DELTA, HARUM PANGASTIKA (2024) STRATEGI KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) KOTA BANDAR LAMPUNG DALAM MEMBERIKAN PENDIDIKAN POLITIK KEPADA PENYANDANG DISABILITAS (Studi Pada Penyandang Tuna Daksa di Kota Bandar Lampung 2020). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.
|
PDF
Download (1MB) |
|
|
PDF
Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK Penyandang disabilitas merupakan orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual,mental dan/atau sensorik. Salah satu upaya atau langkah yang dilakukan oleh KPU Bandar Lampung dalam memberikan pendidikan politik kepada penyandang disabilitas adalah dengan melakukan strategi sosialisasi pendidikan politik berupa komunikasi secara langsung maupun tidak langsung sehingga penyandang disabilitas mengertahui bahwa setiap warga negara memiliki hak suara yang sama dan dapat digunakan saat pemilu. Peningkatan peran-peran penyandang disabilitas dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan kampanye, sepanjang ada keinginan yang kuat dan ditunjang dengan sarana/prasarana yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh analisa deskripsi tentang strategi KPU dalam memberikan pendidikan politik kepada penyandang tuna daksa di kota bandar lampung agar penyandang tuna daksa mengetahui cara berpolitik yang baik dan benar. Metode Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan menggunakan teknik snowball sampling. Proses pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan beberapa tahap yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap verifikasi data dengan menggunakan cara triangulasi data. Teori pada penelitian ini menggunakan indicator teori dari Firmanzah yaitu, strategi politik yang didalamnya terdapat strategi (pesan dan media) dan melihat factor pendukung dan penghambat dari KPU Kota Bandar Lampung dalam bersosialisasi pendidikan politik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pendidikan politik sosialisasi merupakan hal yang sangat efektif dalam pelaksanaan pendidikan politik terhadap penyandang disabilitas. Salah satu hambatan yang berpengaruh adalah kurangnya rasa peduli masyarakat akan keberadaan penyandang disabilitas disekitarnya. Hal tersebut menimbulkan resiko penyalahgunaan hak memilih yang diberikan kepada disabilitas mental, sehingga berpotensi terjadinya tindak kecurangan pemilu. Kata Kunci: Strategi Pendidikan Politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Penyandang Disabilitas Tuna Daksa. ABSTRACT Persons with disabilities are people who experience physical, intellectual, mental and/or sensory limitations. One of the efforts or steps taken by the Bandar Lampung KPU in providing political education to people with disabilities is to carry out a political education outreach strategy in the form of direct or indirect communication so that people with disabilities know that every citizen has the same voting rights and can use them during elections. . Increasing the role of persons with disabilities can participate in campaign activities, as long as there is a strong desire and is supported by adequate facilities/infrastructure. This research aims to obtain a descriptive analysis of the KPU's strategy in providing political education to disabled people in the city of Bandar Lampung so that disabled people know how to do politics properly and correctly. This research method is qualitative research with a descriptive approach and using snowball sampling techniques. The data collection process was carried out by observation, interviews and documentation. The data analysis technique in this research consists of several stages, namely the data reduction stage, the data presentation stage and the data verification stage using data triangulation. The theory in this research uses theoretical indicators from Firmanzah, namely, political strategy which includes strategies (messages and media) and looks at the supporting and inhibiting factors of the Bandar Lampung City KPU in socializing political education. The results of this research show that the socialization political education strategy is very effective in implementing political education for people with disabilities. One of the obstacles that influences is the lack of public awareness of the existence of people with disabilities around them. This raises the risk of misuse of the right to vote given to mental disabilities, resulting in the potential for election fraud. Keywords: Political Education Strategy, General Election Commission (KPU), People with Disabilities.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | Pemikiran Politik Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin > Pemikiran Politik Islam |
| Depositing User: | LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI |
| Date Deposited: | 16 Aug 2024 08:07 |
| Last Modified: | 16 Aug 2024 08:07 |
| URI: | https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34780 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |


