Nilai-Nilai Adab Penuntut Ilmu Dalam Al-Qur’an (Analisis Interpretasi QS. al-Kahfi dalam Tafsir fi Zhilalil al�Qur’an)

Husna, Ameilia Lilena and Septiawadi, Kari Mukmin and Abuzar, Al-Ghifari Nilai-Nilai Adab Penuntut Ilmu Dalam Al-Qur’an (Analisis Interpretasi QS. al-Kahfi dalam Tafsir fi Zhilalil al�Qur’an). SEMIOTIKA-Q : Kajian Ilmu Al-Quran dan Tafsir.

[thumbnail of Full ARTIKEL HUSNA.pdf] PDF
Download (3MB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Sayyid Quthb menginterpretasikan nilai adab penuntut ilmu dalam kisah Nabi Musa dan Hamba Saleh yang terdapat dalam Surah Al-Kahfi ayat 65-82. Adab penuntut ilmu merupakan perilaku terpuji, akhlak yang baik, dan moralitas tinggi yang harus dimiliki oleh seorang murid ketika menuntut ilmu. Ada dua rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Bagaimana Sayyid Quthb menafsirkan kisah Nabi Musa dan Hamba Saleh dalam Surah Al-Kahfi ayat 65-82? (2) Bagaimana relevansi nilai-nilai adab penuntut ilmu tersebut terhadap pendidikan di era modern? Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan metode kualitatif-deskriptif. Hasil dari analisis Surah al-Kahfi ayat 65- 82 adalah pemahaman tentang nilai-nilai adab seorang murid (Nabi Musa) saat menuntut ilmu kasyf atau ilmu ladunni. Beberapa nilai adab yang terdapat dalam kisah ini menurut Sayyid Quthb antara lain nilai kesabaran dan kesungguhan, nilai kesopanan, nilai keberanian untuk meminta maaf, memiliki komitmen yang teguh, serta tidak bertanya ketika belum diberi izin oleh guru. Hasil penelitian ini berkontribusi terhadap dunia pendidikan, dengan berfokus pada akhlak seorang murid kepada guru. Menggunakan tafsiran Sayyid Quthb yang bercorak al-adabi al-ijtima’i dan bersifat aktual, menjadikan penelitian ini mudah dipahami dan diamalkan oleh para pembaca terutama pihak-pihak yang terlibat langsung dalam pendidikan. Kata Kunci: Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Adab Penuntut ilmu. Abstract This research aims to examine how Sayyid Qutb interprets the manners of knowledge seekers in the story of the Prophet Musa and Servant Saleh contained in Surah Al-Kahf verses 65-82. The etiquette of studying science is commendable behavior, good morals and high morality that a student must have when studying. There are two problem formulations in this research: (1) How does Sayyid Qutb interpret the story of Prophet Musa and Servant Saleh in Surah Al�Kahf verses 65-82? (2) How are the ethical values of knowledge students relevant to education in the modern era? This research is library research with a qualitative-descriptive approach. The result of this research is an understanding of the ethical values of a student (Prophet Musa) when studying kashf or ladunni knowledge. According to Sayyid Qutb, several ethical values contained in this story include: the value of patience and sincerity, the value of courtesy, value the courage to apologize, having a firm commitment, and not asking questions when the teacher has not given permission. The results of this research contribute to the world of education, by focusing on the morals of a student towards a teacher. Using Sayyid Qutb‟s interpretation which has an al-adabi al-ijtima‟i style and is current in nature, makes this research easy to understand and put into practice by readers, especially those directly involved in education. Keywords: Tafsir Fi Zhilalil Qur’an, Science Student Etiquette.

Item Type: Article
Subjects: Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 01 Oct 2024 04:19
Last Modified: 01 Oct 2024 04:19
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35554

Actions (login required)

View Item View Item