KONSEP TAKWA EMHA AINUN NAJIB DAN AKTUALISASINYA PADA PROBLEMATIKA KEHIDUPAN MODERN

AHMAD, SALEH (2024) KONSEP TAKWA EMHA AINUN NAJIB DAN AKTUALISASINYA PADA PROBLEMATIKA KEHIDUPAN MODERN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of BAB 1,3,5 Ahmad Saleh.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of Ahmad Saleh FULL FIX.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berorientasi pada konsep takwa menurut pemikiran Emha Ainun Najib dan mengetahui bagaimana takwa menurut pemikiran Emha Ainun Najib serta aktualisasi pada problematika kehidupan modern. Hal ini dilatarbelakangi oleh munculnya banyak problematika dalam kehidupan modern. Arus modernitas yang cepat menjadikan kajian takwa penting dilakukan guna merespon segala perubahan, dan pergeseran orientasi hidup manusia, karena pada hakikatnya bahwa takwa memiliki pengaruh yang sangat besar pada manifestasi akhlak, dan dalam menguatkan pondasi pribadi manusia, terutama dalam menghadapi perubahan zaman, terlebih khusus pemikiran Emha tentang takwa didalam karya tulisnya dan dakwahnya menkaji konsep takwa yang dikemas secara sederhana namun dapat diterima dan dipahami pemaknaanya oleh berbagai kalangan dan golongan baik tua maupun muda sehingga dalam merelevansikannya pada problematika ditengah masyarakat dapat terlaksana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (Library research), dengan pendekatan deskriptif, guna menjelaskan serta mengelaborasi pikiran-pikiran Emha Ainun Najib yang berkenaan dengan skripsi. Data primer diambil dari karya Emha Ainun Najib yang terdokumentasi dalam bentuk kitab, buku, maupun karya lainnya . Sedangkan data sekunder penelitian ini penelitian ini didapatkan dari buku, makalah, artikel, jurnal, prosiding, juga sumber lain yang membahas, atau memiliki kaitan dengan Emha Ainun Najib (Cak Nun). Pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. pengen analisis menggunakan teknik content analysis atau analisis isi. Penulis menggunakan metode kualitatif dan kajian pustaka. Hasil penelitian menyimpulkan sebagai berikut: Konsep takwa persepektif Emha Ainun Najib ialah kita sembahyang bukan karna takut kepada Allah, bukan karna hal tersebut sudah diatur oleh Allah sebagai kewajiban, tapi karna kita kangen pada tuhan semesta alam Allah SWT dan Waspada baik dalam perkataan maupun perbuatan. Takwa sebagai sikap waspada ketika kita berzakat, berinfaq, dan bershadaqah, jangan hanya berpegang pada ayat yang menggambarkan balasan sekian kali lipat dari Allah, sebab pada ayat. yang lain Allah mengingatkan juga agar di dalam memberi kita tak sepatutnya berharap hasil atau pengembalian yang lebih besar. Dengan kewaspadaan itu, kita akan terpandu untuk bisa berada di titik tengah. Lebih jelasnya, kalau kita mau memberi, berikanlah saja, dan sesudah itu sepenuhnya kembalikan kepada Allah. Konsep takwa Emha Ainun Najib pada kehidupan modern direalisasikan dalam pribadi setiap umat Islam, karena corak kekhususuannya didalam pemikirannya yang selalu merujuk pada al-Qur'an dan Hadits. Konsep Takwa Cak Nun merepresentasikan konsep ruhaniah berbasis humanis, artinya membentuk manusia yang tidak hanya kuat secara religi namun juga peka terhadap dunia sosial. Konsep takwa Emha Ainun Najib sangat penting untuk diaktualisasikan dalam membantu manusia dalam menghadapi segala tantangan kehidupan modern, dan tentunya membatasi manusia dalam konteks tidak terbawa pada arus negatif modernisasi Menurutnya takwa pada kualitas yang sempurna dapat memperbaiki kehidupan dan meningkatkannya ke taraf yang membawa kemakmuran, kebahagiaan, kebajikan dan kemajuan lahir dan batin, serta keadilan . Kunci: Emha Ainun Najib, Takwa, Modern. ABSTRACT This research is oriented towards the concept of piety according to Emha Ainun Najib's thoughts and knowing how piety is according to Emha Ainun Najib's thoughts as well as the actualization of the problems of modern life. This is motivated by the emergence of many problems in modern life. The rapid flow of modernity makes it important to study piety in order to respond to all changes and shifts in the orientation of human life, because in essence piety has a huge influence on the manifestation of morals and in strengthening the foundations of the human person, especially in facing changing times, especially thoughts. Emha about piety in his writings and preaching examines the concept of piety which is packaged simply but can be accepted and understood by various groups and groups, both young and old, so that its relevance to problems in society can be realized. This research uses library research methods, with a descriptive approach, to explain and elaborate on Emha Ainun Najib's thoughts regarding the thesis. Primary data was taken from the works of Emha Ainun Najib which were documented in the form of books, books and other works. Meanwhile, the secondary data for this research was obtained from books, papers, articles, journals, proceedings, as well as other sources that discuss or are related to Emha Ainun Najib (Cak Nun). Data collection uses documentation methods. I want to analyze using content analysis techniques. The author uses qualitative methods and literature review. The results of the research conclude as follows: The concept of piety from Emha Ainun Najib's perspective is that we pray not because we are afraid of Allah, not because this has been regulated by Allah as an obligation, but because we miss the God of the universe, Allah SWT, and are alert in both words and deeds. Taqwa is an attitude of vigilance when we give zakat, almsgiving and almsgiving, don't just stick to the verse which describes a multiple reward from Allah, because in another verse Allah also reminds us that in giving we should not expect greater results or returns. With that awareness, we will be guided to be at the middle point. More clearly, if we want to give, just give, and after that, give it back to Allah. Emha Ainun Najib's concept of piety in modern life is realized in the person of every Muslim, because of his special style in his thinking which always refers to the Koran and Hadith. The concept of Takwa Cak Nun represents a humanist-based spiritual concept, meaning forming humans who are not only strong religiously but also sensitive to the social world. Emha Ainun Najib's concept of piety is very important to be actualized in helping humans face all the challenges of modern life, and of course limiting humans in the context of not being carried away by the negative current of modernization. According to him, piety of perfect quality can improve life and raise it to a level that brings prosperity, happiness, virtue and inner and outer progress, as well as justice. Key: Emha Ainun Najib, Pious, Modern.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Aqidah Filsafat
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Aqidah Filsafat
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 21 Oct 2024 04:08
Last Modified: 21 Oct 2024 04:08
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35951

Actions (login required)

View Item View Item