ANALISIS RISIKO PEMBIAYAAN PRODUKTIF UMKM PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH RAJASA LAMPUNG TENGAH

Funny, Adellia (2024) ANALISIS RISIKO PEMBIAYAAN PRODUKTIF UMKM PADA BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH RAJASA LAMPUNG TENGAH. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of PUSAT 1 2 FUNNY.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI  CETAK FUNNY ADELLIA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Rajasa (BPRS) memberikan jasa pembiayaan pada masyarakat, terutama membantu pembiayaan pada masyarakat ekonomi menengah ke bawah, dengan menggunakan prinsip syariah yang ada di BPRS Rajasa. Pembiayaan produktif umkm yang diberikan oleh BPRS Rajasa menggunakan akad Mudharabah yang dalam operasionalnya menerapkan prinsip bagi hasil antara sohibul mal dengan mudharib menutut transparansi untuk kedua belah pihak. Jika tidak ada transparansi terutama yang terkait dengan perkembangan usaha dan perolehan hasil, maka akan mengakibatkan munculnya risiko oleh pihak bank setelah pembiayaan disetujui dan dicairkan. Dalam operasionalnya tidak dapat dipungkiri bahwa BPRS Rajasa menghadapi masalah yang melekat pada pembiayaan produktif umkm baik yang diakibatkan oleh adanya moral hazard ataupun asymmetric information. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan melakukan wawancara kepada pihak BPRS Rajasa, dan data sekunder diperoleh dari Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian ini yaitu Dalam hal meminimalisir risiko pembiayaan, pihak BPRS Rajasa Lampung Tengah menerapkan analisa prinsip 5C, yaitu dengan melihat character (karakter), capacity (kemampuan mengembalikan utang), collateral (jaminan), capital (modal), dan condition of economy (situasi dan kondisi ekomomi). Dan Kendala BPRS Rajasa Lampung Tengah terletak pada 2 faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kata Kunci : Pembiayaan Produktif, UMKM, Bank Syariah, Konsep 5C iii ABSTRACT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Rajasa (BPRS) provides financing services to the community, especially helping financing the middle and lower economic communities, by using sharia principles in BPRS Rajasa. The productive financing of MSMEs provided by BPRS Rajasa uses the Mudharabah contract which in its operation applies the principle of profit sharing between sohibul mall and mudharib demanding transparency for both parties. If there is no transparency, especially related to business development and obtaining results, it will result in risks by the bank after the financing is approved and disbursed. In its operation, it is undeniable that BPRS Rajasa faces problems inherent in the productive financing of MSMEs, either due to moral hazards or asymmetric information. This study uses a qualitative descriptive research method. This type of research is field research. The data used are primary data and secondary data. Primary data was obtained by conducting interviews with BPRS Rajasa, and secondary data was obtained from this type of research is field research. The results of this study are In terms of minimizing financing risks, BPRS Rajasa Lampung Tengah applies an analysis of the 5C principles, namely by looking at character (character), capacity (ability to repay debts), collateral (guarantee), capital (capital), and economic conditions (economic situation and conditions). And the obstacles to BPRS Rajasa Lampung Tengah lie in 2 factors, namely internal factors and external factors. Keywords: Productive Financing, UMKM, Sharia Banks, 5C

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 07 Oct 2024 07:18
Last Modified: 07 Oct 2024 07:18
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35704

Actions (login required)

View Item View Item