MAKNA DAN PERSEPSI MELUKAT PADA PEMUDA PEMUDI HINDU DI DESA TANJUNG SARI KECAMATAN BUAY PEMACA KABUPATEN OKU SELATAN

RESTY, SINTIA (2024) MAKNA DAN PERSEPSI MELUKAT PADA PEMUDA PEMUDI HINDU DI DESA TANJUNG SARI KECAMATAN BUAY PEMACA KABUPATEN OKU SELATAN. Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of Skripsi_Melukat_(Resty_Sintia) full.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of Skripsi_Melukat_(Resty_Sintia)  135.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

ABSTRAK Melukat merupakan mandi suci sebagai bentuk penyucian diri, melukat dianggap sebagai cara untuk membersihkan diri dari dosa dan memperoleh keberkahan. Melukat merupakan upacara/ritual yang dilakukan secara turun temurun dan merupakan tradisi umat Hindu Bali namun melukat juga dilakukan oleh umat Hindu dan memiliki makna serta persepsi yang berbeda tergantung pada pengalaman masing-masing, begitu pula pada pemuda pemudi Hindu di desa Tanjung Sari, oleh karena itu maka perlu dikaji bagaimana makna dan persepsi melukat pada pemuda pemudi Hindu di desa Tanjung Sari serta harus dijabarkan agar dapat mengetahui apa makna dan persepsi pemuda pemudi Hindu setelah melakukan, dan bagaimana pengalaman melukat tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan menggunakan pendekatan fenomenologi agama. Prosedur pengumpulan data untuk mendukung penelitian dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan beberapa informan penelitian yang melibatkan tokoh agama Hindu (pemangku), serta pemuda pemudi Hindu dan masyarakat Hindu di desa Tanjung Sari kecamatan Buay Pemaca kabupaten OKU Selatan. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, skripsi dan sumber-sumber lain yang relevan guna menunjang penelitian sesuai dengan fakta yang ada di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melukat merupakan upacara/ritual pembersihan yang dapat memberikan ketenangan jiwa. Dan dapat disimpulkan bahwasannya ada kesamaan dan keselarasan antara makna melukat bagi pemuda pemudi Hindu di desa Tanjung sari kecamatan Buay Pemaca kabupaten OKU Selatan dan makna melukat secara konseptual yang ada di agama Hindu. Persepsi pemuda pemudi Hindu di desa Tanjung Sari setelah ritual melukat berbeda�beda tergantung pada pengalamannya masing-masing. Dapat disimpulkan persepsi melukat bagi pemuda pemudi di desa Tanjung Sari kecamatan Buay Pemaca kabupaten OKU Selatan mengandung makna sakral seperti melukat sebagai ritual pembersihan diri secara lahir maupun batin dan makna profan seperti hanya sebagai bentuk mempertahankan identitas kehinduan serta bentuk menjaga tradisi . Kata Kunci: Melukat, makna dan persepsi, pemuda pemudi Hindu. ABSTRACT Melukat is a ritual purification bath aimed at cleansing oneself from sins and obtaining blessings. It is a ceremony passed down through generations and a tradition among the Balinese Hindu community. However, melukat is also practiced by Hindus elsewhere, with meanings and perceptions varying based on individual experiences, including among Hindu youth in Tanjung Sari village. Therefore, it is necessary to explore the meanings and perceptions of melukat among Hindu youth in Tanjung Sari village, as well as to elucidate what the ritual signifies to them and their experiences of melukat. The method used in this research is a descriptive qualitative method with the type of field research and uses a religious phenomenology approach. Data collection procedures to support the research were carried out by observation, interviews and documentation. Primary data was obtained through interviews with several research informants involving Hindu religious leaders (pemangku), as well as Hindu youth and Hindu communities in Tanjung Sari village, Buay Pemaca sub-district, South OKU district. Secondary data was obtained from books, journals, theses and other relevant sources to support the research in accordance with the facts in the field. The results showed that melukat is a cleansing ceremony/ritual that can provide peace of mind. And it can be concluded that there are similarities and harmony between the meaning of melukat for Hindu youth in Tanjung Sari village, Buay Pemaca sub-district, South OKU district and the conceptual meaning of melukat in Hinduism. The perception of Hindu youth in Tanjung Sari village after the melukat ritual varies depending on their respective experiences. It can be concluded that the perception of melukat for young women in Tanjung Sari village, Buay Pemaca sub�district, South OKU district contains sacred meanings such as melukat as a ritual of cleansing oneself physically and mentally and profane meanings such as only as a form of maintaining Hindu identity and a form of maintaining tradition. Keywords: Melukat, meanings and perceptions, Hindu youth.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Perbandingan Agama
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Perbandingan Agama
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 16 Aug 2024 04:15
Last Modified: 16 Aug 2024 04:15
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34754

Actions (login required)

View Item View Item