Enief, Aprinta Yustika (2024) ANALISIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS EKONOMI KREATIF MELALUI PROGRAM TIYUH SIAGA MANDIRI GUNA MENINGKATKAN PENDAPATAN EKONOMI DITINJAU DARI PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM (Studi Desa Makarti Kecamatan Tumijajar Kabupaten Tulangbawang Barat). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (7MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK Kata “kreatif” memiliki makna yang di dalamnya memuat tentang beberapa kegiatan produksi barang/jasa jika terdapat sentuhan kreatifitas akan menambah nilai output barang/jasa tersebut. Ekonomi kreatif ialah mampu mengintegrasikan tekhnologi, informasi dengan tetap mempertahankan kekhasan yang ada untuk perbaikan ekonomi yang lebih baik, dalam meraih keunggulan dan menekan pengangguran. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan ekonomi dalam Islam berkaitan dengan konsep falah yang berarti kesejahteraan ekonomi di dunia dan keberhasilan hidup di akhirat, yaitu kesejahteraan yang meliputi kepuasan fisik sebab kedamaian mental yang hanya dapat dicapai melalui realisasi yang seimbang antara kebutuhan materi dan ruhani dari personalitas manusia. Penelitian ini menggunakan penelitian Kualitatif yang bersifat penelitian lapangan (fiel researc) dan bersifat deskritif analitik. Penelitian ini termasuk penelitain populasi karena seluruh jumlah populasi dijadikan sampel yakni 30 responden. Dengan tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, Studi Pustaka, Wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah pemberdayaan masyarakat kreatif yang dilakukan oleh tiyu siaga, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui beberapa kegiatan, peningkatan prakarsa dan swadaya masyarakat, pengembangan usaha ekonomi desa, serta kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menaikkan hasil produksinya. Pada konsep pendapatan yang terdapat di dalam program pemberdayaan tiyuh siaga mandiri pun pendapatan yang memusatkan perhatian kepada penciptaan barang dan jasa serta penyaluran konsumen atau produsen lainnya, jadi pendekatan ini menganggap pendapatan sebagai outflow of good and services. Ekonomi Islam merupakan satu prilaku individu dalam kegiatan ekonominya harus sesuai dengan syariat dan tuntunan yang berlaku dalam Islam untuk mewujudkan dan menjaga maqhasyid syariah yaitu (agama, jiwa, akal, nasl dan harta). kata kunci: pemberdayaan, ekonomi kreatif, pendapatan, dan ekonomi islam. ABSTRACT The word "creative" has a meaning that contains several activities for the production of goods/services, if there is a touch of creativity, it will add value to the output of the goods/services. The creative economy is able to integrate technology and information while maintaining existing peculiarities for better economic improvement, in achieving excellence and reducing unemployment. This is in line with the goal of economic development in Islam related to the concept of falah which means economic prosperity in this world and success in the hereafter, namely welfare which includes physical satisfaction because mental peace can only be achieved through the balanced realization of material and spiritual needs of the human personality. This study uses qualitative research that is field research (fiel researc) and descriptive analytical. This study includes population research because the entire population is sampled, namely 30 respondents. The data collection techniques used are Observation, Literature Study, Interview, and documentation. The result of this research is the empowerment of the creative community carried out by tiyu siaga, which is one of the efforts to improve community welfare, through several activities, increasing initiatives and community self-help, developing village economic enterprises, and activities that can improve the community's ability to increase their production output. In the concept of income contained in the independent standby empowerment program, income focuses on the creation of goods and services as well as the distribution of consumers or other producers, so this approach considers income as an outflow of good and services. Islamic economics is an individual behavior in its economic activities must be in accordance with the sharia and guidelines that apply in Islam to realize and maintain sharia maqhasyid, namely (religion, soul, intellect, nasl and property). Keywords: Empowerment, Creative Economy, Income, And Islamic Economy.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 29 Aug 2024 07:20 |
| Last Modified: | 29 Aug 2024 07:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/35030 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


