EKSISTENSI EKSTRAKULIKULER PASKIBRA DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEDISPLINAN SISWA MAN 1 PRINGSEWU

DWI, MARLINA (2024) EKSISTENSI EKSTRAKULIKULER PASKIBRA DALAM MEMBENTUK KARAKTER KEDISPLINAN SISWA MAN 1 PRINGSEWU. Diploma thesis, UIN RADEN INTAN LAMPUNG.

[thumbnail of SKRIPSI BAB 1 DAN 2.pdf] PDF
Download (4MB)
[thumbnail of SKRIPSI DWI MARLINA.pdf] PDF
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)

Abstract

ABSTRAK Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu unsur penting dalam membangun kepribadian anak. Salah satu kegiatan ektrakurikuler yang dapat membantu membentuk kedisiplinan siswa adalah kegiatan kepaskibraan. Kepaskibraan adalah pendidikan di luar lingkungan sekolah dan diluar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik dilakukan di alam yang terbuka, dengan prinsip dan metode kepaskibraan yang sasaran akhirnya adalah pembentukan karakter. Salah satu madrasah yang menerapkan ekstrakurikuler kepaskibraan dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa adalah MAN 1 Pringsewu Lampung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler Paskibra dalam meningkatkan kedisiplinan, pembinaan pendidikan karakter dalam meningkatkan kedisiplinan, dan meningkatkan kedisiplinan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler Paskibra dalam membina kedisiplinan belajar siswa di MAN 1 Pringsewu. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif dalam bentuk kata�kata.Tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, observasi dan dokumentasi, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi yang di ambil dari waka kesiswaan, pembina paskibra sekaligus guru bk, dan pelatih paskibra. Teknik analsis data menggunakan proses reduksi data, b data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunujukkan kegiatan ekstrakuliler yang dilakukan sekolah adalah; Kegiatan ekstrakurikuler Paskibra dilaksanakan diluar jam pelajaran sehingga tidak menggangu proses pembelajaran di kelas dan sesuai dengan jadwal yang telah dibuat, kegiatan ekstrakulikuler paskibra dilakukan seminggu tiga kali pertemuan untuk memaksimalkan potensi diri yang sedang dijalani. Pertemuan pertama dihari senin adalah khusus materi, pertemuan kedua di hari kamis untuk latiahan fisik, dan pertemuan ketiga dihari sabtu pengembangan diri dan PBB dan semua kegiatan yang dilakukan untuk melatih kedisiplinan, mempererat silaturrahmi dan iii meningkatkan mental siswa. Dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dilakukan dengan cara dengan adanya tata tertib, hukuman, dan peran orang tua. Hal ini sangat memiliki pengaruh penting bagi kedisiplinan siswa karena dengan adanya tata tertib siswa jadi tahu mana yang diharuskan dan mana yang dilarang. Salah satu contoh Tata tertib yang ada seperti diharuskan datang tepat waktu, tidak membolos, menggunakan atribut lengkap dan lain sebaginnya. Hukuman yang diberikan jika melanggar peraturan yaitu mengaji, membersihkan lingkungan sekolah, menulis ayat Al- qur‟an ini juga berfungsi sebagai peraturan tertulis yang mengikat dan siswa harus mematuhi dan melaksanakan dengan baik. Kata kunci: Ekstra kurikuler Paskibra, Kedisiplinan Siswa iv ABSTRACK Extracurricular activities are an important element in building a child's personality. One of the extracurricular activities that can help shape student discipline is student activities. Passiveness is education outside the school environment and outside the family environment in the form of interesting activities carried out in the open, with the principles and methods of football, the ultimate target of which is character formation. One of the madrassas that implements extracurricular activities in shaping students' disciplined character is MAN 1 Pringsewu Lampung. The purpose of this research is to determine the implementation of Paskibra extracurricular activities in improving discipline, fostering character education in improving discipline, and improving student discipline in Paskibra extracurricular activities in fostering student learning discipline at MAN 1 Pringsewu. The method used is a qualitative method, namely research that produces descriptive data in the form of words. The data collection technique used is the interview, observation and documentation method, with data collection methods in the form of interviews, observation and documentation taken from the head of student affairs, supervisors paskibra as well as bk teacher, and paskibra trainer. The data analysis technique uses a data reduction process, b data, and drawing conclusions. Improving student discipline is done by implementing rules, punishments and the role of parents. This has a very important influence on student discipline because with the rules students know what is required and what is prohibited. One example of the existing rules is that you are required to arrive on time, not play truant, use complete attributes and so on. The punishments given for breaking the rules, namely reciting the Koran, cleaning the school environment, writing verses from the Koran, also function as binding written regulations and students must obey and carry them out properly. Keywords: Extra-curricular Paskibra, Student Discipline

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: Manajemen Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Manajemen Pendidikan Islam
Depositing User: LAYANAN PERPUSTAKAAN UINRIL REFERENSI
Date Deposited: 08 Aug 2024 06:25
Last Modified: 08 Aug 2024 06:25
URI: https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/34538

Actions (login required)

View Item View Item