DESTIA, MELVITA (2024) FEE MAKELAR TANAH PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Fenomena yang terjadi di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur seseorang akan menjual rumah, tanah, atau barang berharga lainnya untuk kebutuhan hidup. Dalam menawarkan barangnya mereka menggunakan jasa makelar di Desa tersebut. Dalam hal ini makelar mempunyai peran aktif dalam memasarkan tanah tersebut baik dalam bidang menerima pesanan, penawaran harga, sampai dengan perolehan laba masing-masing. Akan tetapi, makelar yang membantu penjual dan pembeli, ditinggalkan langsung tanpa menerima fee atau upah dari penjualan tanah. Teori yang digunakan dalam peneletian ini adalah ijarah dan samsarah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang bersifat deskriptif kualitatif yang dilakukan di Desa Labuhan Ratu. Sumber data yang penulis gunakan adalah terdiri dari sumber data primer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara dan dokumentasi dari kedua belah pihak yaitu pemilik tanah dengan makelar ataupun pembeli dengan makelar, serta sumber data sekunder yaitu data yang diperoleh melalui penelaahan buku�buku yang berkaitan. Setelah data terkumpul penulis melakukan analisa data dengan menggunakan metode deskriptif analisis kuallitatif dengan pendekatan induktif. Hasil dari penelitian ini adalah fee makelar tanah yang ada di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur diberikan dengan 2 cara, cara pertama yaitu menggunakan persentase dan cara kedua menggunakan kelebihan harga penjualan dari penjualan. Namun di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur lebih sering menggunakan persentase. Dari 4 orang makelar, 3 orang makelar mendapatkan fee dari persentase dan 1 orang mendapatkan fee dari kelebihan harga jual. Dalam perspektif hukum Islam tentang fee makelar tanah di Desa Labuhan Ratu Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur berdasarkan teori ijarah dan samsarah bahwa upah atau fee yang dilakukan adalah sah. Karena sudah memenuhi rukun dan syarat ijarah dan samsarah, serta sudah terjadi kesepakatan antara pemilik tanah dan makelar dari segi pemberian upah dengan sistem persentase. Kata kunci: Fee, Ijarah, Makelar. ABSTRACT Phenomenon that occurs in the village Labuhan Queen Subdistrict Labuhan Queen East Lampung Regency somebody will sell house, land, or goods valuable other For need life . In offer the goods they use service realtor in the Village the. In matter This realtor have role active in market land the Good in field accept orders, offers price, arrived with acquisition profit each. However, the realtor was helpful seller And buyers, abandoned direct without accept fee or wages from sale land. The ttheories used in this research are ijarah and samsarah. Study This is study field ( field research ) in nature descriptive qualitative research carried out in the village Labuhan Queen. The data source is the author use is consists from Primary data sources are data obtained from results interview And documentation from second split party that is owner land with realtor or buyer with realtor, as well secondary data sources namely the data obtained through review related books. After the data is collected writer do data analysis with use method descriptive analysis qualitative with approach inductive. Results from study This is broker's fees land in the village Labuhan Queen Subdistrict Labuhan Queen East Lampung Regency done in 2 ways, way First that is use percentage And method second use excess price sale from sale. But in the Village Labuhan Queen Subdistrict Labuhan Queen East Lampung Regency more often use percentage. Of the 4 brokers, 3 are brokers get fees from percentage and 1 person gets fees from excess price sell. In perspective Islamic law regarding fees realtor land in the Village Labuhan Queen Subdistrict Labuhan Queen East Lampung Regency based on theory ijarah And samsarah that wages or fees made is valid. Because Already fulfil get along well And condition ijarah And samsarah, as well Already happen agreement between owner land And realtor from facet giving wages with system percentage. Keywords : Fee, Ijarah, Broker.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah) |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 06 Sep 2024 02:41 |
| Last Modified: | 06 Sep 2024 02:41 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35157 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


