Negeri 1 Bandar Lampung. This research aims to describe the implementation of the Independent Learning Curriculum at MTs Negeri 1 Bandar Lampung. This qualitative descriptive research involved the school's curriculum vice principal and teachers as subjects. Data collection methods included interviews, observations, and documentation. Data were analyzed through data presentation and conclusion drawing, supported by source triangulation. Findings indicate that: 1) Curriculum planning has been effectively carried out through the establishment of the Curriculum Operational Madrasah (KOM) by the curriculum team. 2) Curriculum preparation involved creating comprehensive teaching modules encompassing learning steps, objectives, learning flow, and student diagnosis for tailored teaching approaches. 3) Curriculum implementation showed adaptation by teachers who adjusted their methods to meet individual student needs in various skills such as writing, reading, and speaking, utilizing tools like vlogs, books, and social media. 4) Curriculum assessment employed summative assessments to evaluate student achievement against learning objectives or Capabilities of Learning Achievement (CP). 5) Curriculum evaluation included regular workshops every three months to support teacher development. The school encouraged teachers to utilize digital education platforms like pintar.id provided by the Ministry of Religious Affairs. Keywords: Independent Learning Curriculum

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Nov 2024 07:28
Last Modified: 08 Nov 2024 07:28
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36220

Actions (login required)

View Item View Item