ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP AKAD IJĀRAH DALAM MEMODIFIKASI VESPA CLASSIC (Studi di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung)

Reza, Oktarianta (2024) ANALISIS HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP AKAD IJĀRAH DALAM MEMODIFIKASI VESPA CLASSIC (Studi di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of PERPUS PUSAT BAB 1 DAN 5.pdf] PDF
Download (2MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK REZA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Upah atau Ijārah merupakan hal yang penting dalam suatu pekerjaan. Karena tujuan bekerja adalah untuk memperoleh upah atau imbalan terhadap hasil pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Ijārah adalah akad pemindahan hak atas barang atau jasa (manfaat) tanpa diikuti dengan perpindahan kepemilikan atas benda yang dimanfaatkan, melalui pembayaran sewa dan harus sesuai dengan rukun dan syaratnya. Dalam memodifikasi vespa classic merupakan hal yang lumrah karena ingin tampil berbeda dari yang lain dan untuk kepuasaan terhadap diri sendiri tetapi tidak menyalahi aturan ketentuan berkendara. Namun telah terjadi penambahan upah jasa dalam memodifikasi vespa classic yang tidak sesuai pada perjanjian di awal, dikarenakan saat di tengah pengerjaannya ada bagian yang rusak dan diperbaiki. Disini konsumen ingin mengganti warna body vespa classic sesuai keinginannya. Penambahan jasa yang dimaksudkan adalah perbaikan bagian body yang telah keropos. Perjanjian di awal antara konsumen dan pemilik bengkel yaitu Rp. 3.000.000,- lalu pihak bengkel meminta tambahan jasa sebesar Rp. 500.000,-. Dan ini tidak sesuai dengan perjanjian dan kesepakatan di awal seperti yang terjadi di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Bagaimana Praktik Akad Ijārah dalam Memodifikasi Vespa Classic di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung dan Bagaimana Pandangan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Akad Ijārah dalam Memodifikasi Vespa Classic di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji Praktik Akad Ijārah dalam Memodifikasi Vespa Classic di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung dan untuk mengetahui Pandangan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Akad Ijārah dalam Memodifikasi Vespa Classic di Bengkel Risma Jaya Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu sumber data yang diperoleh langsung dari konsumen bengkel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian kualitatif ialah penelitian tentang riset yang bersifat deskriptif pengumpulan data, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, praktik dalam memodifikasi vespa classic yaitu pihak konsumen datang ke bengkel dengan melihat-lihat terdahulu dan juga bertanya-tanya kepada pihak bengkel dan perjanjian dilakukan secara lisan antara pemilik bengkel dan konsumen. Dan dalam Hukum Ekonomi Syariah yang dilakukan pemilik bengkel tidak diperbolehkan karena pihak konsumen merasa dirugikan dengan adanya penambahan biaya upah jasa yang tidak sesuai dengan perjanjian kesepakatan harga di awal. Kata Kunci : Akad, Ijārah, Hukum Ekonomi Syariah. ABSTRACT Wages or Ijārah are important in a job. Because the purpose of work is to obtain wages or compensation for the results of work to meet life's needs. Ijārah is a contract to transfer rights to goods or services (benefits) without being followed by a transfer of ownership of the object used, through rental payments and must be in accordance with the terms and conditions. Modifying a classic Vespa is a normal thing because you want to look different from the others and to satisfy yourself but not violate the rules of driving regulations. However, there has been an increase in the service fee for modifying a Vespa classic which is not in accordance with the initial agreement, because in the middle of the work there was a part that was damaged and repaired. Here consumers want to change the body color of the classic Vespa according to their wishes. The additional services referred to are repairs to body parts that have become damaged. The initial agreement between the consumer and the workshop owner is Rp. 3,000,000,- then the workshop asked for additional services of Rp. 500,000,-. And this is not in accordance with the agreements and agreements at the beginning, as happened at the Risma Jaya Workshop, Kemiling District, Bandar Lampung City. The problem in this research is the practice of the Ijarah contract in modifying the Vespa Classic at the Risma Jaya Workshop, Kemiling District, Bandar Lampung City and how Sharia Economic Law views the Ijarah Agreement in Modifying the Vespa Classic at the Risma Jaya Workshop, Kemiling District, Bandar Lampung City. The purpose of this research is to find out and examine the practice of the Ijārah contract in modifying the Vespa Classic at the Risma Jaya Workshop, Kemiling District, Bandar Lampung City and to find out the view of Sharia Economic Law towards the Ijārah Agreement in Modifying the Vespa Classic at the Risma Jaya Workshop, Kemiling District, Bandar Lampung City. This research is field research. The data source used in this research is a primary data source, namely a data source obtained directly from workshop consumers. The method used in this research is a qualitative method. Qualitative research is research about research that is descriptive in nature, collecting data, interviews and documentation. Based on the research results, the practice of modifying a Vespa classic is that the consumer comes to the workshop by looking around first and also asking questions to the workshop and an agreement is made verbally between the workshop owner and the consumer. And in Sharia Economic Law what the workshop owner does is not allowed because the consumer feels disadvantaged by the addition of service fees which is not in accordance with the initial price agreement. Keywords: Contract, Ijārah, Sharia Economic Law.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 06 Sep 2024 06:44
Last Modified: 06 Sep 2024 06:44
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35172

Actions (login required)

View Item View Item