FUNGSI MANAJEMEN DALAM PEMBINAAN BIDANG IMARAH MASJID NURUL ISLAM DESA KERTOSARI LAMPUNG SELATAN

MAIRA, ISMAYANI (2024) FUNGSI MANAJEMEN DALAM PEMBINAAN BIDANG IMARAH MASJID NURUL ISLAM DESA KERTOSARI LAMPUNG SELATAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 DAN 5.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK MAIRA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini yaitu mendeskripsikan bagaimana fungsi manajeman dalam pembinaan masjid. Masjid sebagai pusat ibadah, dakwah, dan peradaban Islam memerlukan sistem manajemen yang sistematis agar pengelolaannya lebih efisien dan efektif. Pola pembinaan masjid mencakup administrasi masjid, memakmurkan masjid, dan memelihara masjid. Pembinaan masjid secara umum didasarkan pada tiga aspek ini untuk mengoptimalkan kegiatan operasional dan organisasi masjid. Dalam konteks ini, peneliti tertarik pada pola pembinaan Imarah atau memakmurkan masjid, yang melibatkan jama’ah dalam kegiatan�kegiatan untuk memakmurkan masjid. Pentingnya fungsi manajemen dalam pembinaan bidang Imarah Masjid Nurul Islam Desa Kertosari Lampung Selatan tercermin dalam proses perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan yang dilakukan oleh pengurus masjid. Dalam perencanaan, mereka merencanakan berbagai kegiatan, sementara dalam pengorganisasian, mereka memberikan tanggung jawab kepada pengurus bidang untuk mengkoordinir pelaksanaan kegiatan. Penggerakan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi kerja, sedangkan pengawasan dilakukan untuk mengontrol aktivitas yang berlebihan. Peran pemimpin sangat penting dalam fungsi penggerakan atau pelaksanaan kegiatan di masjid. Mereka memberikan motivasi dan dorongan kepada anggota untuk menyelesaikan tugas sesuai dengan kapasitas masing-masing. Pengawasan dilakukan untuk mencegah penyelewengan dan kesalahan dalam melaksanakan tugas. Ada faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan masjid, seperti penyusunan program kegiatan dan ketersediaan dana sebagai faktor pendukung, sementara kurangnya aktifitas remaja masjid dan kurangnya keamanan di lingkungan sekitar masjid sebagai faktor penghambat. Dalam konteks penelitian lapangan mengenai Fungsi Manajemen dalam Pembinaan Bidang Imarah Masjid Nurul Islam Desa Kertosari Lampung Selatan, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami fenomena yang dialami oleh subjek penelitian. Hal ini dilakukan dengan melakukan penelitian atau pengamatan tentang kegiatan pembinaan masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran dan fungsi manajemen dalam pembinaan masjid dan faktor pendukung serta penghambat dalam memakmurkan masjid. Kata Kunci : Fungsi Manajemen, Pembinaan, Bidang Imarah Masjid. ABSTRACT The aim of this research is to describe how management functions in building mosques. Mosques as centers of worship, da'wah and Islamic civilization require a systematic management system so that their management is more efficient and effective. The pattern of mosque development includes mosque administration, prospering the mosque, and maintaining the mosque. Mosque development is generally based on these three aspects to optimize mosque operational and organizational activities. In this context, researchers are interested in the pattern of building Imarah or prospering the mosque, which involves the congregation in activities to make the mosque prosperous. The importance of the management function in fostering the Imarah of the Nurul Islam Mosque in Kertosari Village, South Lampung is reflected in the planning, organizing, mobilizing and supervising processes carried out by the mosque administrators. In planning, they plan various activities, while in organizing, they give responsibility to field administrators to coordinate the implementation of activities. Mobilization is carried out to increase work effectiveness and efficiency, while supervision is carried out to control excessive activity. The role of the leader is very important in the function of mobilizing or implementing activities in the mosque. They provide motivation and encouragement to members to complete tasks according to their respective capacities. Supervision is carried out to prevent fraud and errors in carrying out tasks. There are supporting and inhibiting factors in mosque development, such as the preparation of activity programs and the availability of funds as supporting factors, while the lack of activity of mosque youth and lack of security in the environment around the mosque are inhibiting factors. In the context of field research regarding Management Functions in the Development of the Imarah Sector of the Nurul Islam Mosque, Kertosari Village, South Lampung, the researcher used a descriptive qualitative approach to understand the phenomena experienced by the research subjects. This is done by conducting research or observations regarding activities to develop mosques as centers of worship and Islamic civilization. This research aims to understand the role and function of management in building mosques and the supporting and inhibiting factors in making mosques prosperous. Keywords : Management Function, Coaching, Mosque Imarah Field.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Dakwah
Divisions: Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi > Manajemen Dakwah
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 03 Sep 2024 07:55
Last Modified: 03 Sep 2024 07:55
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35122

Actions (login required)

View Item View Item