PENETAPAN UPAH PENJAGAAN KEBUN SINGKONG DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH (Studi di Desa Negara Tulang Bawang Kecamatan Bunga Mayang Kabupateng Lampung Utara)

ANISA, INTAN OKTAVIA (2024) PENETAPAN UPAH PENJAGAAN KEBUN SINGKONG DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH (Studi di Desa Negara Tulang Bawang Kecamatan Bunga Mayang Kabupateng Lampung Utara). Diploma thesis, UIN Raden Intan Lampung.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 DAN 5.pdf] PDF
Download (1MB)
[thumbnail of SKRIPSI CETAK ANISA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Upah mengupah atau ijarah merupakan bagian dari muamalah. Pemberi upah harus membayarkan upah kepada pekerja sesuai dengan kesepakatan atau hukum Islam. Bermuamalah wajib hukumnya memenuhi prinsip-prinsip bermuamalah, apabila melakukan perjanjian kerjasama maka harus memenuhi rukun dan syarat ijarah seperti yang sudah di tetapkan di dalam fiqih muamalah, apabila tidak memenuhi rukun dan syarat ijarah maka dapat mengakibatkan praktik pengupahan tersebut melanggar hukum dan ketentuan bermuamalah menurut hukum Islam. Di Desa Negara Tulang Bawang, terdapat pekerjaan penjagaan kebun singkong, dimana pekerja diberi tanggungjawab dalam menjaga kebun singkong dan memastikan tanaman singkong dalam keadaan baik, tidak di curi, ataupun rusak sampai waktu panen tiba. Permasalahan dalam praktik pengupahan yang terjadi di Desa Negara Tulang Bawang kecamatan Bunga Mayang ini adalah proses pengupahan tidak memenuhi rukun dan syarat bermuamalah, dimana terjadi perbedaan tenggat waktu pembayaran upah yang tidak sesuai dengan akad pada awal perjanjian, juga terdapat ketidakjelasan jumlah upah yang harusnya di bayarkan. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah bagaimana praktik penetapan upah penjagaan kebun singkong di Desa Negara Tulang Bawang dan bagaimana Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik pengupahan penjagaan kebun singkong di Desa Negara Tulang Bawang tersebut. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini termasuk kedalam jenis penelitian lapangan (field research) dan sifat penelitiannya adalah deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik penentuan sumber data di ambil dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Dan menggunakan informan guna mendapatkan informasi dalam membuat penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktek pembayaran upah pekerja penjagaan kebun singkong di Desa Negara Tulang Bawang Kabupaten Lampung Utara tidak sesuai dengan ketentuan dari syarat sahnya pembayaran upah dalam Hukum Ekonomi Syariah, dimana dalam praktiknya tidak memenuhi akad awal, dan terjadi pembayaran upah karena masalah pribadi pemilik kebun, waktu yang seharusnya di bayarkan pula tidak terhitung secara tepat, sehingga memunculkan ketidakridhoan dalam hati pekerja. Bahwasanya dalam praktiknya pemilik kebun dan pekerja sudah melakukan akad secara lisan mengenai ketentuan dalam pekerjaan dan jumlah serta waktu pembayaran upah, namun pada kenyataannya pemberi upah membayarkan upah tidak tepat pada waktu yang telah di perjanjikan, sehingga terjadilah pembayaran upah yang tidak sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan pada akad diawal, namun pekerja harus tetap menerima hal tersebut sehingga pekerja menjadi tidak ridho. Dalam pandangan hukum Islam atas praktik pengupahan yang terjadi di Desa Negara Tulang Bawang tersebut tidak sesuai karena tidak memenuhi prinip-prinsip muamalah di antaranya adanya ketidaktepatan waktu pembayaran upah yang menimbulkan ketidakridhaan dari pihak pekerja. Kata kunci : Pengupahan, Kebun Singkong, Hukum Ekonomi Syariah.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Divisions: Fakultas Syariah > Muamalah (Hukum Ekonomi Syariah)
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 12 Aug 2024 03:08
Last Modified: 12 Aug 2024 03:08
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34589

Actions (login required)

View Item View Item