Alda, Viratami Oktaviana (2024) HUBUNGAN PERILAKU PROSOSIAL DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA YANG MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (3MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK HUBUNGAN PERILAKU PROSOSIAL DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA YANG MENGIKUTI KEGIATAN EKSTRAKURIKULER PRAMUKA Oleh: Alda Viratami Oktaviana Masa remaja merupakan tahapan penting dalam siklus kehidupan. Masa remaja berkaitan erat dengan perkembangan “sense of identity vs role confusion”, yaitu perasaan atau kesadaran akan jati dirinya. Aktivitas ekstrakurikuler menjadi salah satu jalur utama bagi remaja untuk mengeksplorasi minat mereka, mengembangkan keterampilan, dan memperluas jaringan sosial salah satunya adalah ekstrakurikuler Pramuka. Perilaku prososial sebagai suatu perilaku menolong yang menguntungkan individu lain tanpa secara langsung menguntungkan individu yang melakukan perilaku tersebut bahkan dapat menimbulkan risiko baginya. Pengalaman kegiatan seperti kemah, baris-berbaris dapat membentuk karakter positif pada remaja, bekerja sama dan saling tolong menolong pada sesama dapat mendorong perilaku prososial remaja. Pramuka memungkinkan remaja membangun hubungan akrab dan saling mendukung. Pramuka membantu remaja mengembangkan keterampilan praktis dan adaptif yang berguna di masa depan. Dengan demikian, pramuka dapat menjadi wadah yang mendukung pertumbuhan pribadi dan kebahagiaan remaja. Subjective well-being dapat diperoleh dari internal maupun eksternal manusia. Salah satu faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kesejahteraan subjektif seseorang adalah kehidupan sosialnya (Seligman, 2011). Individu akan menemukan bahwa waktu yang dihabiskan untuk bersosialisasi meningkatkan subjective well-being . Interaksi yang saling menguntungkan dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang terlibat, seperti saling mencari dan membantu. Individu mendukung mereka yang membutuhkannya dan sebaliknya. Baron, R. A., & Branscombe (2012) mengemukakan bahwa membantu orang yang membutuhkan dapat membangkitkan emosi positif dan mengurangi situasi negatif. Oleh karena itu peneliti ingin melakukan penelitian dengan tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan perilaku prososial dengan subjective well�being pada remaja yang mengikuti kegiatan ekstrakulikuler pramuka. Subjek dalam penelitian ini adalah anggota pramuka ambalan di SMA Bina Mulya Gadingrejo berjumlah 80 anggota. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling total. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala angket yang terdiri dari skala subjective well-being dengan jumlah 30 aitem (α = 0,913) dan skala perilaku prososial dengan jumlah 32 aitem (α = 0,936). Teknik analisis yang digunakan adalah korelasi product moment dengan bantuan software JASP vers. 16.0. Hasil dalam penelitian ini menunjukan terdapat hubungan positif dan signifikan antara perilaku prososial dengan analisis dalam subjective well-being pada anggota pramuka dengan nilai r= 0,428 dan nilai F = 17,451 dengan signifikansi p< 0.001 dan sumbangan efektif sebesar 18,3%. Kata kunci : Perilaku Prososial, Subjective Well-Being, Remaja, Pramuka. ABSTRACT THE RELATIONSHIP OF PROSOCIAL BEHAVIOR AND SUBJECTIVE WELL-BEING IN ADOLESCENTS WHO PARTICIPATE IN SCOUTING EXTRACURRICULAR ACTIVITIES By: Alda Viratami Oktaviana Adolescence is an important stage in the life cycle. Adolescence is closely related to the development of "sense of identity vs role confusion", namely feelings or awareness of one's identity. Extracurricular activities are one of the main routes for teenagers to explore their interests, develop skills and expand social networks, one of which is the extracurricular Scouting. Prosocial behavior is a helping behavior that benefits another individual without directly benefiting the individual carrying out the behavior and can even pose a risk to him. Experiences in activities such as camping and marching can form positive character in teenagers. Working together and helping each other can encourage prosocial behavior in teenagers. Scouting allows teenagers to build close relationships and support each other. Scouting helps youth develop practical and adaptive skills that will be useful in the future. In this way, scouting can be a forum that supports personal growth and youth happiness. Subjective well-being can be obtained from internal or external human beings. One external factor that can influence a person's subjective well-being is their social life (Seligman, 2011). Individuals will find that time spent socializing improves subjective well-being. Mutually beneficial interactions can be beneficial for the parties involved, such as looking for and helping each other. Individuals support those who need it and vice versa. Baron, R. A., & Branscombe (2012) stated that helping people in need can generate positive emotions and reduce negative situations. Therefore, researchers want to conduct research with the research aim of finding out whether there is a relationship between prosocial behavior and subjective well-being in teenagers who take part in scout extracurricular activities. The subjects in this research were 80 members of the ambush scouts at Bina Mulya Gadingrejo High School. The sampling technique used was total sampling. The measuring instrument used in this research is a questionnaire scale consisting of a subjective well�being scale with 30 items (α = 0.913) and a prosocial behavior scale with 32 items (α = 0.936). The analysis technique used is product moment correlation with the help of JASP vers software. 16.0. The results of this study show that there is a positive and significant relationship between prosocial behavior and analysis in subjective well-being in scout members with a value of r = 0.428 and an F value = 17.451 with a significance of p < 0.001 and an effective contribution of 18.3%. Keywords: Prosocial Behavior, Subjective Well-Being, Teenagers, Scouts.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Psikologi Agama |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Psikologi Agama |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 23 Aug 2024 07:20 |
| Last Modified: | 23 Aug 2024 07:20 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34926 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


