PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN REMBUG DESA DAN KELURAHAN DALAM PENCEGAHAN KONFLIK MENURUT PERSPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYYAH (Studi di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran)

Oby, Lesmana (2024) PELAKSANAAN PERATURAN DAERAH NOMOR 1 TAHUN 2016 TENTANG PEDOMAN REMBUG DESA DAN KELURAHAN DALAM PENCEGAHAN KONFLIK MENURUT PERSPEKTIF FIQH SIYASAH TANFIDZIYYAH (Studi di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI PERPUSTAKAAN.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI LENGKAP.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran terdapat suatu konflik yang harus diselesaikan dengan rembug desa. Konflik yang terjadi di Desa Bumi Agung yaitu konflik sosial dalam pemilihan kepala desa. Pada tahun 2017 dalam pemilihan kepala desa Bumi Agung terjadi konflik dimana salah satu calon kepala desa tidak menerima kekalahan dan memiliki sikap ambisi dari para pendukung calon kepala desa tersebut, sehingga yang terjadi antar masyarakat hanyalah sebuah permusuhan yang sampai sekarang ini belum stabil keadaan yang dihadapi antar masyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu Bagaimana pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran dan bagaimana pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pedoman Rembug Desa dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik menurut fiqh siyasah tanfidziyyah di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu metode menghasilkan data deskriptif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Penelitian lapangan dilakukan dengan mengkaji data yang bersumber dari lokasi atau lapangan penelitian. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pertama Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pedoman Rembug Dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik di Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran telah di laksanakan dalam menyelesaikan permasalahan konflik sosial dan telah menjalankan mekanisme rembug desa meskipun belum berjalan optimal karena sosialisasi jarang dilakukan kepada masyarakat terhadap penyelesaian permasalahan sosial maupun kesepakatan damai yang disetujui oleh para pihak yang berkonflik. Meskipun rembug desa telah dilakukan sebelum pelaksanaan pemilihan kepala desa namun masih ada masyarakat yang tidak menjalankan Peraturan Daerah tersebut. Kedua, Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Pedoman Rembug Dan Kelurahan Dalam Pencegahan Konflik Desa Bumi Agung Kecamatan Tegineneng Kabupaten Pesawaran belum sesuai dengan fiqh siyasah tanfidziyyah. Hal ini karena pelaksanaan rembug desa yang dilakukan oleh unsur pemerintahan dalam penyelesaian konflik di Desa Bumi Agung belum dilaksanakan secara optimal. Karena belum menjalankan tujuan rembug desa seperti mendorong partisipasi masyarakat untuk mengamati dan menyelesaikan potensi konflik yang ada di desa. Kata Kunci: Rembug Desa, Pencegahan Konflik, Siyasah Tanfidziyyah. ABSTRACT In Bumi Agung Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency, there is a conflict that needs to be resolved through village deliberations. The conflict occurring in Bumi Agung Village involves social conflict in the village head election. In 2017, during the Bumi Agung village head election, a conflict arose when one candidate did not accept defeat and exhibited ambitious attitudes from their supporters, leading to hostility among the community that remains unstable to this day. The problem statement in this research is: How is the implementation of Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Guidelines for Village and Urban Deliberations in Conflict Prevention in Bumi Agung Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency, and how is the implementation of this regulation according to fiqh siyasah tanfidziyyah in Bumi Agung Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency? The method used is a qualitative method, which produces descriptive data. The type of research conducted is field research, which involves examining data sourced from the research location. This study is descriptive and analytical in nature. Based on the research results, it can be concluded that: first, the implementation of Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Guidelines for Village and Urban Deliberations in Conflict Prevention in Bumi Agung Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency has been carried out to resolve social conflict issues and has implemented village deliberation mechanisms, although it has not been optimal because socialization to the community regarding social issue resolution and peace agreements approved by conflicting parties is infrequent. Although village deliberations have been conducted prior to the village head election, some community members have not adhered to the regulation. Second, the implementation of Regional Regulation Number 1 of 2016 concerning Guidelines for Village and Urban Deliberations in Conflict Prevention in Bumi Agung Village, Tegineneng District, Pesawaran Regency does not yet align with fiqh siyasah tanfidziyyah. This is because the village deliberation conducted by government elements in resolving conflicts in Bumi Agung has not been optimally executed, as the objectives of village deliberations—such as encouraging community participation to observe and resolve potential conflicts within the village—have not been achieved. Keywords: Village Deliberation, Conflict Prevention, Siyasah Tanfidziyyah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Siyasah (Hukum Tata Negara)
Divisions: Fakultas Syariah > Siyasah (Hukum Tata Negara)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 02 Oct 2024 07:30
Last Modified: 02 Oct 2024 07:30
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35594

Actions (login required)

View Item View Item