KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF LDII VERSI LAMA DAN VERSI BARU (Studi di Kota Bandar Lampung)

BIMA, ABDUROHMAN (2024) KONSEP MODERASI BERAGAMA DALAM PERSPEKTIF LDII VERSI LAMA DAN VERSI BARU (Studi di Kota Bandar Lampung). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 & BAB 5.pdf] PDF
Download (3MB)
[thumbnail of SKRIPSI FULL BIMA ABDUROHMAN.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

ABSTRAK Keanekaragaman budaya dan agama di Indonesia merupakan warisan yang berharga yang dijaga oleh masyarakatnya. Sebagai negara yang heterogen, Pancasila menjadi landasan yang berhasil menyatukan berbagai kelompok agama, etnis, bahasa, dan budaya. Dalam upaya merawat moderasi beragama, pemerintah menganggapnya sebagai strategi penting. Moderasi beragama memiliki akar konseptual yang dalam sejarah peradaban dan tradisi agama-agama di dunia. Namun, tantangan hadir dengan keberagaman suku, bahasa, dan agama di Indonesia, membutuhkan solusi untuk menciptakan harmoni dan kedamaian, terutama dalam konteks bernegara dan beragama. Penelitian ini mengkaji konsep moderasi beragama dalam perspektif Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) versi lama dan versi baru di Kota Bandar Lampung. Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana konsep moderasi keagamaan perspektif organisasi LDII di kota Bandar Lampung? dan bagaimana analisis moderasi keagamaan LDII kota Bandar Lampung versi lama dan versi baru? Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui survei tatap muka dan studi kepustakaan. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa moderasi beragama adalah sikap seimbang antara pengamalan agama sendiri dan penghormatan terhadap praktik beragama kelompok lain. LDII memandang moderasi beragama sebagai kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, serta menolak ekstremisme dan liberalisme dalam beragama. Melalui sikap inklusivisme, LDII versi baru mendorong masyarakat untuk menerima dan menghormati keberagaman agama, sehingga tercipta damai dan harmoni dalam kehidupan beragama dan bernegara. Kesimpulannya, moderasi beragama menjadi solusi atas ekstremisme dalam beragama dan pentingnya terciptanya kerukunan antar umat beragama di Indonesia. Penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang konsep moderasi beragama dalam konteks lokal, serta memberikan kontribusi dalam menjaga kerukunan dan perdamaian di tengah masyarakat multikultural. Kata kunci: LDII Versi Lama, LDII Versi Baru, Moderasi Beragama. ABSTRACT Cultural and religious diversity in Indonesia is a valuable heritage that is guarded by its people. As a heterogeneous country, Pancasila is a foundation that has succeeded in uniting various religious, ethnic, linguistic and cultural groups. In an effort to maintain religious moderation, the government considers it an important strategy. Religious moderation has conceptual roots in the history of civilization and religious traditions in the world. However, the challenges presented by the diversity of ethnicities, languages and religions in Indonesia require solutions to create harmony and peace, especially in the context of state and religion. This research examines the concept of religious moderation from the perspective of the old and new versions of the Indonesian Islamic Da'wah Institute (LDII) in Bandar Lampung City. The main problem of this research is what is the concept of religious moderation from the perspective of the LDII organization in the city of Bandar Lampung? and what is the analysis of the religious moderation of the old and new versions of LDII Bandar Lampung city? The research method used is qualitative research with data collection through face-to-face surveys and literature studies. The results of this research show that religious moderation is a balanced attitude between practicing one's own religion and respecting the religious practices of other groups. LDII views religious moderation as the key to creating tolerance and harmony, as well as rejecting extremism and liberalism in religion. Through an inclusive attitude, the new version of LDII encourages society to accept and respect religious diversity, so as to create peace and harmony in religious and state life. In conclusion, religious moderation is a solution to extremism in religion and the importance of creating harmony between religious communities in Indonesia. This research provides an in-depth understanding of the concept of religious moderation in the local context, and contributes to maintaining harmony and peace in a multicultural society. Keywords: Old Version of LDII, New Version of LDII, Religious Moderation.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Perbandingan Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Aug 2024 08:20
Last Modified: 16 Aug 2024 08:20
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34783

Actions (login required)

View Item View Item