PENETAPAN HARGA JUAL ICE CREAM AICE DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi di Warung Desa Panggungrejo Utara Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu)

Nur, Azizah Kumalasari (2024) PENETAPAN HARGA JUAL ICE CREAM AICE DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH (Studi di Warung Desa Panggungrejo Utara Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PERPUS PUSAT BAB 1 DAN 5.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI NUR AZIZAH KUMALASARI.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Banyak sekali macam-macam jual beli yang terjadi di era globalisasi saat ini, salah satu nya terjadi pada pedagang ice cream Aice di warung Desa Panggungrejo Utara Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu yang merasakan kerugian terhadap penjualannya, dikarenakan kantor aice sudah memberikan patokan harga kepada pedagang untuk dijual lagi kepada konsumen, namun harga tersebut tidak memberikan keuntungan karena pedagang harus menanggung biaya listrik freezer tiap bulannya. Penjual akan menurunkan harga sesuai dengan harga pasaran jika ada konsumen yang mengeluh dengan harga yang tinggi. Pedagang berinisiatif menaikkan harga jual ice cream Aice secara sepihak untuk menutup kerugiannya, yang mana hal tersebut melanggar perjanjian dengan distributor. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif analisis dengan memperoleh sumber data dari data primer dan sekunder. Kemudian yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu Distributor Aice, Agen Aice, dan 5 warung yang menjual ice cream Aice di Desa Panggungrejo Utara Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil analisis dari penelitian ini adalah penetapan harga Aice berdasarkan yang dilakukan oleh pihak kantor aice agar menyeimbangkan harga pasaran, dalam praktiknya beberapa warung di Desa Panggungrejo Utara Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu menjual melebihi dari harga jual yang ditetapkan oleh kantor aice dan juga meletakkan produk lain yaitu es batu/es kiko guna untuk menutupi kerugian dari listrik freezer aice. Dalam implementasinya bahwa belum ada yang terkena sanksi atau pencabutan barang karena tindakan tidak jujur tersebut, karena pihak distributor yang menjadwalkan survei dan terkadang hanya via telepon/zoom. Namun jika hal tersebut diketahui pihak distributor maka akan diberikan sanksi dan pencabutan barang. Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap penetapan harga ice cream aice di warung Desa Panggungrejo Utara Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Pringsewu yang dilakukan oleh pemilik warung dengan konsumen belum sesuai dengan prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Karena, terdapat beberapa oknum yang menaikkan harga secara sepihak dan meletakkan produk lain yang dimana hal tersebut melanggar prinsip Hukum Ekonomi Syariah yang mengedepankan bermuamalah dengan sifat kejujuran dan kebenaran. Tidak boleh seorangpun diperbolehkan menetapkan harga lebih tinggi atau lebih rendah daripada harga yang ada dan bertindak tidak jujur. Kata Kunci : Penetapan harga jual, Jual beli, Hukum Ekonomi Syariah. ABSTRACT There are many kinds of buying and selling that occur in the current era of globalization, one of which happened to the Aice ice cream seller at the stall in Panggungrejo Utara Village, Sukoharjo District, Pringsewu Regency who felt a loss in his sales, because the Aice office had given the trader a benchmark price for selling. again to consumers, but this price does not provide a profit because traders have to bear the cost of freezer electricity every month. The seller will lower the price according to the market price if there are consumers who complain about the high price. Traders took the initiative to increase the selling price of Aice ice cream unilaterally to cover their losses, which violated the agreement with the distributor. This research is field research which is descriptive analysis by obtaining data sources from primary and secondary data. Then the informants in this research were Aice Distributors, Aice Agents, and 5 stalls selling Aice ice cream in North Panggungrejo Village, Sukoharjo District, Pringsewu Regency. Data were collected using observation, interviews and documentation techniques, analyzed qualitatively using descriptive analysis methods. The results of the analysis from this research are that Aice prices are determined based on those carried out by the AICE office in order to balance market prices. In practice, several stalls in North Panggungrejo Village, Sukoharjo District, Pringsewu Regency sell more than the selling price set by the AICE office and also sell other products, namely ice. Kiko stones/ice are used to cover losses from the AICE freezer electricity. In its implementation, no one has been subject to sanctions or revocation of goods due to dishonest actions, because the distributor schedules the survey and sometimes only via telephone/Zoom. However, if this is known to the distributor, sanctions will be given and the goods will be revoked. A review of Sharia Economic Law regarding the pricing of ice cream in stalls in Panggungrejo Utara Village, Sukoharjo District, Pringsewu Regency, which is carried out by stall owners and consumers, is not in accordance with the principles of Sharia Economic Law. Because, there are several individuals who increase prices unilaterally and put other products on sale, which violates the principles of Sharia Economic Law which prioritizes practicing honesty and truth. No one should be allowed to set a price higher or lower than the existing price and act dishonestly. Keywords:Determining selling prices, buying and selling, Sharia Economic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 27 Sep 2024 07:32
Last Modified: 27 Sep 2024 07:32
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35489

Actions (login required)

View Item View Item