LATIFAH, Pujiono (2024) PERJUANGAN K.H AHMAD SHODIQ DALAM MENYEBARKAN AGAMA ISLAM DI DESA BRAJA DEWA WAY JEPARA LAMPUNG TIMUR 1963-2018. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
|
PDF
Download (2MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
ABSTRAK Penelitian ini menjelaskan tentang perjuangan K.H Ahmad Shodiq dalam menyebarkan Agama Islam di Lampung tahun 1963- 2018. Datangnya K.H Ahmad Shodiq sebagai seorang kyai mempunyai sejarah hidup yang panjang. Keberadaan K.H Ahmad Shodiq di tengah-tengah masyarakat ini sangat dibutuhkan dan dihormati. Keberadaanya mampu mengubah tatanan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik dan terarah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah dengan memuat empat tahapan penelitian, yaitu Heuristik atau pengumpulan data, Verifikasi atau kritik sumber untuk membedakan sumber yang didapatkan, Interpretasi atau penafsiran, dan yang terakhir Historiografi atau penulisan sejarah. Pengumpulan data atau sumber dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi yang berkaitan dengan K.H Ahmad Shodiq. Berdasarkan hasil penelitian, K.H Ahmad Shodiq merupakan seorang ulama yang berasal dari Kediri. Sejak kecil K.H Ahmad Shodiq tidak mendapat pendidikan agama dari orang tuanya. Beliau mulai mendalami ilmu agama di pesantren pada tahun 1949. Setelah mendapat bekal ilmu, K.H Ahmad Shodiq hijrah ke Lampung tahun 1963 untuk menyebarkan ajaran Islam di sana. Adiknya yang bernama Suroso sudah menetap dahulu di Lampung melalui program transmigrasi. Dalam menyebarkan ajaran Agama Islam di Desa Braja Dewa, K.H Ahmad Shodiq mulai berdakwah dengan melakukan pendekatan secara humanis kepada masyarakat dan berdakwah secara keliling, membangun pondok pesantren Darussalamah pada tahun 1965, serta menyebarkan Thoriqoh Qodiriyah Wa Naqsabandiyah. Kata Kunci : K.H Ahmad Shodiq, Darussalamah, Braja Dewa. ABSTRACT This research explains the struggle of K.H Ahmad Shodiq in spreading Islam in Lampung from 1963-2018. The arrival of K.H Ahmad Shodiq as a kyai has a long life history. The existence of K.H Ahmad Shodiq in the midst of society is very much needed and respected. Its existence is able to change the order of people‘s lives for the better and more focused. The method used in this research is the historical research method which contains four research stages, namely Heuristics or data collection, Verification or source criticism to differentiate the sources obtained, Interpretation or interpreting, and finally Historiography or historical writing. Data or sources were collected through observation, interviews and documentation related to K.H Ahmad Shodiq. Based on research results, K.H Ahmad Shodiq is a cleric from Kediri. Since childhood, K.H Ahmad Shodiq did not receive religious education from his parents. He began to study religious knowledge at the Islamic boarding school in 1949. After gaining knowledge, K.H Ahmad Shodiq moved to Lampung in 1963 to spread Islamic teachings there. His younger brother, Suroso, had already settled in Lampung through the transmigration program. In spreading the teachings of Islam in Braja Dewa Village, K.H Ahmad Shodiq began preaching by taking a humanist approach to society and preaching around, building the Darussalamah Islamic boarding school in 1965, and spreading Thoriqoh Qodiriyah Wa Naqsbandiyah. Keywords : K.H Ahmad Shodiq, Darussalamah, Braja Dewa
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Sejarah Peradaban Islam |
| Divisions: | Fakultas Adab > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Oct 2024 03:36 |
| Last Modified: | 16 Oct 2024 03:36 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35876 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


