PROBLEMATIKA PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS X DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG

RYAN, RADJENDRA (2024) PROBLEMATIKA PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN FIQIH KELAS X DI MAN 1 BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of COVER - BAB II DAPUS.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI RYAN FULLL.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Perkembangan dunia modern yang pesat menantang elemen kehidupan, termasuk pendidikan. Pendidikan di era society 5.0 berkaitan dengan kecakapan abad 21 dan kemajuan teknologi, yang mendorong perubahan sistem pembelajaran. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mencetuskan kebijakan merdeka belajar, menghasilkan Kurikulum Merdeka dan platform merdeka mengajar. Kurikulum ini berfokus pada optimalisasi hasil belajar sesuai kemampuan siswa dan memberikan keleluasaan bagi guru dalam memilih perangkat ajar. Rumusan penelitian ini adalah menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi problematika dalam mata pelajaran Fiqih kelas X di MAN 1 Bandar Lampung. Penelitian ini bertujuan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, dan asesmen Kurikulum Merdeka serta mengidentifikasi problematikanya. Penelitian ini diharapkan berkontribusi pada pengembangan Kurikulum Merdeka, memberikan solusi praktis bagi guru, dan memperkaya referensi untuk penelitian lanjutan dalam pendidikan agama Islam. Metode penelitian kualitatif deskriptif ini berfokus pada pengumpulan data naratif dari sumber primer, seperti wawancara dengan informan kunci, serta sumber sekunder seperti dokumentasi dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data melibatkan wawancara mendalam untuk mendapatkan pandangan subjektif, observasi untuk mencatat perilaku dan interaksi dalam konteks alami, dan dokumentasi untuk melengkapi data. Analisis data dilakukan secara deskriptif, melalui tahap pengurangan data untuk menyaring informasi penting, penyajian data dalam bentuk yang terstruktur, dan penarikan kesimpulan berdasarkan temuan yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kurikulum Merdeka untuk mata pelajaran Fiqih di kelas X MAN 1 Bandar Lampung berjalan dengan baik, efektif, dan berpusat pada siswa. Guru fiqih telah mengimplementasikan dari perencanaan, pelaksanaan dan Asesmen. Perencanaan pada kurikulum merdeka berupa menganalisis capaian pembelajaran (CP) lalu menentukan tujuan pembelajaran (TP), kemudian membuat alur tujuan pembelajaran (ATP) dan modul ajar guna menavigasi proses ii pembelajaran. Pelaksanaan kurikulum merdeka dalam pembelajaran melibatkan media berupa (LKPD), penggunaan metode yang beragam yang di sesuaikan materi dan model pembelajaran yang digunakan yakni Blanded learning, yang dilakukan pada kegiatan pembuka, kegiatan inti dan penutup. Evaluasi pada kurikulum merdeka mencakup asesmen formatif dan sumatif. Asesmen formatif dilakukan untuk mengevaluasi peserta didik selama pembelajaran menggunakan sistem tanya jawab langsung atau menggunakan aplikasi Quizizz menyesuaikan kebutuhan. Sedangkan Asesmen sumatif dilakukan setelah pembelajaran seperti sumatif tengah semester dan sumatif akhir semester. Implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran Fiqih di kelas X MAN 1 Bandar Lampung menghadapi sejumlah tantangan signifikan. Para guru mengalami kesulitan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan kurikulum merdeka timbul kesulitan berupa Capaian Pembelajaran (CP) dan menetapkan Tujuan Pembelajaran (TP) yang tepat, serta dalam menyusun modul ajar. Pada kegiatan pelaksanaan kurikulum merdeka kesulitan terjadi pada aspek heorogenitas siswa yang harus dipenuhi dengan pembelajaran berdiferensasi meliputi tingkat pemahaman siswa, kebutahan yang di penuhi dan keberagaman gaya belajar hal ini masih memerlukan penyesuaian. Pada evaluasi guru mengalami kebingungan pada asesmen formatif meliputi perlunya asesmen yang beragam menyesuaikan kebutuan yang di perlukan siswa. Meskipun upaya keras telah dilakukan, proses adaptasi ini memerlukan waktu, pelatihan berkelanjutan, dan dukungan yang memadai untuk mencapai hasil yang optimal. Kata Kunci : Kurikulum Merdeka, pembelajaran Fiqih, MAN 1 Bandar Lampung iii ABSTRACT The rapid development of the modern world challenges various aspects of life, including education. Education in the era of Society 5.0 is closely related to 21st-century skills and technological advancements, driving changes in the learning system. The Minister of Education and Culture introduced the Merdeka Belajar policy, resulting in the Merdeka Curriculum and the Merdeka Mengajar platform. This curriculum focuses on optimizing learning outcomes according to students' abilities and provides teachers with the flexibility to choose teaching materials. The research formulation is to analyze the planning, implementation, and evaluation of the Merdeka Curriculum and identify problems in the Fiqh subject for 10th grade at MAN 1 Bandar Lampung. The aim of this research is to analyze the planning, implementation, and assessment of the Merdeka Curriculum and identify its problems. This research is expected to contribute to the development of the Merdeka Curriculum, provide practical solutions for teachers, and enrich references for further research in Islamic religious education. The descriptive qualitative research method focuses on collecting narrative data from primary sources, such as in-depth interviews with key informants, as well as secondary sources like documentation and field notes. Data collection techniques involve conducting in-depth interviews to capture subjective perspectives, observations to record behaviors and interactions in their natural context, and documentation to complement the data. Data analysis is performed descriptively, through stages of data reduction to filter essential information, data display to present the information in a structured manner, and drawing conclusions based on the generated findings. The research results show that the implementation of the Merdeka Curriculum for the Fiqh subject in the 10th grade at MAN 1 Bandar Lampung is proceeding well, effectively, and student-centered. The Fiqh teachers have implemented the curriculum from planning, implementation, to assessment. The planning in the Merdeka Curriculum involves analyzing learning outcomes (Capaian Pembelajaran or CP), determining learning objectives (Tujuan iv Pembelajaran or TP), and then creating a learning objectives pathway (Alur Tujuan Pembelajaran or ATP) and teaching modules to navigate the learning process. The implementation of the Merdeka Curriculum in teaching involves using media such as student worksheets (Lembar Kerja Peserta Didik or LKPD), various methods tailored to the material, and blended learning models used in the opening, core, and closing activities. The evaluation in the Merdeka Curriculum includes formative and summative assessments. Formative assessments are conducted to evaluate students during the learning process using direct Q&A or the Quizizz application, depending on the needs. Summative assessments are conducted after the learning process, such as mid-term and final semester summative assessments. The implementation of the Merdeka Curriculum for the Fiqh subject in the 10th grade at MAN 1 Bandar Lampung faces several significant challenges. Teachers experience difficulties in planning, implementing, and evaluating the curriculum. In the curriculum planning, challenges arise in defining the CP and setting appropriate TP, as well as in preparing teaching modules. During the implementation of the Merdeka Curriculum, challenges occur in addressing the heterogeneity of students, which requires differentiated learning to meet the diverse levels of student understanding, needs, and learning styles. In evaluation, teachers face confusion in formative assessments, requiring varied assessments to meet students' needs. Despite the hard efforts, this adaptation process requires time, ongoing training, and adequate support to achieve optimal results. Keywords: Merdeka Curriculum, Fiqh learning, MAN 1 Bandar Lampung

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 07 Nov 2024 03:59
Last Modified: 07 Nov 2024 04:57
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/36206

Actions (login required)

View Item View Item