PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FIQIH DI MTs BANII SALIM SUKABUMI BANDAR LAMPUNG

Desma, Ramadhaniya Putri (2024) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN FIQIH DI MTs BANII SALIM SUKABUMI BANDAR LAMPUNG. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of BAB 1 2 DAPUS.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI DESMA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini beranjak dari latar belakang pada masalah kurangnya hasil belajar peserta didik pada pembelajaran fiqih kelas VII MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung. Pada hasil pra penelitian menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik pada pembelajaran fiqih kelas VII MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung memperoleh nilai 66,81%. Rendahnya hasil belajar tersebut dipengaruhi oleh pembelajaran hanya sebatas teori tidak dengan melakukan metode lainnya dan masih bersifat teacher center (berpusat pada guru) dengan demikian dapat menyebabkan kelas dengan suasana yang monoton dan membosankan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan suatu model pembelajaran yang mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran fiqih, sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Dengan penggunaan model pembelajaran ini, pembelajaran fiqih tidaklah membosankan akan tetapi proses pembelajaran yang berlangsung akan menyenangkan sehingga anak akan dapat menyimpan memori dalam jangka Panjang Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan dalam dua siklus dan setiap pelaksanaannya menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung yang berjumlah 33 siswa yang terdiri dari siswa laki-laki berjumlah 16 siswa dan siswa perempuan berjumlah 17 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan tes. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan menggunakan model siklus penelitian dari Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilakukan dengan melalui empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi sebagai dasar perencanaan ulang untuk penelitian selanjutnya. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini apabila sesudah tindakan > 75% peserta didik memperoleh skor rata-rata kemampuan hasil belajar. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa hasil pembelajaran fiqih di kelas VII MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung. Hal tersebut dibuktikan dengan fakta hasil peningkatan hasil belajar dilihat dari pra penelitian bahwa iv menunjukkan hasil belajar siswa ―rendah‖. Setelah dilakukan tindakan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). pada siklus I perolehan skor ketuntasan menjadi 72,27% menunjuk pada tingkat ―rendah‖. Kemudian pada hasil siklus II skor ketuntasan hasil belajar menjadi 81,18%. Pada hasil siklus II ini menunjukkan keberhasilan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) karena nilai ketuntasan peserta didik telah mencapai lebih dari 75%. Kata Kunci : Problem Based Learning, hasil belajar, fiqih v ABSTRACT This research starts from the background of the problem of the lack of student learning outcomes in class VII fiqh learning at MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung. The pre-research results show that the learning outcomes of students in class VII fiqh learning at MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung obtained a score of 66.81%. The low learning outcomes are influenced by learning that is limited to theory, not using other methods and is still teacher-centered (centered on the teacher), which can cause the class to have a monotonous and boring atmosphere. Therefore, it is necessary to develop a learning model that is able to increase student activity in learning fiqh, so that in the end it can improve student learning outcomes. By using this learning model, learning fiqh is not boring, but the learning process that takes place will be fun so that children will be able to retain memories in the long term. This research uses classroom action research which is carried out in two cycles and each implementation uses the Problem Based Learning (PBL) learning model. The subjects of this research were 33 class VII students at MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung, consisting of 16 male students and 17 female students. Data collection was carried out using observation, documentation and tests. This classroom action research was carried out using the research cycle model from Kemmis and Mc. Taggart. This research was carried out through four stages, namely action planning, action implementation, observation/evaluation and reflection as a basis for re-planning for further research. The indicator of success in this research is if after the action > 75% of students obtain an average score of learning outcomes. Based on the data analysis that has been carried out, it is known that the results of fiqh learning in class VII MTs Banii Salim Sukabumi Bandar Lampung. This is proven by the fact that the results of increasing learning outcomes seen from pre-research show that student learning outcomes are "low". After taking action using the Problem Based Learning (PBL) learning model. In cycle I, the completion score was 72.27%, indicating a "low" level. Then in the vi results of cycle II, the learning achievement score was 81.18%. The results of cycle II show the success of the Problem Based Learning (PBL) learning model because the students' completeness score has reached more than 75%. Keywords: Problem Based Learning, hasil belajar, fiqih

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Pendidikan Agama islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Pendidikan Agama islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Oct 2024 03:13
Last Modified: 03 Oct 2024 04:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35600

Actions (login required)

View Item View Item